HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Kamis, 29 Agustus 2024
Gubernur Mahyeldi Sebut Lokakarya Bagi KUPS Demi Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Perhutanan Sosial Di Sumbar
Gubernur Mahyeldi Sebut Lokakarya bagi KUPS Demi Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Perhutanan Sosial di Sumbar
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Datuak Marajo menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) melalui Dinas Kehutanan (Dishut) terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan perhutanan sosial. Salah satu upaya konkrit yang dilakukan adalah meningkatkan kapasitas anggota Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS).
Hal itu disampaikan Mahyeldi saat membuka Lokakarya KUPS Provinsi Sumbar Tahun 2024 di Pangeran Beach Hotel, Rabu (28/8/2024). Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 anggota KUPS level gold, yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Sumbar.
"Patut kita sadari, bahwa semua yang diciptakan Allah di muka bumi ini tidak ada yang sia-sia. Semuanya ada gunanya dan bisa dimanfaatkan. Tergantung bagaimana pengetahuan kita untuk memanfaatkannya," ucap Mahyeldi dalam sambutannya.
Ditekankan, dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, segala potensi yang terdapat dalam kawasan hutan akan dapat dimaksimalkan. Oleh karena itu, lokakarya bagi KUPS sangat berarti penting untuk mengungkit potensi hutan, melestarikan hutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
"Sebagian besar Sumbar ini adalah kawasan hutan, dan sebagian besar masyarakat kita beraktivitas di sekitar kawasan hutan. Kita akan terus berupa memaksimalkan potensi hutan dalam program perhutanan sosial, tentunya dengan pola-pola yang tidak merusak hutan," ujar Mahyeldi lagi yang dalam kesempatan itu juga meninjau produk-produk turunan dari KUPS.
Kepala Dishut Sumbar, Yozawardi, dalam laporannya menyebutkan perhutanan sosial merupakan salah satu program unggulan prioritas pemerintah pusat, yang juga menjadi salah satu concern Pemprov Sumbar. Program ini menjadi prioritas karena memang mengusung pola pengelolaan hutan secara bersama antara pemerintah dan masyarakat.
"Untuk memaksimalkan pemanfaatan perhutanan sosial, maka dibentuklah KUPS yang hari ini beberapa di antaranya mengikuti lokakarya. Peserta hari ini sebanyak 100 orang anggota KUPS level gold, yang perlu kita tingkatkan levelnya menjadi platinum," ujar Yozawardi.
Editor : ranof
Tag :#Kups sumbar #Lokakarya kups sumbar #Padang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DI SUMBAR TIDAK BOLEH NARKOBA BERKEMBANG, TAPI FAKTANYA TETAP ADA, GUBERNUR SERUKAN SELAMATKAN GENERASI MUDA
-
DIRJEN POLPUM KEMENDAGRI: SUMATERA BARAT BERPOTENSI MENJADI MODEL NASIONAL PENCEGAHAN KONFLIK BERBASIS SEKOLAH
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
GUBERNUR MAHYELDI KOMIT MENYUKSESKAN MUKTAMAR PBNU KE-35 DI SUMBAR
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG
-
JALAN PANJANG KEMANDIRIAN PERS KITA, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
TOLERANSI DAN KETEGUHAN NILAI: MENYIKAPI ISU LGBT DI TENGAH MASYARAKAT KITA