HOME EKONOMI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Senin, 3 Agustus 2026
Jelang Penerbitan Sukuk Daerah, Pemprov Sumbar Siapkan SDM Pengelola Pembiayaan Daerah Lewat Pelatihan DMU
Jelang Penerbitan Sukuk Daerah, Pemprov Sumbar Siapkan SDM Pengelola Pembiayaan Daerah Lewat Pelatihan DMU
Padang (Minangsatu) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus berupaya memperkuat kapasitas aparatur dalam mengelola pembiayaan pembangunan daerah. Salah satunya, itu dilakukan melalui pelatihan Debt Management Unit (DMU).
Pelatihan yang berlangsung hingga 7 Agustus 2026 itu, merupakan hasil kolaborasi Pemprov Sumbar dengan Asian Development Bank (ADB) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bappeda Sumbar, Senin (3/8/2026).
Gubernur Mahyeldi menegaskan, pembentukan DMU merupakan langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia yang mampu merancang dan mengelola pembiayaan pembangunan daerah secara profesional, sehingga pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD.
Menurutnya, saat ini kebutuhan pembangunan daerah terus meningkat, baik untuk infrastruktur, pendidikan, kesehatan, penguatan konektivitas, maupun penanganan bencana. Di sisi lain, kemampuan fiskal daerah memiliki keterbatasan sehingga diperlukan inovasi dalam mencari sumber pembiayaan yang tetap mengedepankan tata kelola yang baik dan prinsip kehati-hatian.
“Daerah tidak cukup hanya menjadi pengelola APBD, tetapi juga harus mampu merancang strategi pembiayaan pembangunan secara profesional, inovatif, dan akuntabel. Agar kebutuhan daerah dapat terpenuhi secara proporsional,” katanya.
Mahyeldi menjelaskan, salah satu alternatif pembiayaan yang tengah dipersiapkan Pemprov Sumbar adalah penerbitan Sukuk Daerah pada 2027. Keberadaan DMU diharapkan menjadi motor utama dalam menyiapkan seluruh proses tersebut, mulai dari perencanaan hingga pengelolaan pembiayaannya.
Selain mendukung penyusunan skema pembiayaan, DMU juga diharapkan mampu membangun kepercayaan pemerintah pusat, regulator, investor, dan masyarakat terhadap kredibilitas pengelolaan keuangan daerah.
Sementara itu, Asisten Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Yuli Sri Wilanti mengatakan pihaknya mengapresiasi komitmen Pemprov Sumbar dalam persiapan pembentukan DMU dan penerbitan Sukuk Daerah.
Ia menjelaskan, selama lima hari pelatihan, peserta akan mendapatkan materi mengenai regulasi pembiayaan daerah, kelembagaan DMU, pemilihan proyek yang layak dibiayai, strategi pengelolaan utang, manajemen risiko, hingga mekanisme penerbitan Sukuk Daerah.
“Harapan kami, SDM yang dibentuk melalui pelatihan ini mampu mengelola pembiayaan daerah secara profesional dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan pembiayaan pembangunan yang inovatif,” ujarnya.
Deputi Country Director Indonesia Resident Mission Asian Development Bank (ADB), Kania Satwika Dipora menegaskan komitmen ADB untuk terus mendukung peningkatan kapasitas pemerintah daerah dalam mengembangkan alternatif pembiayaan pembangunan. Menurutnya, pembentukan DMU akan memperkuat tata kelola pembiayaan daerah agar lebih transparan, kredibel, dan berkelanjutan.
Diketahui, Pelatihan DMU tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Keuangan, Bappenas, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Asian Development Bank.
Melalui pelatihan ini, Pemprov Sumbar menargetkan terbentuknya tim DMU yang mampu mengelola pembiayaan pembangunan daerah secara profesional sebagai bagian dari persiapan penerbitan Sukuk Daerah pada 2027.
Editor : ranof
Tag :#Pelatihan DMU di Sumbar #Apbd #Gubernur Mahyeldi #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
CALON PIMPINAN BAZNAS SUMBAR MASUK TAHAP UJI KOMPETENSI, 52 PESERTA LOLOS ADMINISTRASI
-
PEMPROV SUMBAR PERCEPAT REHABILITASI PASCABENCANA, OPTIMALKAN DANA TAMBAHAN TKD 534 MILIAR
-
MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DORONG GUBERNUR MAHYELDI MERAWAT POTENSI HUTAN DI SUMBAR UNTUK MENGEMBANGKAN PERDAGANGAN KARBON
-
WAGUB VASKO HARAPKAN PENGURUS BARU DEKOPINWIL SUMBAR JADI MOTOR TRANSFORMASI KOPERASI MODERN
-
"NIKMATI WISATA DI PASAR ATEH BUKITTINGGI, DAN JAGA KEBERSIHANNYA," UJAR GUBERNUR MAHYELDI
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
-
MENJAGA NILAI ABS-SBK DI TENGAH FENOMENA LGBT DI SUMATERA BARAT: ANTARA TANTANGAN SOSIAL, MORAL, DAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA
-
MENZIARAHI AKAR SEJARAH SEMEN PADANG FC DI LAWANG