HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN TANAH DATAR

  • Rabu, 4 Februari 2026

Evaluasi Pemilu Dan Pilkada 2024, Bawaslu Tanah Datar Sambangi PWI Untuk Perkuat Sinergi Pengawasan

Ketua PWI Tanahdatar Chandra Antoni, SE dan Ketua Bawaslu Andre Azki saat berdiskusi di ruang Sekretariat PWI (chandra antoni)
Ketua PWI Tanahdatar Chandra Antoni, SE dan Ketua Bawaslu Andre Azki saat berdiskusi di ruang Sekretariat PWI (chandra antoni)

Batusangkar, (Minangsatu) - Guna membedah kelemahan serta mengevaluasi pelaksanaan pesta demokrasi yang telah berlalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanah Datar melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanahdatar, Rabu (4/2/2026) sore.

Rombongan Bawaslu dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Tanah Datar, Andre Azki, yang datang didampingi oleh jajaran komisioner Kordiv Hukum Pencegahan Parmas dan Humas Bawaslu Kabupaten Tanah Datar Zulman Hendrizal, SHI, Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Tanah Datar Al Azhar Rasyidin, SHI.,MH serta staf teknis. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Ketua PWI Tanah Datar, Chandra Antoni, beserta jajaran pengurus di gedung sekretariat setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Andre Azki mengungkapkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menjaring masukan dari insan pers mengenai berbagai catatan dan kelemahan selama tahapan Pemilu 2024, termasuk pemilihan Presiden (Pilpres) serta Pilkada serentak di Tanah Datar.

"Kami menyadari bahwa dalam pelaksanaan pengawasan kemarin masih terdapat celah dan kelemahan. Masukan dari rekan-rekan wartawan sangat kami perlukan sebagai bahan evaluasi internal agar ke depannya kerja-kerja pengawasan bisa lebih maksimal dan transparan," ujar Andre Azki.

Ia menambahkan, keterlibatan media sebagai pilar keempat demokrasi sangat krusial dalam membantu tugas Bawaslu, terutama dalam menyampaikan edukasi politik dan pencegahan pelanggaran di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PWI Tanah Datar, Chandra Antoni didampingi Sekretaris Nasrul Caniago, Bendahara Fredy, Penasehat Dt Syahril Amga dan M. Syukur menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan Bawaslu Tanah Datar dalam menerima kritik dan saran. 

Ia menekankan bahwa sinergi antara pengawas pemilu dan media harus terus diperkuat guna meminimalisir potensi konflik dan pelanggaran di masa mendatang.

"Kelemahan-kelemahan yang muncul di lapangan selama Pemilu dan Pilkada 2024 kemarin harus menjadi pelajaran berharga. Kami di PWI siap terus berkolaborasi, baik dalam hal penyajian informasi yang akurat maupun fungsi kontrol sosial terhadap jalannya proses demokrasi di Luhak Nan Tuo ini," tegas Chandra Antoni.

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk terus menjalin komunikasi intensif, tidak hanya saat momentum pemilu, tetapi juga dalam program penguatan literasi demokrasi secara berkelanjutan. (*)


Wartawan : ant
Editor : Benk123

Tag :#tanahdatar, #bawaslu

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com