HOME SOSIAL BUDAYA RANTAU
- Sabtu, 19 November 2022
1000 Penabuh Kompangan Kota Jambi Berhasil Tercatat Pada Museum Rekor Indonesia
Minangsatu (Jambi) : Sebanyak 1000 penabuh alat musik kompangan kota Jambi berhasil tercatat pada Museum Rekor Indonesia (MURI), Sabtu, (19/22/2022). Acara yang digelar Pemkot Jambi di Kawasan Tugu Keris Siginjai Kotabaru tersebut tak hanya berhasil mencatatkan rekor Nasional tapi juga menjadi catatan rekor dunia dengan kategori penabuh alat musik tradisonal kompangan dengan peserta terbanyak.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi Maryati menyebut kegiatan ini adalah yang pertama kali diadakan di kota jambi. Peserta penabuh kompangan merupakan peserta terpilih yang merupakan perwakilan dari tiap kecamatan yang ada di kota jambi.
Menurut Maryati, Selain untuk melestarikan seni tabuh kompangan, Kegiatan ini juga ditujukan untuk menangkat kesenian melayu yang sudah ada. "Kita ingin mengangkat seni kompangan ini agar dikenal lebih luas lagi," ujarnya.
Walikota Jambi Syarif Fasha menambahkan acara ini dapat terlaksana berkat kerja sama dari berbagai pihak. Ia berharap mudah-mudahan acara ini dapat terus berlanjut ditahun yang akan datang.
"Saya berharap, ke depannya alat musik kompangan ini dapat berkolaborasi dengan alat musik lainnya, sehingga dapat menghasilkan suatu kesenian yang menjadi ciri khas dari kota jambi yang dapat dikenal di dunia Internasional, " ujar Fasha.(*)
Editor : Benk123
Tag :#jambi, #kompangan
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEREBUTAN PENGARUH KINI MERAMBAH RUANG INFORMASI, GUBERNUR LEMHANAS INGATKAN PERAN PERS
-
KEDATANGAN KHAFILAH SUMBAR DISAMBUT IKM SEMARANG DENGAN TARIAN MINANG DAN SUGUHAN JAMU
-
KAPOLRES TAPIN PIMPIN LANGSUNG PENANGANAN KARHUTLA DI SUNGAI RUTAS HULU
-
REFLEKSI 81 TAHUN INDONESIA MERDEKA: FWK INGATKAN AGAR PEMERINTAH KIAN PEKA TERHADAP KERESAHAN MASYARAKAT
-
TUNDRA MELIALA MUNDUR DARI KETUA UMUM AMKI, DADANG RACHMAT JADI PLT
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU