HOME PARIWISATA KOTA PAYAKUMBUH

  • Jumat, 12 Juni 2020
Bersepeda, Puluhan ASN Dinas Pariwisata Payakumbuh Jelajah Objek Wisata Lembah Harau
Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Limapuluh Kota Nengsih bercengkrama dengan ASN Payakumbuh

Payakumbuh (Minangsatu) -  Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berngantor di Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh jelajahi objek wisata Lembah Harau dengan bersepeda, Jum'at (12/6). 

Sebanyak 20 orang ASN dari 30 ASN di Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh ikut serta dalam kegiatan bersepeda jelajah wisata tersebut. 

Jelajah ke obyek wisata Lembah Harau menggunakan sepeda tersebut dipimpin Sekretaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh, Hadiyatul Rahmat, S.Pd.

"Rencana awal, kita start dari depan kantor Disparpora Payakumbuh komplek Ngalau Indah menuju Lembah Harau dan Fly Over Kelok Sembilan. Namun, karena kebanyakan peserta kita putri dan itupun ibu-ibu, maka  kegiatan hanya sampai di Akabarayun, Lembah Harau, Limapuluh Kota saja" katanya di Harau.

Di Sarasah Akabarayun Lembah Harau,  para ASN dari Pemko Payakumbuh ini diterima Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Limapuluh Kota, Nengsih, M.Pd, yang didampingi Kasi Pariwisata Novi.

Dalam  jelajah wisata itu, para peserta juga ingin melihat bagaimana Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19 pada masa Tatanan Baru Normal Produktif Aman Covid-19 (TBNPAC) atau yang populer disebut "New Normal" ini. 

"Tadi kita tanya-tanya ke ibuk Kadis Disparpora Limapuluh Kota, bagaimana Pemkab menerapkan protokol kesehatan Covid-19" Hidayatul Rahmat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Limapuluh Kota Nengsih mengatakan, untuk saat ini ada beberapa objek wisata di Lembah Harau yang belum bisa di buka, karena masih belum lengkapnya persyaratan penerapan protokol Covid-19.

"Untuk pariwisata yang dikelola Pemkab semua sudah beres dan sudah kita buka dan untuk masyarakat silahkan dinikmati. Tapi ada beberap objek wisata yang masih kami tutup karena belum cukup persyaratannya. Terutama untuk objek wisata yang dikelola perorangan" katanya. 

Dari  pantauan Minangsatu, obyek wisata yang paling banyak digemari saat ini yakni "Kampung Eropa", sampai Jum'at (12/6) masih belum beroperasi. Masih tertutupnya Kampung Eropa tersebut kemungkinan belum cukup terpenuhi syarat-syarat yang di tetapkan pemerintah oleh pemilik di masa pandemik Covid 19 ini, diantaranya tempat cuci tangan.

"Kalau memang belum lengkap, tidak akan kita perbolehkan beroperasi" kata Kadis Nengsih tegas. 

Nah, bagi yang ingin menikmati indahnya alam Lembah Harau, jangan lupa sebelum bepergian pastikan dulu bawa masker, suhu tubuh dibawah yang ditetapkan pemerintah, dan untuk wisatawan yang menggunakan mobil cukup disi 50 persen saja dari kapasitas penumpang mobil.

 


Wartawan : Fegi Andriska Putra
Editor : melatisan

Tag :#Pariwisata #Payakumbuh