HOME OPINI DIDAKTIKA

  • Jumat, 2 Juli 2021
Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah yang Efektif dan Kaitannya dengan Kualitas SDM Guru dan Peserta Didik
Yudesra

Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah yang Efektif dan Kaitannya dengan Kualitas SDM Guru dan Peserta Didik


Oleh Yudesra
(Mahasiswa Pasca Sarjana, Manajemen Pendidikan Islam-MPI, IAIN batusangakar)


Menurut UU No. 20 Tahun 2003 pasal 1 ayat 1, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Dengan kata lain, pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Usaha untuk mencapai tujuan pendidikan di atas bukanlah sesuatu yang mudah, namun diperlukan upaya yang optimal dalam penyelenggaraan pendidikan agar dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas. Kualitas dan kuantitas pendidikan yang dilakukan pada saat ini akan menentukan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) di masa datang.

Pengembangan sumber daya manusia sangat terkait dengan kegiatan perencanaan, program pengembangan, pelaksanaan dan pengendalian serta pengawasan terhadap sumber daya manusia. Memberi kesempatan belajar kepada guru yang dibarengi dengan asumsi bahwa hasil yang dicapai adalah positif, pada prinsipnya telah memberikan peluang terhadap peningkatan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Proses belajar hanyalah akan memberi seseorang suatu potensi untuk melakukan sesuatu pekerjaan dengan cara atau metode yang berbeda dan dengan kualitas yang lebih baik (Mulyasa 2004: 4). Lebih jauh, penataan SDM perlu diupayakan secara bertahap dan berkesinambungan melalui sistem pendidikan yang berkualitas baik pada jalur pendidikan formal, informal, maupun non formal, mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi. Dalam hal ini, jabatan Kepala Sekolah memegang peranan sentral dalam mencapai dan optimalisasi proses peningkatan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) tersebut.

Menurut Wahyusumidjo (2001:82), Kepala Sekolah adalah seorang guru yang diangkat untuk menduduki jabatan struktural di sekolah yang ditugaskan untuk mengelola sekolah. Keberhasilan sekolah adalah keberhasilan kepala sekolah. Kepala Sekolah memegang peranan penting dalam mempengaruhi dan mengarahkan porsenil sekolah yang ada, agar dapat bekerja sama dalam mencapai tujuan sekolah. Kinerja guru dalam suatu wujud pelaksanaan tugas mendidik para peserta didik ditentukan oleh motivasi kerja. Perilaku kepemimpinan kepala sekolah yang efektif mempengaruhi kinerja guru. Kepala sekolah memiliki peran sebagai pemimpin di sekolahnya dan bertanggung jawab dan memimpin proses pendidikan di sekolahnya, yang berkaitan dengan peningkatan mutu sumber daya manusia, peningkatan profesionalisme guru, karyawan dan semua yang berhubungan dengan sekolah dibawah naungan kepala sekolah. Peran kepala sekolah sebagai pemimpin mencerminkan tanggung jawab kepala sekolah untuk menggerakkan sumber daya yang ada di sekolah. Fungsi kepemimpinan amat penting sebab disamping sebagai penggerak juga berperan sebagai kontrol segala aktifitas guru (dalam rangka peningkatan profesional mengajar), staff, siswa dan sekaligus untuk meneliti persoalan-persoalan yang timbul di lingkungan sekolah (Wahyosumidjo. 2001:90).
Peran utama kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan adalah menciptakan situasi belajar mengajar sehingga guru- guru dapat mengajar dan peserta didik dapat belajar dengan baik.

Dalam melaksanakan peran tersebut, kepala sekolah memiliki tanggung jawab ganda yaitu melaksanakan administrasi sekolah sehingga tercipta situasi belajar mengajar yang baik, dan melaksanakan supervisi sehingga guru-guru bertambah dalam menjalankan tugas-tugas pengajaran dan dalam membimbing pertumbuhan peserta didik. 

Kepala sekolah yang memiliki kemampuan memimpin yang baik ditandai dengan mampu menjalankan fungsi sebagai pendidik, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator dan motivator secara maksimal. Kepala sekolah memiliki peran sebagai pemimpin di sekolahnya dan bertanggung jawab dan memimpin proses pendidikan di sekolahnya, yang berkaitan dengan peningkatan mutu sumber daya manusia, peningkatan profesionalisme guru, karyawan dan semua yang berhubungan dengan sekolah dibawah naungan kepala sekolah.

Diantara kompetensi yang wajib dimiliki seorang kepala sekolah untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal (Slamet PH (2002) adalah  kepala sekolah harus memiliki wawasan ke depan (visi) dan tahu tindakan apa yang harus dilakukan (misi) serta paham benar cara yang akan ditempuh. Visi kepala sekolah akan sangat menentukan kearah mana lembaga pendidikan itu dibawa. Selain itu, karakter pribadi penyandang jabatan kepala sekolah mesti memenuhi unsur-unsur seorang pemimpin atau leader, seperti jujur, mampu berkomunikasi dengan baik, bersikap adil, memiliki kemampuan manajemen yang baik, hebat dalam memotivasi, mampu membangun team work, serta antusiasme terhadap ide, kreatifitas, dan aspirasi dari para guru.

Pada akhirnya, kualitas SDM pendidik dan peserta didik dipengaruhi oleh kualitas proses PBM yang dijalankan di sebuah institusi pendidikan. Sedangkan, kualitas proses ditentukan oleh kepemimpinan seorang Kepala Sekolah. Hal di atas seperti anak sungai yang saling berkaitan satu dengan lainnya yang kalau ditarik maka ketercapaian tujuan pendidikan nasional adalah muaranya. Sebagaimana yang termaktub dalam pasal 3 Undang-undang No. 20 Tahun 2003 yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.


Tag :#PerilakuKepemimpinan #KepemimpinanKepalaSekolah #KepemimpinanEfektif