HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA
- Rabu, 17 Januari 2018
Joni Amir Dipercaya Menjadi Kalaksa BPBD Limapuluh Kota
LIMAPULUH KOTA [ Minangsatu ] --Bekerja pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tidak mengenal tempat dan waktu. Pekerjaan di BPBD adalah tugas mulia yang mempertaruhkan nyawa.
Hal itu disampaikan Plt Sekdakab Limapuluh Kota H. Taufik Hidayat, SE, MH dalam arahannya pada acara serahterima jabatan Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Limapuluh Kota dari Hendri Yoni, S.Sos kepada Kalaksa BPBD yang baru H. Joni Amir, S.Sos .
Ddisaksikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fitman Indrayani, SH di kantor BPBD setempat, Rabu (17/1), Taufik mengatakan, pekerjaan di BPBD adalah tugas mulia. Para aparaturnya harus selalu siap dan sigap dalam menghadapi berbagai situasi. Sebab, bencana datang tidak mengenal waktu dan tempat. “ Karenanya, tugas pada OPD ini harus dilandasi dengan panggilan jiwa dan komiten yang kuat," papar Taufik.
Agar bisa melaksanakan tugas kebencanaan, BPBD harus mampu menjalankan fungsi koordinasi dan komando. Selain itu juga perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, kelembagaan, dan koordinasi serta sinergi dengan pihak terkait."Agar pengendalian bencana berjalan efektif, BPBD harus benar-benar solid dan harus melakukan koordinasi yang intensif dengan berbagai pihak seperti TNI/Polri dan lainnya," tutur Taufik. Lebih jauh Taufik menyebut, Limapuluh Kota merupakan salahsatu daerah yang rawan bencana. Tidak saja banjir dan longsor, berbagai tempat did aerah ini juga rawan terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan. "Untuk itu, BPBD perlu segera membuat peta rawan bencana. Pemetaan itu berguna untuk mengantisipasi resiko ketika bencana datang," ucap Taufik.
Sebelumnya Joni Amir dalam penyampainnya juga berharap mampu meningkatkan profesionalitas dalam aktualisasi penanggulangan bencana di daerah ini ke depannya. Selain itu ia juga mengakui perlunya sinergitas BPBD dengan banyak pihak."Agar resiko bencana bisa diminimalisir secara efektif, kita berharap ke depannya mampu meningkatkan kapasitas personil untuk terwujudnya BPBD yang tangguh," kata Joni yang mantan Kabag Humas dan Pemberitaan Setkab Limapuluh Kota itu.
Lebih lanjut Joni mengajak seluruh aparatur pada OPD yang akan dipimpinnya itu bekerja dengan disiplin. Tidak saja menuntut kedisiplinan personal setiap staf, namun juga disiplin administrasi dan disiplin keuangan, serta berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku."Bagi saya disiplin adalah sesuatu yang tidak bisa di tawar-tawar. Tidak saja disiplin soal kehadiran para staf, namun juga disiplin administrasi dan keuangan," ucap Joni.
[ relis / Rahmat simona ]
Editor :
Tag :#Kalaksa BPBD #Limapuluh kota
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MASYARAKAT, BPBD, TNI-POLRI BERSIHKAN POHON YANG TUTUP ALIRAN SUNGAI LIMAPULUH KOTA
-
DALAM SEMANGAT IDUL FITRI 1447 H, PLN PASTIKAN LISTRIK ANDAL DI HUNTARA KOTO TINGGI, PERCEPAT PEMULIHAN DAN BANGKITKAN HARAPAN WARGA
-
IRFENDI ARBI BUKA PUASA BERSAMA WARTAWAN, ASPON DEDI : WARTAWAN DAN BAPAK IRFENDI ARBI SUDAH SEPERTI KELUARGA
-
BUPATI SAFNI MENGAKU DIZOLIMI TERKAIT ISU VCS YANG LAGI VIRAL
-
ZIARAH DAN RENUNGAN SUCI HUT RI PEMDA LIMA PULUH KOTA DIMINTA DIGELAR DI MAKAM PAHLAWAN TAN MALAKA
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG