HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN TANAH DATAR

  • Minggu, 25 Januari 2026

Ingin Jadi Pembaca Puisi Hebat, Ini Kata Dr. Sulaiman Juned, S.Sn, M.Sn

Dr. Sulaiman Juned, S.Sn, M.Sn (paling kiri) saat berfoto bersama Taufik Ismail dan pemateri workshop bengkel baca puisi.
Dr. Sulaiman Juned, S.Sn, M.Sn (paling kiri) saat berfoto bersama Taufik Ismail dan pemateri workshop bengkel baca puisi.

Ingin Jadi Pembaca Puisi Hebat, Ini Kata Dr. Sulaiman Juned, S.Sn, M.Sn

Aia Angek (Minangsatu) -
Pembaca puisi yang baik adalah orang yang melewati fase latihan seumur hidup. Untuk menjadi mahir membaca puisi, seseorang mesti melaksanakan lima hal penting dalam latihan.

Demikian dipaparkan oleh Dr. Sulaiman Juned, S.Sn, M.Sn, sastrawan nasional sekaligus dosen ISI Padang Panjang saat menjadi pemateri pada Workshop Bengkel Baca Puisi di Rumah Puisi Taufik Ismail Museum Sastra Indonesia, Aia Angek, Tanah Datar, Minggu (25/01/2026).


"Ini lima hal penting untuk menjadi pembaca puisi hebat. Pembacaan puisi butuh proses latihan dasar, analisis teks puisi, latihan olah vokal, olah tubuh, dan olah rasa," sebut Sulaiman.

"Saya sampai hari ini meskipun telah lama membaca puisi dan sudah jadi juri di level nasional, tetap saja saya latihan setiap hari untuk membaca puisi," tegasnya.

Pria Pendiri Komunitas Seni Kuflet ini menyebut bahwa kesalahan mendasar pembaca puisi pemula adalah langsung latihan membaca tanpa terlebih dahulu literasi mendalam terhadap puisi yang dibaca.

"Pembaca puisi pemula, dapat puisi langsung latihan membaca. Harusnya sebelumnya terlebih dahulu analisis puisi, dalami biografi penyairnya serta bagaimana proses kreatif penciptaan puisi," beber Sulaiman.

Workshop Bengkel Baca Puisi merupakan bagian dari 'Baralek Literasi Aktivasi Ruang Publik dan Peresmian Rumah Puisi Taufik Ismail Museum Sastra Indonesia. Selain Dr. Sulaiman Juned, S.Sn, M.Sn, Penulis dan Pegiat Literasi Muhammad Subhan juga didapuk menjadi pemateri dan mengangkat topik Teori dan Juknis Lomba Baca Puisi.

Acara ini dibuka dengan pembacaan puisi 'Kupu-Kupu Dalam Buku' oleh sesepuh sastrawan nasional Taufik Ismail. Workshop diikuti oleh perwakilan 37 sekolah di Cabdin I Disdik Sumbar di mana masing-masing sekolah diwakili oleh 2 guru dan 2 siswa.


Wartawan : Rivo Septian
Editor : melatisan

Tag :Pembaca puisi, Dr. Sulaiman Juned

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com