HOME OLAHRAGA KABUPATEN DHARMASRAYA

  • Senin, 13 April 2026

Dari Kejurda Akuatik Indonesia Sumatera Barat Tahun 2026. Atlet Renang Dharmasraya Dulang 9 Medali

Dari Kejurda Akuatik Indonesia Sumatera Barat Tahun 2026. Atlet Renang Dharmasraya Dulang 9 Medali

Dharmasraya (Minangsatu)
Atlet Akuatik/renang Kabupaten Dharmasraya dulang 9 medali, pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Akuatik Indonesia, Sumatera Barat tahun 2026. Acara tersebut, berlangsung selama tiga hari di kolam renang ngalau indah Kota Payakumbuh, dibuka oleh Ketua Umum Akuatik Indonesia Sumatera Barat Letkol Laut. P. Faizal Yanova Tanjung, S. E., M. Tr, Opsla., didampingi Ketua Pelaksana dr. Widya., Sp.Rad, Mars, dan Wakil Ketua Wangiman, A. Ma, SH, SE, M. Pd, Jumat (10/4/2026).

Dalam kejuaraan akuatik bergengsi di Sumatera Barat tersebut, Atlet renang Kabupaten Dharmasraya mampu memperlihatkan taringnya. Sehingga mengoncangkan lokasi laga. Di hari pertama, perenang daerah mekar itu, mampu mendulang 2 medali emas dan 1 Medali Perak. Melalui lecutan tangan perenang atas nama Aurel Donita dan Dwi Intan Febrianti. Gaya bebas 800 Meter, dan gaya Kupu 50 Meter.

Memasuki hari kedua, kembali Atlet renang Kabupaten Dharmasraya menambah perolehan pundi-pundi Medali, 1 Emas, dan 1 perak. Melalui kegesitan Aurel Donta. Gaya 400 meter Bebas dan 200 meter bebas. Sementara di hari ke tiga, Minggu (12/4/26) kembali Atlet terbaik daerah anyar itu, menambah pundi-pundi medali, diantaranya 1 Emas, 2 perak dan 1 perunggu. Gaya 50 meter Punggung, 50 meter Bebas, 400 meter gaya ganti, dan 10 meter bebas. Melalui kepakan sayap dari Dwi Intan Febrianti, dan Rahmat Zacky.

"Total perolehan medali didapatkan Atlet Akuatik Kabupaten Dharmasraya sebanyak 9 keping medali. Diantaranya 4 Medali Emas, 4 Medali Perak, dan 1 Medali Perunggu," terang Ketua Akuatik Kabupaten Dharmasraya, Syaiful Anif, SH, didampingi Ketua Club Fani Swimming Aquatic (FSA) Dharmasraya, Fani Suli Astari, S. Pd., Gr dan ketua Club Alinia Swimming Club (ASC) Dharmasraya Hagie Alinia serta pelatih Afriza Dwi Julianda.

Ia juga menambahkan, ajang Kejurda ini tidak sebatas momen laga dan untuk mencari medali semata. Namun lebih fokus terhadap persaingan antar atlet, dalam memperebutkan tiket menuju kejuaraan nasional (Kejurnas) akan berlangsung pada tanggal 28 April hingga 1 Mei 2026 di Jakarta.

"Terpenting lagi, untuk menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL). Akan berlangsung di Medan, pada bulan Juni 2026 mendatang. Karena hal ini, merupakan ajang seleksi Atlet untuk lolos pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2027. Tentunya kedepan, kita lebih fokus untuk mempersiapkan atlet mengikuti Porwil," tegas Syaiful Anif.

Ia juga mengatakan, sesuai dengan Visi dan Misi pasangan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, SH, LL. M dan Wakil Bupati Leliarni, S. Pd, M. Si, " Maju dan Merata, " Maka kita yakin, Bupati dan Wabup, beserta jajaran Dinas Budaya Pariwisata Pemuda Olahraga (Budparpora) bersama pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten DharmasrayaDharmasraya, akan selalu berkomitmen dan mendukung setiap langkah terbaik buat kesuksesan dalam meningkatkan prestasi atlet.

Sementara pihak Wali Nagari, tergabung dalam Asosiasi Wali Nagari Dharmasraya (Aswana Dharma) juga akan mendukung dan selalu mensuport prestasi didapatkan atlet. Karena hal ini, merupakan tanggung jawab besar bagi daerah, hingga Nagari dalam mendukung pembinaan olahraga, terlebih khususnya untuk cabang Akuatik. Karena atlet merupakan aset kita bersama.

"Hasil didapatkan atlet dalam ajang Kejurda kali ini, bukan puncak dari segalanya. Namun merupakan awal dari sebuah proses. Karena semakin kedepan, semakin besar iven yang akan di hadapi. Maka, disiplin, dan mental juara menjadi kunci utama lahirnya atlet berprestasi. Tentunya, dilengkapi dengan fasilitas memadai. Sehingga mereka fokus berlatih dan mengejar prestasi, dan mampu mengangkat nama daerah. Baik secara lokal, nasional, bahkan internasional, " jelas Syaiful Anif.

Untuk menghadapi Porwil Akuatik pada bulan Juni mendatang. Akuatik Dharmasraya akan selalu berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, tepatnya bupati, Dinas Budparpora, serta KONI, Wali Nagari, pelatih, dan masyarakat.

Kedepan kita juga berharap kepada Pemerintah Daerah. Agar Kabupaten Dharmasraya memiliki fasilitas kolam renang representatif. Sesuai dengan aturan FINA (Federation Internationale de Natation). Sehingga daerah bisa membuat iven besar terkait kejuaraan renang.

Apalagi Kabupaten Dharmasraya terletak pada segi tiga emas, yakni perbatasan Sumbar, Riau dan Jambi. Maka, kolam renang representatif dengan berstandar internasional itu, bukan saja sebatas untuk latihan, dan wahana bermain. Tetapi juga mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sangat tinggi. (Syaiful Hanif)


Wartawan : Syaiful Hanif
Editor : melatisan

Tag :Dari Kejurda, Akuatik Indonesia, Sumatera Barat, .Atlet Renang, Dharmasraya, Dulang Medali

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com