HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN DHARMASRAYA
- Kamis, 16 Juli 2026
Baznas Dharmasraya Buka Pendaftaran Seleksi Capim Masa Bhakti 2026-2030, Ini Syaratnya
Baznas Dharmasraya Buka Pendaftaran Seleksi Capim Masa Bhakti 2026-2030, Ini Syaratnya
Dharmasraya (Minangsatu) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Dharmasraya masa jabatan 2026–2031 resmi membuka Pendaftaran Seleksi Calon Pimpinan(Capim) mulai Rabu (15/7). Tim Seleksi mengundang masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses seleksi guna memilih lima pimpinan Baznas yang berintegritas, profesional, dan memiliki kompetensi di bidang pengelolaan zakat.
Ketua Tim Seleksi yang juga Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya, H. Catur Eby mengatakan pendaftaran berlangsung hingga 4 Agustus 2026. Seleksi tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2025 tentang Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota.
Catur Eby menjelaskan, Tim Seleksi membuka kesempatan seluas-luasnya kepada putra-putri terbaik yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dan disaring menjadi lima orang pimpinan Baznas Dharmasraya. Menurutnya, BAZNAS memiliki peran strategis dalam menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan zakat secara profesional guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Karena itu kami berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS yang amanah, profesional, berintegritas, serta memiliki kompetensi dan komitmen dalam pengelolaan zakat sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kabupaten Dharmasraya," ujarnya.
Ia menerangkan, pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZAT) pada laman simzat.kemenag.go.id. Seluruh peserta diwajibkan membuat akun, mengisi daftar riwayat hidup, serta mengunggah dokumen persyaratan sesuai ketentuan. Selain itu, peserta juga harus menyerahkan berkas fisik ke Sekretariat Tim Seleksi di Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya paling lambat 4 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi antara lain warga negara Indonesia, beragama Islam, bertakwa kepada Allah SWT, berakhlak mulia, berusia paling rendah 40 tahun, sehat jasmani dan rohani, tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik, memiliki kompetensi di bidang pengelolaan zakat, tidak pernah dipidana, berpendidikan paling rendah SLTA atau sederajat, bersedia bekerja penuh waktu, serta menyampaikan visi, misi, dan program kerja.
Lebih lanjut, Catur Eby menyampaikan bahwa seleksi dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari seleksi administrasi, tes pengetahuan dasar berbasis Computer Assisted Test (CAT), penulisan makalah, hingga wawancara. Materi yang diujikan meliputi fikih zakat, kebijakan pengelolaan zakat, serta wawasan kebangsaan dan moderasi beragama.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 11 Agustus 2026. Selanjutnya peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti seleksi kompetensi pada 13–15 Agustus 2026, pengumuman hasil seleksi kompetensi pada 20 Agustus 2026, seleksi wawancara pada 24–25 Agustus 2026, dan pengumuman hasil akhir seleksi pada 29 Agustus 2026.
Ia menegaskan, seluruh proses seleksi dilaksanakan secara terbuka, objektif, transparan, dan tidak dipungut biaya. Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
"Tim Seleksi berkomitmen melaksanakan seluruh tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami mengajak masyarakat yang memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap pengelolaan zakat untuk ikut berpartisipasi dalam seleksi ini," tegasnya.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan, tata cara pendaftaran, maupun tahapan seleksi, masyarakat dapat menghubungi Sekretariat Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Dharmasraya di Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya atau melalui Contact Person: Natra Hendri, SKM (0812-7552-4088), Zulhendri, S.Ag., MM (0823-8311-6178), Muhanif, S.Ag. (0852-6415-7691), Rina Yusnita, SHI (0853-5508-7079), Indra Intisa, ST (0852-6544-3333), dan Muhardison, MPH (0812-6604-4022).
Adapun link pendaftaran dan format dokumen yang akan diunggah ada di link bawah ini : https://simzat.kemenag.go.id/.../portal_seleksi.../2026BLT1 (Syaiful Hanif)
Prioritas Pelajar, Payakumbuh Siapkan Moda Transportasi Ramah Lingkungan
Beritanda.net - Kembangkan transformasi modern, Walikota Zulmaeta bakal menyiapkan moda transportasi publik berbasis kendaraan listrik ramah lingkungan, dan rendah emisi di Kota Payakumbuh.
Tahap awal pengembangan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan transportasi pelajar sebelum diperluas menjadi layanan angkutan umum bagi masyarakat.
Kepastian program transportasi publik berbasis kendaraan listrik ini terungkap ketika Walikota Zulmaeta menerima kunjungan manajemen PT Zeven Metro International di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan H.R. Rasuna Said, Selasa (14/7/2026).
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut pertemuan yang telah dilaksanakan pada 9 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, PT Zeven Metro International mempresentasikan bus listrik berukuran medium berkapasitas hingga 22 penumpang sebagai salah satu alternatif pengembangan transportasi publik ramah lingkungan di Kota Payakumbuh.
Menurut Zulmaeta, Pemerintah Kota Payakumbuh mulai mengkaji pemanfaatan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya membangun sistem transportasi perkotaan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan mendukung pengurangan emisi karbon.
"Kota Payakumbuh ke depan direncanakan akan menggunakan moda transportasi ramah lingkungan. Langkah awal yang menjadi prioritas kami adalah untuk menunjang kebutuhan transportasi anak sekolah secara aman dan bebas emisi," kata Zulmaeta.
Ia menjelaskan, setelah layanan transportasi bagi pelajar dapat diwujudkan, pengembangan kendaraan listrik akan dilakukan secara bertahap untuk mendukung layanan angkutan umum sehingga masyarakat memperoleh akses transportasi yang lebih aman, nyaman, efisien, dan ramah lingkungan.
Zulmaeta menilai karakteristik Kota Payakumbuh yang memiliki wilayah relatif kompak dengan jarak tempuh antarpusat aktivitas sekitar 10 kilometer menjadi keunggulan dalam penerapan transportasi publik berbasis kendaraan listrik.
"Kota Payakumbuh ini wilayahnya tidak terlalu luas. Untuk rute perjalanan di dalam kota rata-rata hanya berkisar sekitar 10 kilometer," ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut mendukung efisiensi operasional kendaraan listrik sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk mengkaji kebutuhan infrastruktur pendukung, aspek operasional, serta skema implementasi yang sesuai dengan karakteristik Kota Payakumbuh.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Payakumbuh bersama PT Zeven Metro International juga membahas peluang kolaborasi, efisiensi operasional, kesiapan infrastruktur pendukung, serta langkah-langkah implementasi transportasi publik berbasis kendaraan listrik sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi perkotaan di Kota Payakumbuh.
Melalui pengembangan transportasi publik berbasis kendaraan listrik, Wali Kota Zulmaeta berharap masyarakat Payakumbuh ke depan dapat menikmati layanan transportasi yang lebih aman, nyaman, efisien, dan ramah lingkungan sekaligus memperkuat upaya mewujudkan kota yang rendah emisi, berkelanjutan, dan memiliki kualitas pelayanan publik yang semakin baik. (MC)
Editor : melatisan
Tag :Baznas Dharmasraya, Buka Pendaftaran, Seleksi Capim, Masa Bhakti 2026-2030, Ini Syaratnya
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
BUPATI ANNISA JUMPA MENTERI PKP BAHAS PROGRAM 3 JUTA RUMAH UNTUK DHARMASRAYA
-
WABUP LELIARNI HADIRI PELANTIKAN DPC PERWATUSI DAN GEBYAR HLUN KE-30 TAHUN
-
GERCEP, PEMKAB DHARMASRAYA TANGGAP CEPAT PERBAIKAN JEMBATAN MAMORA DI RANAH PALABI TIMPEH
-
HUT BHAYANGKARA KE-80 TAHUN. KOMUNITAS OJEK TERIMA BANTUAN BAHAN POKOK DARI POLRES DHARMASRAYA
-
MENYAMBUT HUT BHAYANGKARA KE-80, POLRES DHARMASRAYA SERAHKAN BANTUAN SOSIAL KE PONOES
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908