HOME KESEHATAN PROVINSI SUMATERA BARAT
- Jumat, 23 Juli 2021
Wali Nagari Diminta Maksimalkan 4 Fungsi Posko Penanganan COVID-19
Sijunjung (Minangsatu) - Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy meminta kepada Wali Nagari, Lurah dan Kepala Desa di provinsi itu untuk memaksimalkan 4 fungsi posko penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing.
"Empat fungsi itu masing-masing fungsi pencegahan, penanganan, pembinaan dan fungsi pendukung," katanya saat melaksanakan zoom meeting dengan Wali Nagari se-Sumatera Barat dalam rangka kebijakan PPKM Mikro Darurat untuk penanganan Covid-19 tingkat Nagari/Desa dan kelurahan, di Ruang Rapat Kantor Bupati Sijunjung, Kamis (22/7/2021), sebagaimana dilaporkan Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Jumat (23/7)..
Ia menerangkan fungsi pencegahan erat kaitannya dengan sosialisasi bahaya Covid-19, sosialisasi tentang pelaksanaan PPKM hingga memberikan fasilitasi pengadaan masker handsanitizer dan mendorong masyarakat agar taat protokol kesehatan. Fungsi penanganan adalah bermuara pada penyediaan fasilitas-fasilitas untuk penanganan Covid-19 seperti ruang isolasi mandiri bagi warga di Nagari.
Kemudian fungsi pembinaan diantaranya memberikan pemahaman bahwa pelanggar protokol kesehatan bisa dikenai sanksi denda, kerja sosial, bahkan pidana sesuai dengan Peraturan Daerah yang ada. Sementara fungsi pendukung adalah penyediaan data tentang masyarakat yang terpapar Covid serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam hal penanganan penyebaran virus tersebut.
Intinya kata wakil gubernur adalah penanganan di hulu yaitu itu pada masyarakatnya yang harus taat kepada protokol kesehatan agar penyebaran virus bisa dikendalikan.
"Di hilir sudah kita upayakan seperti penambahan tempat tidur untuk pasien Covid-19, penyediaan oksigen hingga sanksi. Sekarang kita harus memperketat di hulunya yaitu masyarakat agar didorong untuk terus taat pada protokol kesehatan," ujarnya.
Iya juga mengingatkan agar Wali Nagari/Lurah dan kepala desa agar waspada jika terjadi lonjakan kematian yang tidak biasa di daerah masing-masing. Kondisi itu bisa jadi indikasi bahwa penyebaran Covod-19 sedang meningkat di daerah itu tetapi pasien tidak dibawa ke rumah sakit dan hanya dirawat di rumah sendiri.
Kondisi seperti itu menurutnya terjadi di Jawa dan Bali. Banyak yang meninggal di rumah saat isolasi secara mandiri. Sedapat-dapatnya hal itu tidak terjadi di Sumatera Barat, karena itu perlu deteksi dini di tingkat nagari/desa atau kelurahan.
Dalam kegiatan itu Wakil Gubernur didampingi oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, Wakil Bupati Sijunjung, H. Irdatillah, Kepala Dinas PMD Provinsi Sumbar, Syarizal Ucok, serta diikuti oleh Walinagari se Sumbar di tempat masing-masing.
Editor : ranof
Tag :#Penanganan Covid-19 di Nagari#4 Fungsi Posko Covid-19 di Nagari#Wakil Gubernur#Sumbar#Audy Joinaldy#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI HARAPKAN RSUD MOHAMMAD NATSIR SOLOK PERTAHANKAN AKREDITASI PARIPURNA DAN TINGKATKAN PELAYANAN
-
GUBERNUR MAHYELDI PERKUAT KOLABORASI LINTAS SEKTOR, TAK BOLEH ADA PASIEN TERLANTAR
-
PENGUATAN LAYANAN MATA DI SUMBAR, GUBERNUR DORONG JEJARING PENGAMPUAN UNTUK PERLUAS AKSES KESEHATAN
-
OPERASI PENYAKIT JANTUNG BAWAAN ANAK DI RS M JAMIL PADANG, DIPERKUAT DALAM TRANSFER ILMU DAN TEKNOLOGI OLEH PUSAT KESEHATAN KING SALMAN DAN RS HARAPAN KITA
-
GUBERNUR MAHYELDI DORONG GERAKAN DETEKSI DINI KANKER JADI PROGRAM BERSAMA
-
KEADILAN INSTAN: DIBALIK SERUAN “NO VIRAL NO JUSTICE”
-
DUA KEMENANGAN KABAU SIRAH, SAATNYA MERAJUT KEMBALI KEPERCAYAAN YANG SEMPAT RETAK
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL