HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PAYAKUMBUH
- Rabu, 3 Juni 2020
Bantu Warga Miskin Terdampak Covid-19, PDAM Payakumbuh Gratiskan Pembayaran Dua Bulan
Payakumbuh (Minangsatu) - PDAM Kota Payakumbuh ikut berkontribusi dalam situasi wabah Covid-19 ini. Pelanggan dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) serta pelanggan sosial umum (rumah ibadah) digratiskan pembayaran rekening airnya selama dua bulan, untuk April dan Mei 2020.
Walikota H. Riza Falepi selaku pejabat sementara Direktur Utama PDAM Payakumbuh didampingi Kabag Adm & Keuangan Desmita Chan, di Balaikota Payakumbuh, Selasa (19/5), menginformasikan, jumlah pelanggan kategori rumah tangga A berasal dari MBR dan rumah ibadah itu, mencapai 6.623 sambungan rumah (SR) dan rumah ibadah 362 SR.
Pembebasan beban air bersih terhadap masyarakat miskin dan rumah ibadah itu, bentuk kepedulian PDAM terhadap masyarakat yang terdampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19. Diperkirakan, PDAM sudah membantu ketiga kategori pelanggan dimaksud, dengan total dana sekitar Rp689.559.600.
Menurut Riza Falepi, PDAM Payakumbuh saat ini statusnya type B, dengan total pelanggan 31.104 SR atau sudah mencapai 98,59% pelayanan. Hanya 1,41% lagi yang belum terlayani oleh PDAM. Terutama, daerah pinggiran yang belum terjangkau jaringan pipa PDAM.
Dalam hal pelayanan itu, Payakumbuh satu-satunya kota atau kabupaten tertinggi di Indonesia angkanya. Target walikota. satu atau tiga tahun ke depan, pelayanan air bersih di kota ini sudah mencapai 100%.
Walau begitu, kata walikota, dalam hal pelayanan ini, masih ada suara-suara miring yang dialamatkan warga ke PDAM. Karena, pada jam-jam sibuk, kucuran air pada rumah warga masih belum maksimal. Tapi, pihak PDAM tetap mencari solusi terbaik, terutama dengan menekan angka kebocoran dan memperbaiki jaringan pipa yang rusak. Selain meningkatkan kapasitas sumber air di daerah aliran Sungai Batang Agam.
Kebijakan memberikan gratis rekening air kepada warga terdampak Covid-19, dikatakan walikota, bakal berimbas kepada pendapatan PDAM. Diperkirakan, sekitar 25% pendapatan PDAM bakal anjlok untuk penerimaan asli daerah.
Tapi, dalam situasi pandemi Covid-19, tidak ada istilah kejar target pendapatan. Yang ada, melakukan tindakan antisipatif Covid-19, agar warga kota yang diserang virus corona dapat di-minimalisir. Dan warga terdampak Covid-19 dapat dibantu beban hidup mereka, tegas walikota.
Editor : sc.astra
Tag :#pdamPayakumbuh #gratisPembayaran #covid19 #wargaTerdampak
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
3.280 ANAK PAUD IKUTI GEBYAR PAUD SE KOTA PAYAKUMBUH
-
PULUHAN RIBU PASANG MATA TERPUKAU SAKSIKAN PAWAI ALEGORIS DI KOTA PAYAKUMBUH
-
DUTA GENRE BUKAN SEKADAR AJANG KOMPETISI REMAJA, TAPI INVESTASI DAERAH BANGUN SDA UNGGUL
-
PASAR SEMBAKO MURAH WANITA KHADIJAH ZAMAN NOW DISERBU MASYARAKAT PAYAKUMBUH
-
GELAR TRADISI BAADOK-ADOK, KETUA DPRD PAYAKUMBUH APRESIASI ANAK NAGORI KOTO NAN GODANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG