HOME BIROKRASI KOTA PADANG PANJANG
- Kamis, 19 Mei 2022
Wako Fadly Minta Pimpinan OPD Untuk Peka Baca Tantangan Dan Peluang Di 2023
Pd. Padang Panjang. (Minangsatu) - Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran menegaskan, tahun 2023 merupakan RPJMD terakhir Kota Padang Panjang dibawah kepemimpinannya untuk rentang periode 2018_2023. Dua tahun belakangan, pandemi Covid_19 telah menjadi salah satu penghambat utama pelaksanaan RPJMD.
Maka itu, tahun 2021, dilakukan perubahan RPJMD untuk menyesuaikan target dengan kondisi Eksisting. Tidak ada pilihan lain, target akhir RPJMD yang sudah disesuaikan harus diselesaikan dengan membuat perencanaan yang matang sebagai kuncinya. Tegasnya, jajarannya harus peka baca tantangan dan peluang di 2023.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Fadly Amran, di hadapan peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop Penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Padang Panjang diikuti sejumlah pimpinan OPD dan Sekretaris Pemko Padang Panjang bertempat, di Hotel Mercure, Rabu (18/5/2022) malam, dan akan berlangsung hingga, Jumat (20/5/2022).
Ditekankan Fadly, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memahami apa saja target dan Visi Misi Pemerintah mulai dari Pusat hingga ke Daerah. Dengan begitu, arah pembangunan bisa terencana dan tersusun dengan baik. Untuk itu, segenap unsur Pemerintah di Kota Padang Panjang harus membenahi sektor-sektor unggulan. Misal, sektor perdagangan, industri dan pariwisata, tandas Fadly.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMKO TERTIBKAN SPANDUK DAN BOOTH PEDAGANG DI JALAN UTAMA KOTA PADANG PANJNANG
-
KADIS SOSIAL, WINARNO: PENERTIBAN GEPENG DILAKUKAN SECARA HUMANIS
-
PEMKO SEGERA PADANG PANJANG SALURKAN BANTUAN UNTUK 24 JIWA TERDAMPAK MUSIBAH KEBAKARAN
-
PEMKO PADANG PANJANG SALURKAN BANTUAN UNTUK KORBAN KEBAKARAN SUNGAI ANDOK
-
SAMPAH LIAR BERSERAKAN, WAWAKO ALLEX TURUN LAPANGAN
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN