- Senin, 24 Desember 2018
Jaga Selalu Hatimu Saat Jauh Dariku, Tunggu Aku Kembali...
"Kau Jaga slalu Hatimu saat jauh dari ku, tunggu aku kembali......"
Itulah penggalan bait yang selama ini sering ku dendangkan dari album Seventeen.
Tapi malam kemaren, lagu yang ditunggu sejumlah wisatawan di pantai Anyer Banten yg cantik itu belum jg muncul, tiba tiba air laut menerjang pentas mereka.
Dua personil Seventeen kemudian ditemukan meninggal bersama sejumlah penonton yang menikmati hiburan menjemput liburan diujung tahun ini.
Innalillahi wainna ilaihi rajiuun..
Semua kita kemudian sibuk mencari kabar.
Media nyinyir bercerita mengulas detil peristiwa dan perkembangannya.
Aku membaca sebuah hadist. Setiap hari, 3 kali Laut meminta izin kepada pemiliknya untuk menumpahkan murkanya.
Tapi amat jarang di berikan.
Namun malam itu murkanya lepas ... menerjang bibir pantai disekitar gugusan Krakatau yang indah.
BMKG terkesima, bingung dan tak siap memberi penjelasan. Kenapa ada tsunami tanpa gempa ?
Itu tak lazim, sulit menjelaskan secara ilmiah.
Rupanya Allah tak perlu ilmiah manusia.
Tak menunggu kajian ahli.
Kun fayakun.... jadi jadilah.
Bukankah sebaiknya kita berDo'a buat saudara kita yang lebih dahulu berangkat dan mengambil hikmahnya untuk lebih sadar ?
Kafa bilmauthi waizza. Cukuplah kematian menjadi pelajaran buat kita.
Selamat beri'tiqaf dalam duka menjemput tahun baru 2019 M. ( 23.12.18)
Tag :kolomGF
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA