- Kamis, 22 Januari 2026
Bukan Sekadar Dongeng! Ternyata Negeri Tertua Di Minangkabau Adalah Desa Cantik Di Kaki Gunung Marapi
Bukan Sekadar Dongeng! Ternyata Negeri Tertua di Minangkabau Adalah Desa Cantik di Kaki Gunung Marapi
Oleh: Andika Putra Wardana
Jika kamu bertanya kepada para tetua adat atau membaca Tambo (kisah sejarah lisan) tentang dari mana asal usul orang Minang bermula, semua telunjuk pasti akan mengarah ke satu titik di Kabupaten Tanah Datar. Jawabannya mutlak, negeri tertua di Minangkabau adalah Nagari Pariangan.
Terletak di lereng Gunung Marapi yang sejuk, desa ini bukan sembarang desa. Bagi masyarakat Minang, Pariangan adalah rahim tempat lahirnya kebudayaan mereka sebelum akhirnya menyebar ke seluruh penjuru Sumatera.
Menginjakkan kaki di sini rasanya seperti masuk ke lorong waktu, kembali ke masa lalu yang tenang dan bersahaja. Lantas, apa yang membuat nagari ini begitu spesial hingga disebut yang tertua? Berikut fakta menariknya:
1. Asal Usul Nenek Moyang dari Puncak Marapi
Legenda nenek moyang orang Minang sangat erat kaitannya dengan Gunung Marapi. Dalam Tambo disebutkan, "Dari mano titiak palito, dari telong nan batali. Dari mano asa niniak kito, dari puncak Gunuang Marapi." (Dari mana asal nenek moyang kita, dari puncak Gunung Marapi).
Dikisahkan bahwa dahulu, saat banjir besar surut, rombongan nenek moyang turun dari puncak gunung dan menemukan lahan subur pertama yang bisa ditinggali. Lahan itulah yang kini bernama Pariangan.
Dari sanalah kemudian wilayah adat meluas menjadi Luhak Nan Tigo (Tanah Datar, Agam, dan Lima Puluh Kota). Jadi, secara historis dan budaya, Pariangan adalah "kakak tertua" dari semua nagari yang ada di Sumatera Barat.
2. Diakui Dunia Sebagai Desa Terindah
Statusnya sebagai negeri tertua ternyata berbanding lurus dengan keindahannya. Dunia internasional, melalui media pariwisata Travel Budget dari Amerika Serikat, pernah menobatkan Nagari Pariangan sebagai salah satu desa terindah di dunia.
Ini bukan hiperbola. Jika berkunjung ke sana, kamu akan disuguhi pemandangan sawah terasering yang meliuk-liuk indah menuruni lereng gunung, rumah-rumah gadang tua yang masih asli kayunya, serta keberadaan Masjid Ishlah (masjid tua) yang arsitekturnya unik. Suasananya magis, sejuk, dan menenangkan hati.
3. Situs Peninggalan Sejarah yang Lengkap
Bukti bahwa negeri tertua di Minangkabau adalah Pariangan bisa dilihat dari banyaknya situs cagar budaya di sini. Kamu bisa menemukan Prasasti Pariangan, Makam Tantejo Gurhano (tokoh arsitek Rumah Gadang pertama), hingga kolam air panas alami yang konon sudah digunakan sejak zaman dahulu kala.
Jadi, Pariangan itu ibarat museum hidup. Ia tidak hanya menyimpan cerita masa lalu, tapi juga memeliharanya dalam kehidupan masyarakat yang masih memegang teguh adat istiadat hingga detik ini. Berkunjung ke Sumatera Barat belum lengkap rasanya kalau belum "sowan" ke kampung halaman para leluhur ini.
Editor : melatisan
Tag :Bukan Sekadar, Dongeng, Negeri Tertua, Minangkabau, Desa Cantik, Kaki Gunung Marapi
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TRADISI BATOMBE DI NAGARI ABAI DAN HUBUNGANNYA DENGAN PEMBANGUNAN RUMAH GADANG
-
TEMPAT KERAMAT DALAM KEPERCAYAAN MASYARAKAT MINANGKABAU
-
PANTANGAN SAAT MEMBANGUN RUMAH GADANG DALAM ADAT MINANGKABAU
-
MERAWAT BENDA PUSAKA DALAM KEBUDAYAAN MINANGKABAU DAN TRADISI YANG PERLU DIBEDAKAN
-
CERITA RAKYAT LOKAL YANG HANYA HIDUP DI LINGKUNGAN NAGARI TERTENTU
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG