- Senin, 5 Januari 2026
Bukik Tandang: Nagari Perbukitan Yang Menjaga Adat Dan Jejak Sejarah Di Bukit Sundi
Bukik Tandang: Nagari Perbukitan yang Menjaga Adat dan Jejak Sejarah di Bukit Sundi
Oleh: Andika Putra Wardana
Nagari Bukit Tandang, atau yang dikenal oleh masyarakat setempat sebagai Bukik Tandang, terletak di Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Berjarak sekitar delapan kilometer dari Kota Solok, nagari ini tumbuh di kawasan perbukitan yang membentuk karakter alam dan kehidupan sosial masyarakatnya. Secara administratif, Bukik Tandang terdiri atas tiga jorong, yaitu Jorong Parik, Jorong Kampung Tangah, dan Jorong Sawah Kandih.
Nama Bukit Tandang lahir dari kondisi alam dan kebiasaan sosial masyarakatnya. Kata bukit merujuk pada topografi wilayah yang berada di dataran tinggi dan dikelilingi perbukitan. Sementara itu, kata tandang dalam pemahaman budaya Minangkabau sering dikaitkan dengan aktivitas berkunjung atau menjalin hubungan sosial antarkaum dan antarnagari. Penamaan ini mencerminkan dua hal sekaligus, bentang alam yang khas serta kehidupan sosial masyarakat yang terbuka dan saling terhubung.
Sejak awal pembentukannya sebagai nagari, Bukik Tandang berkembang dalam sistem adat Minangkabau yang kuat. Kehidupan masyarakat diatur berdasarkan prinsip adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, yang menjadikan adat dan ajaran Islam berjalan beriringan. Sistem kekerabatan matrilineal tetap menjadi fondasi kehidupan sosial, di mana perempuan memegang harta pusaka tinggi, sementara laki-laki berperan sebagai mamak yang mengatur dan membimbing kaum.
Nilai-nilai musyawarah dan kebersamaan masih hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bukik Tandang. Setiap persoalan adat, sosial, maupun kemasyarakatan diselesaikan melalui perundingan yang melibatkan niniak mamak, alim ulama, dan tokoh masyarakat. Dengan demikian, nagari ini tidak hanya berdiri sebagai wilayah administratif, tetapi juga sebagai ruang hidup adat yang terus dijaga lintas generasi.
Editor : melatisan
Tag :Bukik Tandang, Nagari Perbukitan,Menjaga, Adat, Jejak Sejarah, Bukit Sundi
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MELESTARIKAN PERMAINAN TRADISI ANAK NAGARI, MAHASISWA SASTRA MINANGKABAU FIB UNAND PENTASKAN RANDAI
-
MENGENAL PEMANFAATAN BAMBU DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MINANGKABAU
-
MENGENAL PERKEMBANGAN USAHA KULINER MINANGKABAU DI DAERAH RANTAU
-
MENGENAL PERAN NAGARI DALAM PEMERINTAHAN ADAT MINANGKABAU HINGGA MASA KINI
-
MENGENAL TRADISI LISAN PANTANGAN DAN PETUAH ORANG TUA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MINANGKABAU
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908