HOME VIRAL UNIK

  • Senin, 18 Januari 2021
Uniknya Alek Putri Prof Syahrial Bakhtiar, Pelaminan Terapung
Kedua mempelai Shinta dan Andre bersama kedua orang tua dalam suasana Alek Gadang khas Minang, di Padang.

Padang (Minangsatu) - Pihak keluarga Prof Dr. H Syahrial Bakhtiar, MPd - Hj Rindawati, MPd dan pihak keluarga Dr H Supriadi, MSi- Dr Hj Azizah Aziz, MSi, sejak Jumat hingga Minggu (15-17/1/2021), Baralek Gadang atau menggelar pesta upacara pernikahan berskala besar perpaduan budaya khas Minang dan khas Sunda.

Anak perempuan Syahrial Bakhtiar-Rindawati; dr Shinta Kartika Sari menikah dengan Andre Abdurrahim Prizasaputra, S.Sos, putra dari Supriadi-Azizah Aziz.

Tradisi budaya upacara perkawinan Shinta dan Andre menarik disaksikan. Betapa tidak. Baralek Minang dengan beragam pertunjukan khas Minang yang unik dan sarat makna dikolaborasikan dengan khas Sunda.

Bukan hanya itu, upacara perkawinan anak ketiga Syahrial Bakhtiar-Rindawati dilangsungkan bukan di tempat biasa, seperti di rumah atau di gedung yang megah. Namun dilangsungkan di obyek wisata keluarga yang sejuk, nyaman dan asri yakni Taman Rekreasi ABG Water Park, tepatnya di Kelurahan Aia Dingin Balai Gadang Kec. Koto Tangah.

Sehari sebelum Akad Nikah, terlebih dahulu dilangsungkan Syukuran Keluarga usai Shalat Jumat. Malamnya dilanjutkan dengan Malam Bainai, tradisi budaya khas Minang bagi pengantin. Sabtu (16/1) pagi menjelang siang dilaksanakan upacara Akad Nikah, yang menghadirkan Ketua Badan Kehormatan DPD RI, H Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa berlangsung dengan protokoler kesehatan yang ketat.

Pada hari kedua alek ini, rangkaian adat Sunda disuguhkan dengan apik yakni, mapag panganten Saweran, bakar harupat, nincak endog, buka pintu, huap lingkung yang diakhiri dengan pelepasan merpatih dan rampak kendang.

Resepsi baralek-nya di ABG Waterpark, Jalan Lubuk Minturun, Kota Padang ini menggunakan pelaminan pengantin yg dirancang oleh Humaira, terlihat seakan terapung di kolam utama ABG Waterpark. Pelaminan khas minang berwarna dominan merah dan emas menjadi perhatian tamu dan undangan yang hadir, karena berada diatas air dan terlihat megah. Terdengar pula alunan talempong, alat musik khas Minang, yang dimainkan oleh beberapa orang seniman. Pada resepsi pernikahan Shinta dan Andre, ini juga dimainkan musik Bands PU Sumbar.

Para tamu yang datang, di samping pejabat dan pegawai dari UNP dan kalangan pemerintahan baik dari Sumbar dan Jakarta, juga tokoh-tokoh masyarakat Sumbar, karena Syahrial Bakhtiar merupakan seorang dosen yang memiliki pergaulan luas, baik dari kalangan keolahragaan dan kependidikan maupun kepemudaan.

Terlihat mantan Wakil Mendikbud dan Rektor Unand, Prof Musliar Kasim dan Prof Tafdil, Kadispora dan Kadis Diknas Sumbar, Bupati Padang Pariaman terpilih Suharti Bur, Wali Kota Padang, Genius Umar, termasuk beberapa rekan sealumni Syahrial Bakhtiar di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, seperti Tarmizi Mawardi, yang jauh-jauh datang dari New York City, Amerika dan juga beberapa Dirjen serta Irjen Kemendesa.


Wartawan : Ag
Editor : ranof

Tag :#Alek khas minang#Budaya sunda#Pelaminan terapung#Syahrial bakhtiar#