HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA
- Minggu, 17 Mei 2026
Masyarakat, BPBD, TNI-Polri Bersihkan Pohon Yang Tutup Aliran Sungai Limapuluh Kota
Masyarakat, BPBD, TNI-Polri Bersihkan Pohon Yang Tutup Aliran Sungai Limapuluh Kota
Limapuluh Kota (Minangsatu) - Puluhan masyarakat dibantu personel BPBD, TNI-Polri, aparatur kecamatan dan nagari,.bergotong royong membersihkan pohon-pohon kayu yang tumbang dan merintangi Sungai Batang Sandir di Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (17/5/2025).
Pohon-pohon kayu ini tumbang dan merintangi Sungai Batang Sandir yang berhulu di Kabupaten Tanan Datar dan bermuara ke Batang Agam, Kota Payakumbuh, akibat hujan deras dan banjir bandang, Rabu malam (13/5/2026). Jika tidak dibersihkan, material bencana banjir bandang ini dikhawatirkan akan membuat arus sungai terhalang, sehingga makin merusak areal persawahan penduduk di kiri-kanan sungai.
Proses pembersihan ini memakan waktu dan tidak tuntas sehari karena banyaknya pohon-pohon kayu yang tersangkut di badan sungai. Masyarakat sangat berharap, Pemkab Limapuluh Kota tetap menerjunkan personel BPBD yang dilengkapi dengan operasional dan logistik memadai, untuk pembersihan kayu tumbang ini, guna menghindari terjadinya bencana susulan.
Selain itu, masyarakat dan pemerintah daerah sangat berharap kepada BWS Sumatera V di Padang, agar dapat menormalisasi kembali Sungai Batang Sandir. Karena wilayah sungai yang dinormalisasi BWS Sumatera V dua tahun lalu, relatif aman dari banjir bandang dan luapan air di saat turun hujan deras. Sedangkan wilayah sungai yang belum dinormalisasi, justru porak-poranda akibat bencana hidrometerologi ini.
Pemkab Limapuluh Kota sendiri, sebagaimana disampaikan Sekda Herman Azmar dan Kalaksa BPBD Zaimar Hakim kepada wartawan, sudah menetapkan status tanggap darurat atas bencana hidrometrologi yang melanda sejumlah nagari dan kecamatan. Status tanggap darurat bencana ini ditetapkan sejak 13 hingga 26 Mei 2023 atau selama 14 hari kalander, untuk penanganan bencana yang cepat dan terukur.
Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, yang ikut bergotong-royong di Sungai Batang Sandir atau Batang Aia Pondam, mengapresiasi dan mendukung penetapan status tanggap darurat bencana oleh pemerintah daerah. Karena, menurut Fajar Rillah Vesky, bencana hidrometerologi yang terjadi di berbagai nagari, memang telah mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat, serta memerlukan tindakan segera dan memadai.
Anggota Badan Anggaran DPRD Limapuluh Kota ini menyebut, sejak mengunjungi lokasi terdampak bencama Kamis lalu (13/5/2026), pihaknya mendukung penetapan status tanggap darurat,, untuk melegalisasi pengunaan dana BTT (Biaya Tak Terduga) sebesar Rp2,5 miliar yang terdapat dalam pos belanja APBD tahun 2026. Sekaligus untuk memobilisasi bantuan dari banyak pihak, tak terkecuali BNPB, Pemprov Sumbar dan BWS Sumatera V.
"Kita berharap, dengan adanya penetapan status tanggap darurat ini, tentu petugas BPBD, Damkar, TNI, Polri dan semua aparatur yang menangani bencana, bisa dibekali dengan operasional memadai dalam menjalankan misi kemanusiaan.
Kita juga minta, setelah status tanggap darurat ditetapkan, penanganan dampak bencana di seluruh nagari, harus bisa berjalan dengan cepat dan terukur. Jangan sampai terjadi, masyarakat yang kena bencana, malah tambah susah dan menderita," tegas Fajar Rillah Vesky.
Editor : melatisan
Tag :Masyarakat, BPBD, TNI-Polri, Bersihkan Pohon, Tutup Aliran Sungai, Limapuluh Kota
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DALAM SEMANGAT IDUL FITRI 1447 H, PLN PASTIKAN LISTRIK ANDAL DI HUNTARA KOTO TINGGI, PERCEPAT PEMULIHAN DAN BANGKITKAN HARAPAN WARGA
-
IRFENDI ARBI BUKA PUASA BERSAMA WARTAWAN, ASPON DEDI : WARTAWAN DAN BAPAK IRFENDI ARBI SUDAH SEPERTI KELUARGA
-
BUPATI SAFNI MENGAKU DIZOLIMI TERKAIT ISU VCS YANG LAGI VIRAL
-
ZIARAH DAN RENUNGAN SUCI HUT RI PEMDA LIMA PULUH KOTA DIMINTA DIGELAR DI MAKAM PAHLAWAN TAN MALAKA
-
WAGUB VASKO SALURKAN BANTUAN BEDAH RUMAH UNTUK KULI TANI DI NAGARI VII KOTO TALAGO
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG