HOME PERISTIWA KABUPATEN SOLOK
- Minggu, 24 November 2019
Bermaksud Hendak Berburu, Tiga Warga Alahan Panjang Dilaporkan Hilang Di Hutan
Alahan Panjang (Minangsatu) - Berniat hendak berburu babi, tiga warga Nagari Alahan Panjang dilaporkan hilang sejak sabtu (23/11). Ketiga warga yang sehari-hari sebagai petani tersebut, masing-mansing Sapardi (25), Jun (39) Joni (18), merupakan masyarakat Jorong Batang Hari, Alaham Panjang Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok
Terkait peristiwa itu, Wali Nagari Alahan Panjang, Zulkarnaini membenarkan kondisi tiga warga yang sampai Minggu (24/11) siang ini belum jelas dimana rimbanya. "Kami mendapat laporan adanta warga hilang pada Minggu pagi (24/11) pagi. Setelah itu langsung berkoordinasi dengan pihak keamanan dan BNPB," ungkap Zulkarnaini.
Dikatakan, sesuai laporan warga, ketiga warga tersebut berniat pergi berburu babi pada Sabtu pagi sekitar jam 5.30 wib. Biasanya mereka sudah kembali ke rumah sekitar jam 10.00 wib.
Menurut keluarga korban, pada Sabtu sore, korban masih sempat menghubungi salah seorang warga untuk memberi tahu bahwa mereka bertiga tersesat di tengah rimba. Warga yang menerima telpon, kemudian mengarahkan agar mereka mengikuti arus sungai.
" Namun dihujung telpon, terdengar jawaban mereka minta diantarkan air dan menyatakan tidak kuat lagi berjalan. Setelah itu nomor korban tidak lagi bisa dihubungi," beber Walinagari Alahan.Panjang
Atas kondisi demikian, para tetangga akhirnya memutuskan untuk mencari keberadaan korban hingga larut malam. Namun hasilbya nihil. Pencarian tidak membuahkan hasil. Sampai kini (Minggu-red) ratusan masyarakat bersama petugas BPBD Kabupaten Solok terus melakukan pencarian." Warga yang ikut melakukan pencarian sudah ada yang tembus ke Pesisir Selatan karena hutan tempat hilangnya korban diperkirakan di rimbo Bukik Buaiyan yang menembus langsung ke daerah Pessel," ujar walinagari Alahan Panjang.
Sementara itu, Korlap BPBD Kab. Solok H. Abra Vestia menjelaskan, pihaknya mendapat laporan orang hilang pada Minggu sekitar jam 7.30 wib pagi. Begitu mendapat laporan, pihaknya langsung berkemas mempersiapkan segala sesuatu. " Tim BPBD sampai di TKP pukul 11.30 Wib dan langsung berkoordinasi dengan masyarakat dan pihak nagari untuk bergerak melakukan pencarian" ujar Abra.
Disebutkan, tim BPBD selain telah mendirikan posko informasi sekaligus sebagai tempat pendataan tim dan masyarakat yang ikut melakukan pencarian, pihaknya terus melakukan pencarian.
Editor : melatisan
Tag :#warga hilang #berburu
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEBAKARAN 1 RUMAH DI AIA BATUMBUAK, SEMUA LUDES TIDAK TERSISA
-
STATUS GUNUNG TALANG NAIK KE LEVEL 2, BUPATI SOLOK WANTI-WANTI MASYARAKAT AGAR WASPADA DAN TETAP TENANG
-
STATUS GUNUNG TALANG NAIK KE LEVEL II WASPADA, RATUSAN GEMPA VULKANIK TEREKAM USAI GUNCANGAN TEKTONIK
-
PASCA BANJIR DI KAB SOLOK, 16 NAGARI PADA 9 KECAMATAN LULUHLANTAK, 1.195 KK WARGA TERDAMPAK
-
PLN SALURKAN BANTUAN UNTUK RAKYAT TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI NAGARI SANIANG BAKA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL