HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN SOLOK
- Senin, 8 Desember 2025
DSBA Bantu Korban Galodo Di Kabupaten Solok
DSBA Bantu Korban Galodo Di Kabupaten Solok
Paninggahan (Minangsatu) - Sebagai bentuk kepeduliaan dan rasa kemanusiaan atas musibah galodo yang melanda berbagai daerah di Sumatera Barat, DSBA Tim (Dakwah Sunnah Bukittinggi Agam) melaksanakan kegiatan pemberian bantuan untuk korban 'galodo' di Kabupaten Solok, Minggu (08/12/2025).
Penyerahan bantuan dipusatkan di Kecamatan Junjung Sirih sebagai salah satu kecamatan yang mengalami dampak terparah dari banjir bandang akhir November lalu.
"Alhamdulillah, hari ini kita bisa menjangkau Kabupaten Solok. Adapun lokasi yang kita sasar yaitu di Paninggahan, Muaro Pingai, dan Saniang Baka. Semoga bantuan dari DSBA bisa meringankan dunsanak kita di Junjung Sirih ini," ujar Ketua Tim Del Abu Alya.
Ditambahkannya, kegiatan peduli sosial DSBA telah berlangsung sejak tahun 2024 lalu dan akan terus digiatkan guna fungsi sosial dan fungsi dakwah.
"Kegiatan DSBA telah dimulai sejak tahun lalu saat tejadi bencana banjir lahar dingin Marapi, Mei 2024. Tahun ini negeri kita terkena bencana lagi hingga tim DSBA kembali bergerak dengan mengirim berbagai jenis bantuan. Mulai dari sembako, pakaian, tikar, bantal, dan rendang siap makan," imbuhnya.
"Insya Allah, ini adalah hal baik, tidak hanya untuk kemanusiaan, tapi juga untuk menjaga dakwah agar selalu terjaga dan terlaksana dengan baik," haral Abu Alya.
Sementara itu, Pj Walinagari Paninggahan Chandra S. Pd mewakili masyarakatnya menyambut baik bantuan kemanusiaan yang dibawa Tim DSBA. Ia pun mendoakan silaturrahim bisa selalu terjaga dan hal-hal baik menghampiri kampung halamannya kedepan.
"Terimakasih untuk tim DSBA yang sudah membantu warga kami yang terdampak musibah ini. Semoga menjadi amal kebaikan yang diganjar pahala oleh Allah," jelasnya.
"Untuk nagari kami ada 5 rumah rusak berat tinggal pondasi dan 18 rumah rusak 50 persen. Ratusan rumah mengalami rusak ringan, terkena banjir dan ditutupi tanah sehingga perlu pembersihan," beber Chandra.
Selain itu, ratusan hektar lahan pertanian ditutupi pasir dan kayu sehingga perlu waktu yang cukup lama untuk pemulihannya.
Editor : melatisan
Tag :DSBA, Korban Galodo, Kabupaten Solok
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKAB SOLOK JALIN KERJASAMA DENGAN KEJAKSAAN NEGERI SOLOK
-
SAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1448 HIJRIAH , PCNU KABUPATEN SOLOK GELAR LAILATUL IJTIMA DI AROSUKA
-
DISAMBUT BUPATI SOLOK, TIM PENILAI LOMBA GERAKAN PKK SUMBAR KUNJUNGI NAGARI TANJUNG BALIK
-
KETUA LKAAM SUMBAR KUKUHKAN PENGURUS LKAAM KABUPATEN SOLOK PERIODE 2024–2029
-
MAHYELDI: KEPEDULIAN SOSIAL DAN GOTONG ROYONG KUNCI KEBANGKITAN MASYARAKAT PASCABENCANA
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908
-
MEMELIHARA HARAPAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI