HOME PENDIDIKAN KABUPATEN DHARMASRAYA
- Sabtu, 28 April 2018
Bupati Dharmasraya Tutup Kegiatan SLB Gugus IV Provinsi Sumbar.
DHARMASRAYA (Minangsatu) - Bupati Dharmasraya diwakili Asisten bidang Administrasi Umum Kabupaten Dhatmasraya H Martoni, tutup pelaksanaan seleksi lomba siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Gugus IV meliputi Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, dan Kabupaten Dharmasraya, berlangsung di gedung auditorium Pemkab Dharmasraya Jumat (25/4).
Pada kesempatan itu juga dihadiri oleh kasi pendidikan dinas pendidikan provinsi Sumatera Barat, perwakilan SLB tiga daerah tetangga itu, serta ratusan peserta didik SLB, dan para orang tua.
Dalam sambutannya Martoni, memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan oleh dinas pendidikan provinsi Sumatera Barat telah membuat sebuah kegiatan mulia melalui MKKS disetiap gugus. Tentunya kegiatan ini, untuk menciptakan semangat para anak inklusif dalam menggapai cita dan harapan kedepan.
Menurut Koordinator pelaksan kegiatan Kabupaten Dharmasraya Ismawarni, didampingi koordinator pemantau kegiatan Sutan Iskandar. SE, MH, dan ketua pelaksana Suardi, menyebutkan bahwa seleksi lomba siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Gugus IV, berada di Kabupaten Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya, meliputi berbagai kegiatan. Mulai darilomba Olimpade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Literasi Pendidikan Kusus dan Layanan Kusus (PKLK)
Ismawati juga menjelaskan bahwa literasi PKLK merupakan salah satu ajang pristise bagi Anak Berkebutuhan Kusus (ABK). Melalui kegiatan ini, pemerintah dapat lebih memberikan perhatian khusus, sehingga pembinaan dan kasih sayang diberikan kepada mereka dapat menjadi sebuah kebanggaan dengan penuh kreatifitas, dalam bentuk percaya diri mereka.
Ia juga menambahkan, bahwa pagelaran O2SN melibatkan 75 orang peserta, dan 75 orang peserta FLS2N, serta 90 orang peserta PKLK, dari 14 SLB berada di Gugus IV, meliputi 7 SLB berada di Kota Sawahlunto, 4 SLB berada di Kabupaten Sijunjung, dan 3 SLB berada di Kabupaten Dharmasraya.
Sutan Iskandar. SE, MH, juga menambahkan gairah sekolah inklusi di wilayah Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, dan Sawahlunto telah terlihat nyata. Bahkan dalam festival digelar gugus IV, telah membuktikan bahwa seluruh peserta telah memiliki kelebihan dan potensi diri yang patut dibina dan di kembangkan.
Bagi anak SLB menjadi wakil kabupaten untuk Gugus IV maju ketingkat Provinsi Sumatera Barat yakni, Faizah Zahirah, SLB Aisyiyah Kabupaten Sijunjung kategori lomba cerita tingkat SDLB. Sedangkan lomba puisi didapatkan oleh M Ikhwan Habibi merupakan murid SLB Negeri 1 Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung.
Sedangkan lomba Sipnosis SMPLB, diraih oleh Aldyas Fadly Rohman, dari SLB Athailah Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya. Kategori menulis kreatif SMALB diraih oleh Siska Gustina SLB Aisyiyah Sijunjung. Adapun kategori cipta baca puisi tingkat SMPLB dan SMALB, diraih oleh Mutia Puspita dari SLB Negeri 1 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya, dan lomba Cipta Komik di raih oleh Putri Ling Ming Sui dari SLB Aisyiyah Sijunjung.
[Syaiful Hanif]
Editor :
Tag :#SLB Gugus IV Sumbar #lomba
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MAHASISWA KKN REGULER 1 UNAND TANAM BUNGA PELINDUNG TANAMAN DI DEPAN KANTOR WALI NAGARI SITIUNG
-
KOMITE ATAU SEKOLAH DI DHARMASRAYA DILARANG PUNGUT BIAYA WAJIB, ADA TINDAKAN MENUNGGU JIKA NEKAD
-
GELAR KARYA BAZAR FEST 2025: EXPO PRODUK KREATIF KEWIRAUSAHAAN SMKN 1 SUNGAI RUMBAI BERLANGSUNG SUKSES
-
TAMPIL GEMILANG DI FINAL SENGIT, SDN 13 SITIUNG RAIH JUARA I LCC BEASISWA UNGGULAN BUPATI DHARMASRAYA
-
KEPSEK SMPN 1 SITIUNG M IRSYAD DAN SMPN 1 PULAU PUNJUNG LOVI MEUTIAH DIANUGERAHI PENGHARGAAN ADIWIYATA TAHUN 2025 OLEH MENTRI LH
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI