HOME SOSIAL BUDAYA PROVINSI SUMATERA BARAT
- Jumat, 3 Juli 2020
Gandeng ITP, Baznas Kota Padang Pesan Alat Cuci Tangan
Padang (Minangsatu) - Dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Padang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang melakukan kerja sama pembuatan 104 unit alat pencuci tangan dengan Institut Teknologi Padang (ITP).
Sebagaimana rilis yang diterima Minangsatu, Jumat (3/7), alat pencuci tangan itu nantinya akan didistribusikan ke-104 masjid yang ada di Kota Padang.
Ketika masyarakat hendak melaksanakan ibadah di masjid, maka diharuskan untuk mencuci tangan lebih dulu. Ini merupakan salah satu usaha maksimal dari Pemerintah Kota Padang (Pemkot) Padang pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Salah satunya dengan cara gerakan cuci tangan, jadi pak wali meminta Baznas untuk menyediakan tempat cuci tangan di masjid-masjid," tutur Epi Santoso selaku Ketua Baznas Kota Padang.
"Untuk tahap pertama, pihaknya akan menyediakan 104 unit alat tempat cuci tangan yang akan dibagikan satu unit per kecamatan", tambahnya.
Lebih lanjut, realisasinya akan diusahakan selambat-lambatnya pertengahan Juli 2020. Menanggapi hal tersebut, Rektor ITP Hendri Nofrianto menyambut baik program tersebut.
"Terima kasih kepada Baznas Kota Padang telah memercayakan ITP sebagai institusi yang memproduksi alat pencuci tangan sebagai salah satu upaya bersama memutus penyebaran Covid-19", tutupnya.
"Rencana untuk realisasinya sendiri selambatnya pertengahan Juli 2020 sudah kita serahkan," ujarnya.
Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Rektor ITP Hendri Nofrianto menyambut baik program Pemkot Padang Bersama Baznas Kota Padang tersebut.
"Terimakasih kepada Basnaz Kota Padang telah mempercayakan ITP sebagai institusi yang memproduksi alat pencuci tangan sebagai salah satu upaya bersama memutus penyebaran virus Covid-19," katanya.
Editor : sc.astra
Tag :#AlatCuciTangan #ITP #BaznasPadang
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI : PERSOALAN SAMPAH MASIH MENJADI TANTANGAN BESAR PEMERINTAH, BELUM ADA KESADARAN DAN BUDAYA BERSIH MASYARAKAT
-
M. SHADIQ PASADIGOE: PANCASILA HARUS HIDUP DALAM TINDAKAN NYATA, BUKAN SEKADAR DIHAFAL
-
GUBERNUR MAHYELDI KOMIT MENYUKSESKAN MUKTAMAR PBNU KE-35 DI SUMBAR
-
DARI BEASISWA HINGGA BOM RUN, RAHAYUSSALIM PERKUAT PERAN IKASMANTRI UNTUK NEGERI
-
DIAN IRAWATI, MANTAN PRAMUGARI YANG KINI MENGGERAKKAN SPONSORSHIP BOM RUN 2026
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908