- Kamis, 19 Agustus 2021
18.514 Warga Kota Solok Telah Divaksin
Solok, (Minangsatu) – Pemerintah Kota Solok telah memvaksin sebanyak 18.514 warga untuk dosis pertama atau sebesar 32,46, sedangkan untuk dosis kedua baru mencapai 9.429 warga atau sebesar 16,53 persen.
Demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Ardinal dalam rapat evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Solok bersama jajaran pejabat Dinas Kesehatan, di Aula Kantor Dinas setempat, Rabu (18/8/21) sore.
Ia menjelaskan wakau masih aman dan tidak akan mengurangi efektivitas vaksinasi pertama, namun harus menjadi tujuan tindak lanjut agar masyarakat yang telah diberikan vaksin pertama dapat kembali ke pelayanan kesehatan untuk mendapatkan dosis kedua agar imunitas yang didapatkan menjadi lebih optimal dalam melawan virus Covid-19.
“Untuk vaksin pertama merek Sinovac jarak penyuntikan ke vaksin kedua selama 28 hari, sedangkan untuk vaksin AstraZeneca, rentang vaksin pertama dan kedua disarankan berjarak 2-3 bulan. Hal tersebut harus diberitahukan dan dingatkan kepada penerima vaksinasi,” ujarnya.
Masyarakat saat ini telah menyadari arti vaksin, bahkan kedepannya perlu penyebarluasan informasi agar pelaksanaan vaksin kefua dapat mencapai sasaran.
Hal itu kata Ardinal butuh bantuan dan kerjasama lintas sektoral dan program melalui petugas Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel) termasuk Ketua RT dan RW tempat masyarakat penerima vaksin berdomisili.
Sekarang, lanjut Plt Kadis Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Solok telah memasuki tahap ketiga dengan sasaran yang masyarakat umum, masyararakat rentan seperti ibu hamil, masyarakat dengan penyakit penyerta (komorbid) serta rentang usia 12 sampai dengan 18 tahun.
“Monitoring dan evaluasi perlu dilakukan untuk melihat sejauh mana cakupan vaksinasi Covid-19 serta kendala yang mungkin terjadi dalam pelaksanaannya di lapangan.” tambah Kadinkes mengakiri.*
Editor : Benk123
Tag :#kotasolok
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEJAK DIBUKA FEBRUARI LALU, JUMLAH PASIEN RAWAT INAP DI RSUD SERAMBI MADINAH MENINGKAT
-
BPOM PADANG GELAR KOORDINASI KEGIATAN KIE DI KOTA SOLOK
-
BPOM SUMATERA BARAT LAKUKAN PEMERIKSAAN MAKANAN DAN MINUMAN DI AREA PASAR PABUKOAN KOTA SOLOK
-
KADIS KESEHATAN ELVI ROSANTI: EMPAT STRATEGI MENURUNKAN AKI,AKB DAN STUNTING DI KOTA SOLOK
-
DIBANTU KEMENKES RI, RSUD MUHAMMAD NATSIR SOLOK TELAH DILENGKAPI CATHETERUZATION LABORATORY
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026