HOME OLAHRAGA KABUPATEN DHARMASRAYA

  • Senin, 6 Juli 2026

Perburuan 16 Besar DCL 2026 Makin Seru, Ada Yang Lolos Dan Pulang Cepat

Dharmasraya Champion League 2026
Dharmasraya Champion League 2026

Perburuan 16 Besar DCL 2026 Makin Seru, Ada yang Lolos dan Pulang Cepat

Dharmasraya (Minangsatu) - Persaingan fase grup Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 semakin memasuki titik krusial usai berakhirnya pertandingan pekan kelima, Minggu (5/7/2026). Sejumlah tim mulai mengamankan posisi menuju babak 16 besar, sementara beberapa tim lainnya dipastikan harus mengakhiri perjalanan lebih cepat.

 Rekap Hasil Pertandingan Pekan ke Lima
Zona 1: Sungai Kambut FC 0-0 PS Koto Nan IV Dibawuah
Zona 2: PS Pulau Punjung 0-4 Sikabau Raya FC
Zona 3: Sitiung FC 1-0 PS Sungai Duo
Zona 4: Sipangkur FC 0-0 PS Batu Rijal
Zona 5: PS Koto Padang 1-0 Batu Rijal FC
Zona 6: Sialang Gaung FC 4-1 Ampang Kuranji FC
Zona 7: PS Koto Gadang 1-3 Kurnia Selatan FC
Zona 8: PS Sungai Limau 5-0 Sinamar FC

 Zona 1: Lima Tim Masih Berebut Dua Tiket
Zona 1 menjadi grup paling ketat. Gunung Selasih memang memimpin dengan 6 poin, tetapi belum aman karena hanya menyisakan satu pertandingan. Sungai Kambut dan Koto Nan IV Dibawuah yang sama-sama mengoleksi 5 poin masih memiliki peluang besar, sementara Banai justru menjadi tim yang paling diuntungkan karena baru memainkan dua pertandingan sehingga masih menyimpan tiga laga. Silago juga belum menyerah dan masih bisa bersaing jika mampu menyapu bersih dua pertandingan tersisa. Sebaliknya, Lubuk Karak berada di ujung tanduk. Meski belum tertutup secara matematis, peluang mereka nyaris habis.

 Zona 2: Empat Tim Berebut Dua Tiket
Kemenangan telak Sikabau Raya FC atas PS Pulau Punjung mengubah peta persaingan. Siguntur dan Sikabau kini sama-sama mengoleksi 7 poin, disusul Gunung Medan dan Sungai Dareh dengan 6 poin.

Empat tim tersebut masih sama-sama mengendalikan nasib sendiri untuk lolos ke babak 16 besar.
Sebaliknya, PS Pulau Punjung dipastikan gagal lolos. Dengan baru mengoleksi 1 poin dari empat pertandingan, poin maksimal mereka hanya 4, sehingga tidak mungkin lagi mengejar tim peringkat kedua yang telah mengoleksi 7 poin.

Tebing Tinggi juga berada di ujung tanduk. Meski secara matematis masih bisa mencapai 7 poin, mereka wajib memenangkan dua laga terakhir sekaligus berharap Gunung Medan maupun Sungai Dareh gagal menambah poin. Peluang itu sangat kecil.

 Zona 3: Timpeh dan Tabek, Selangkah Lagi

Timpeh semakin dekat ke babak 16 besar setelah mengoleksi 10 poin. Tabek bahkan berada dalam posisi paling ideal. Dengan 9 poin dari tiga pertandingan, mereka hanya membutuhkan sedikit tambahan poin untuk mengamankan tiket.

Sungai Duo menyelesaikan 5 pertandingan dengan 7 poin. Namun posisi mereka belum aman karena masih bisa disalip Ranah Palabi maupun Panyubarangan.

Ranah Palabi masih sepenuhnya mengendalikan nasib sendiri. Dua kemenangan akan membawa mereka ke angka 10 poin.
Panyubarangan masih menjaga asa, sedangkan kemenangan atas Sungai Duo membuat Sitiung tetap hidup meski peluangnya sangat tipis. Taratak Tinggi berada dalam posisi paling sulit di grup ini.

 Zona 4: Perebutan Runner UP Kian Sengit

Sungai Langkok hampir pasti mengamankan satu tiket ke babak 16 besar.

Hasil imbang antara Sipangkur dan Batu Rijal justru membuat persaingan semakin panas. Sipangkur masih menjadi favorit untuk mengamankan posisi runner-up, tetapi Koto Beringin, Batu Rijal, dan Padang Laweh masih memiliki peluang realistis untuk menyodok.
Padang Laweh bahkan masih menyimpan dua pertandingan sehingga belum bisa dicoret dari persaingan.
Sementara itu, Muaro Sopan dan Sopan Jaya dipastikan tersingkir karena poin maksimal mereka tidak lagi mampu mengejar dua besar.

 Zona 6: Masih Terbuka Lebar

Kemenangan meyakinkan 4-1 atas Ampang Kuranji mengantarkan Sialang Gaung memimpin klasemen dengan 9 poin. Meski demikian, mereka belum bisa bersantai.

Koto Baru justru berada dalam posisi paling menguntungkan. Dengan 6 poin dari baru dua pertandingan, Koto Baru masih memiliki tiga laga tersisa dan peluang meraih poin maksimal 15.

Namun bola itu bundar. Koto Ranah yang mengoleksi 5 poin masih bisa menyodok ke dua besar, begitu pula Koto Laweh yang telah mengumpulkan 4 poin dari dua pertandingan. Dengan tiga laga tersisa, Koto Laweh berpotensi menjadi kuda hitam di grup ini.
Ampang Kuranji masih memiliki peluang secara matematis, tetapi kini harus memenangkan seluruh pertandingan tersisa sambil berharap hasil tim lain berpihak kepada mereka. Koto Tinggi juga berada dalam situasi serupa.

 Zona 7: Kurnia Selatan Tim Pertama Pegang Tiket

Empat kemenangan beruntun membuat Kurnia Selatan resmi menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke babak 16 besar DCL 2026. Raihan 12 poin membuat mereka tidak mungkin lagi tergeser dari dua besar.

Persaingan kini tinggal memperebutkan satu tiket tersisa. Kurnia Koto Salak masih berada di posisi terbaik dengan 5 poin, tetapi Koto Gadang yang baru memainkan dua pertandingan tetap menjadi ancaman serius. Bonjol, Abai Siat, dan Koto Besar juga masih memiliki peluang meski harus bekerja ekstra keras.

 Zona 8: Alahan Tigo Mengintai

Kemenangan besar Sungai Limau atas Sinamar membuat persaingan semakin hidup.
Sungai Rumbai masih memimpin klasemen, namun Sungai Rumbai Timur belum kehilangan peluang. Di balik itu, Alahan Nan Tigo justru menjadi tim yang paling berbahaya. Baru memainkan dua pertandingan dan sudah mengoleksi 4 poin, mereka masih memiliki tiga laga tersisa sehingga berpeluang besar mengubah peta persaingan.

Sungai Limau juga masih berpeluang, meski hanya menyisakan satu pertandingan.
Sebaliknya, Sinamar kini berada di ambang eliminasi dan membutuhkan keajaiban untuk tetap bertahan.

Peta Persaingan DCL 2026

Sejauh ini Kurnia Selatan menjadi satu-satunya tim yang telah memastikan tiket ke babak 16 besar.
Sementara Timpeh, Tabek, Sungai Langkok, Siguntur, Sikabau, dan Sialang Gaung berada di posisi sangat kuat dan hanya tinggal selangkah lagi mengamankan tempat di fase gugur.

Di sisi lain, PS Pulau Punjung, Muaro Sopan, dan Sopan Jaya dipastikan gagal melangkah ke babak berikutnya. Beberapa tim seperti Lubuk Karak, Tebing Tinggi, Ampang Kuranji, Koto Tinggi, Sitiung, Taratak Tinggi, dan Sinamar memang masih memiliki peluang secara matematis, tetapi nasib mereka tidak lagi sepenuhnya berada di tangan sendiri dan membutuhkan kombinasi hasil yang sangat menguntungkan.

Dengan pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin kini menjadi sangat berharga. Persaingan di sejumlah grup dipastikan akan berlangsung sengit hingga laga terakhir untuk menentukan 16 tim terbaik yang berhak melaju ke fase gugur DCL 2026. Tampilkan lebih sedikit


Wartawan : Syaiful Hanif
Editor : melatisan

Tag :Perburuan, 16 Besar DCL 2026, Makin Seru, Ada yang Lolos, dan Pulang Cepat

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com