HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA

  • Sabtu, 24 Oktober 2026

Diumumkan Pada Hari Pahlawan, Sejumlah Tokoh Berpengaruh Jadi Dewan Pembina Dan Pengurus YPP-PDRI Periode 2026-2031

Diumumkan Pada Hari Pahlawan, Sejumlah Tokoh Berpengaruh Jadi Dewan Pembina dan Pengurus YPP-PDRI Periode 2026-2031

Limapuluh Kota (Minangsatu) -
Sederetan nama-nama besar berpengaruh akan mengisi struktur kepengurusan di dewan penasehat Yayasan Peduli Perjuangan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (YPP-PDRI) 1948-1949 masa bakti 2026-2031.

Yayasan YPP PDRI 1948-1949 didirikan tahun 2000, saat itu berkedudukan di Bukittinggi dengan akta nomor 1 Notaris Elfita Achtar. Akta tersebut dirubah nomor 49 tahun 2003 di notaris Marlina, S.H. Hingga kini, yayasan aktif pada perjuangan pelurusan sejarah PDRI, pengakuan, meletakkan secara profesional, memperjuangkan kompensasi terhadap daerah basis pejuang dan pelaku PDRI, serta melaksanakan transfer ilmu dan sejarah kepada generasi muda.

Hal itu disampaikan Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021, Ferizal Ridwan saat memimpin rapat pematangan penyusunan kepengurusan YPP-PDRI 1948-1949 di aula kantor Kesbangpol Kabupaten Lima Puluh Kota, Jumat siang (23/10/2026) yang turut dihadiri sejumlah tokoh-tokoh hebat di Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh.

“Kita konsen memperjuangkan kepahlawanan dan hal-hal kepahlawanan bagi pimpinan PDRI yang pada saat itu berjalan selama tujuh bulan sepuluh hari, yakni 19 Desember 1948 sampai dengan 13 Juli 1949,” ujar Ferizal Ridwan yang akrap disapa Feri Buya tersebut.

Ia menyebut, sejumlah nama-nama besar yang juga merupakan tokoh-tokoh berpengaruh di Sumatera Barat akan mengisi Yayasan YPP PDRI 1948-1949 periode 2026-2031, yakni Mayor Jendral (P) Djasri Marin, SH (Mantan danpuspom ABRI), Letkol (P) Ichmad Israr, DR Wannofri Samri, Prof Lalu Parma Gede, Kol (P) Wayan Eka Sundawan, DR. Iramadi Irja, MA (mantan pejabat Bank Indonesia), Raja Asdik, DR. Sudarman, MA, DR. Asep Ajidin, S.Pd, M.Pd, Drs.H. Syamsu Rahim (Mantan Wako dan Bupati Solok), Drs. Rovanly Abdams, M.Si (Sekda Kota Sawahlunto), dan Drs. Syamsurizaldi (Sekda Kabupaten Solok Selatan).

Kemudian juga ada nama, Drs. Abdul Rahman, SH.MH (Mantan Wabub Solok Selatan, saat ini menjabat Anggota DPRD Sumbar), Dailipal, S.Sos.M.Si (Kasat Pol PP Kabupaten Pesisir Selatan), H.Adlisman, S.Sos
(Mantan Sekda Kabupaten Dharmasraya), Drs. Efriadi, MM (Asisten I Pemko Bukittinggi), Suhatri Boer, SE. MM (Mantan Bupati Padang Pariaman), Zahirman Zabir, SH (Ketua Gonjong Limo Provinsi Riau), dan DR Al busyra Basnur (Mantan Dubes RI).

Ferizal Ridwan, dalam rapat itu mengaku kepengurusan Yayasan PDRI yang baru tersebut belum final, masih akan ada tokoh-tokoh Sumbar bahkan nasional yang akan masuk dalam dewan penasehat dan pengurus YPP-PDRI.

"Kita masih melakukan komunikasi dan koordinasi dengan tokoh-tokoh Sumbar lainnya, dan tokoh nasional yang selama ini peduli dan ikut andil dalam pelurusan sejarah PDRI. Sehingga kedepan YPP-PDRI 1948-1949 dapat lebih maksimal memperkenalkan dan meluruskan sejarah PDRI di Republik Indonesia," ungkap Feri Buya.

"Kepengurusan ini akan kita sempurnakan pada Jumat mendatang. Dan kita memang akan menghimpun yang terserak dan akan berkomunikasi dengan pihak-pihak atau tokoh-tokoh yang memang terutama di daerah basis PDRI," tambah Ferizal Ridwan.

Sementara itu, Deni Asra, Ketua DPRD Limapuluh Kota periode 2019-2024 yang disepakati sebagai sekretaris YPP-PDRI masa bakti 2026-2031 menyampaikan, bahwa setelah nama-nama atau data kepengurusan lengkap, daftar kepengurusan akan dirilis bertepatan dengan Hari Pahlawan 2026.

“Insya Allah, jika daftar lengkap, kepengurusan YPP-PDRI periode 2026-2031 akan kita umumkan pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2026 mendatang,” ungkap Deni Asra.

Salah seorang tokoh Luak Limopuluah,
Yulfian Azrial, pada kesempatan itu sangat setuju tokoh-tokoh Sumbar dihimpun untuk dijadikan sebagai garis perjuangan peristiwa 1948-1949 yang harus terus disuarakan tersebut.

"Dalam kepengurusan kedepan harus dihimpun atau dirangkul terutama terkait tokoh-tokoh di basis-basis PDRI. Dan peristiwa PDRI ini tidak boleh mati, harus terus disuarakan," ungkapnya.

Dalam rapat pematangan penyusunan kepengurusan YPP-PDRI 1948-1948 tampak hadir mantan Ketua DPRD Lima Puluh Kota, Ismardi dan Deni Asra. Juga hadir ketua YPP-PDRI saat ini, N Ben Yuza (mantan Sekda Limapuluh Kota), Yulfian Azrial, Kakankesbangpol Limapuluh Kota, Deddy Permana, Nofrizon Syafril, Ana Karina, Dewi Irfan, Yan Agusra dan Adi Darma, Dra. Candrawita, serta tokoh-tokoh di basis PDRI baik di Limapuluh Kota, Kota Bukittinggi, Kabupaten Sijunjung, Kota Payakumbuh, Solok Selatan dan daerah basis lainnya.


Wartawan : Fegi Andriska Putra
Editor : melatisan

Tag :Diumumkan, Pada Hari Pahlawan, Sejumlah Tokoh, Berpengaruh, Jadi Dewan Pembina, dan Pengurus, YPP-PDRI Periode 2026-2031

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com