HOME EKONOMI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Rabu, 30 Maret 2022
Antisipasi Inflasi, Bank Indonesia Dukung Program Pemprov Sumbar
Padang (Minangsatu) - Dalam rangka menyampaikan perkembangan perekonomian di Sumatera Barat sampai akhir tahun 2021, juga memberikan rekomendasi, usulan serta strategi untuk meningkatan laju ekonomi pada tahun 2022, BI Sumbar menggelar diseminasi laporan perekenomian di Aula Anggun Nan Tongga, Kantor Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat, (29/3).
Dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Kepala BI perwakilan Sumbar Wahyu Purnama, Kadispar Prov. Luhur Budianda, Ketua Badan Promosi Pariwisata Sumbar Sari Lenggogeni, Sekjen PHRI Maulana Yusran, serta pimpinan OPD lainnya, termasuk akademisi, pimpinan perbankan, asosiasi, dan pelaku usaha pariwisata, gelaran strategis itu utamanya membahas upaya-upaya untuk percepatan ekonomi dan antisipasi inflasi di tahun 2022.
Pada tahun 2021, Sumatera Barat berhasil menjadi pengendali inflasi terbaik di Sumatera dengan angka inflasi sebesar 1,4%, namun hingga Maret 2022 ini inflasi Sumbar sudah cukup tinggi, yaitu 2,7%. Meningkatnya angka ini harus segera diantisipasi dengan strategi yang bisa menahan laju inflasi dengan tepat, salah satunya optimalisasi sektor pertanian dan pariwisata.
“Salah satu upaya dalam penanganan inflasi ini, dapat dimulai dari toko tani yang ada, agar lebih dioptimalkan. Selain itu harus ditingkatkan juga pariwasata untuk mendorong terbentuknya pasar industri kreatif dan UMKM dalam percepatan ekonomi dan pengendalian laju inflasi,” ucap Wahyu Purnama Kepala BI perwakilan Sumatera Barat.
Sementara itu menurut Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, disamping fokus dalam pemulihan, sektor pertanian memang harus segera distabilkan karena Sumatera Barat merupakan provinsi pemasok. Namun, tidak terpaku dengan hal itu, dia juga telah menyiapkan program-program pariwisata sebagai langkah lainnya dalam mengejar pertumbuhan ekonomi.
“Mengingat pertumbuhan ekonomi triwulan ke-empat di tahun 2021 terus menunjukan perbaikan sebesar 4,38% (yoy) dibanding triwulan ke 3 sebesar 3,31% (yoy), hal ini seiring meningkatnya mobilitas sehubungan dengan menurunnya level PPKM beberapa kota, serta meningkatnya tingkat vaksinasi di Sumatera Barat,” Audy mengungkapkan.
Untuk itu, dalam rangka mendorong dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat, maka pencanangan Visit Beautiful West Sumatera 2023 yang sudah sering digadang-gadang sebagai wujud inovasi dan kreatifitas dalam mendongkrak ekonomi lewat sektor pariwisata harus disukseskan.
“Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk menggelar event-event nasional maupun internasional, dikarenakan kita memiliki infrastruktur yang mendukung, salah satunya rute penerbangan internasional yang akan dibuka kembali, terutama Kuala Lumpur-Padang, as soon as possible,” Lanjut Audy.
Dengan pembukaan kembali penerbangan Kuala Lumpur diharapkan bisa menjadi pendorong pariwisata, peningkatan perekenomian sekaligus upaya menahan laju kebaikan inflasi di Sumatera Barat.*
Editor : Benk123
Tag :#wagub sumbar, #audy joinaldy, #bi
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
APINDO SIAP BERSINERGI DENGAN PEMPROV SUMBAR, BANTU UMKM NAIK KELAS SESUAI IMBAUAN GUBERNUR
-
DONNY OSKARIA INGATKAN PEMPROV SUMBAR PERCEPAT INVESTASI DAN INFRASTRUKTUR STRATEGIS
-
WAGUB VASKO DORONG INVESTASI PADAT KARYA, SUMBAR TARGETKAN RP13,3 TRILIUN DI 2027
-
KEJAR PERTUMBUHAN 6,9 PERSEN, SUMBAR DORONG PENGUATAN INVESTASI DAN HILIRISASI EKONOMI
-
TERBUKTI MAMPU DONGKRAK UMKM LOKAL, PEMPROV SUMBAR TARGETKAN 10 NAGARI CREATIVE HUB BARU PADA TAHUN 2026
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA