HOME SOSIAL BUDAYA KOTA BUKITINGGI

  • Kamis, 12 Mei 2022
Wawako Marfendi Bersyukur Ibadah Haji Dimulai Setelah Ditunda 2 Tahun Karena Pandemi Covid-19
Wawako Bukittinggi Marfendi bersama angota DPD RI Muslim yatin dan Jajaran Kamenag Bukittinggi (11/05/2022)

Bukittinggi (Minangsatu) - Wakil Walikota Bukittinggi, Marfendi, bersyukur atas akan dimulainya kembali pelaksanaan ibadah haji, setelah ditunda 2 tahun terakhir karena pandemi covid-19.

"Mudah-mudahan pelaksanaan haji pertama setelah covid ini bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada hal-hal yang tidak baik selama dalam pelaksanaan haji disana," harap Marfendi.saat menerima Kunjungan anggota DPD RI Muslim Yatim di kantor Kamenag Bukittinggi, Rabu (11/05/2022).

Kunjungan anggota DPD RI tersebut dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2019 tentang haji dan umrah tahun 2022.

Anggota DPD RI Muslim Yatim dari daerah pemilihan Sumatera Barat ini berharap, pelaksanaan haji tahun 2022 ini tidak menjadikan Vaksinasi Covid-19 Booster sebagai salah satu syarat keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) ke tanah suci Mekkah, Arab Saudi.

"Kita berharap demikian, agar CJH tak ada terkendala keberangkatan gara gara belum divaksinasi covid 19 booster," tegas Musli.

Dijelaskan, agar vaksinasi covid19 booster tidak jadi salah satu persyaratan berangkat haji, akan disampaikannya langsung ke Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas.

"Kita akan temui pak menteri saat di Jakarta nanti. Mudah-mudahan keberangkatan CJH tanpa vaksinasi covid19 booster tidak di tahun ini," paparnya.

Muslim M. Yatim juga berharap Jama'ah yang akan berangkat menunaikan ibadah haji agar betul betul istithaah, yang diartikan, kemampuan Jemaah Haji secara jasmaniah, ruhaniah, pembekalan dan keamanan untuk menunaikan ibadah haji tanpa menelantarkan kewajiban terhadap keluarga.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Bukittinggi Tri Andriani Djusair mengaku bersyukur dan rasa tersanjung atas kunjungan dari anggota DPD dan Wakil Wali Kota Bukittinggi ke Kemenag Bukittinggi.

Tri Andriani Djusair mengatakan, kuota haji tahun 2022 ini untuk wilayah Sumatera Barat sebanyak 2.093 jemaah.

Sementara untuk kota Bukittinggi data awal sebanyak 121 jemaah, setelah dilakukan verifikasi data ada jemaah yang tunda berangkat dengan berbagai alasan, dan bahkan ada yang telah meninggal dunia, yang perlimpahan porsinya belum memenuhi syarat pada usia yang dilimpahkan, akhirnya jadi 106 jemaah.

"Dari 106 jemaah naik cadangan 10 orang, sehingga menjadi 116 jemaah," terangnya.

"Kita sudah mempersiapkan dokumen Haji Jamaah, melakukan percepatan pembaharuan paspor jamaah yang expired, melakukan bimbingan manasik haji sepanjang tahun yang dikemas dengan Bukittinggi Mabrur (Bukittinggi menyapa berhaji dan umrah ala Rasul) dengan materi bimbingan manasik haji pada kondisi normal dan bimbingan manasik haji masa pandemi, mensosialisasikan kepada Jamaah kebijakan Pemerintah Arab Saudi terkait pembatasan usia di bawah 65 tahun imbas covid 19, mendorong jamaah untuk melakukan vaksin covid 19 secara lengkap dan memberikan motivasi dengan sentuhan agama bahwa haji adal panggilan Allah," ujarnya.

Disisi lain Kakan Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi yang sedang mengikuti kegiatan lain menyampaikan terima kasih atas kunjungan senator asal Sumatera Barat ini bersama Wakil Wali Kota Bukittinggi.

"Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan anggota DPD RI dalam rangka melaksanakan tugas pengawasan pelaksanaan Undang Undang Nomor 8 tahun 2019 tentang haji dan umrah tahun 2022 di Kemenag Kota Bukittinggi sekaligus menjaring aspirasi. Mudah-mudahan kedatangan beliau bisa menjadi motivasi bagi Kemenag Kota Bukittinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya dalam bidang haji dan umrah," tuturnya.*


Wartawan : Anasrul
Editor : Benk123

Tag :#bukittinggi