HOME AGAMA KOTA PADANG

  • Sabtu, 27 Desember 2025

Ustadz Zen Hoki Ungkap Rahasia Lipat Ganda Pahala Di Bulan Rajab, Siapkan Diri Menuju Ramadan

Kompol H.Syafrizen SH Kasubdit Bhabinkamtibmas Dit Binmas Polda Sumbar
Kompol H.Syafrizen SH Kasubdit Bhabinkamtibmas Dit Binmas Polda Sumbar

Padang (Minangsatu) – Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Hal ini disampaikan Ustadz Zen Hoki (UZH) dalam Kultum Subuh Barokah yang digelar pada 27/12/2026, sebagaimana dirangkum dalam Kata Mutiara Hikmah untuk umat Muslim.

Ustadz Zen Hoki menjelaskan bahwa Bulan Rajab termasuk bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, bersama tiga bulan lainnya yakni Zulqaidah, Zulhijah, dan Muharram. Pada bulan-bulan tersebut, pahala amal ibadah dilipatgandakan dan umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ketaatan.

Menurutnya, momentum Bulan Rajab harus dimanfaatkan untuk menjauhi perbuatan maksiat sekecil apa pun. Selain itu, bulan ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi diri serta meningkatkan kualitas amal ibadah.

“Perbanyak istigfar, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah. Ini kesempatan besar bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Ustadz Zen Hoki dalam tausiyahnya.

Ia juga menganjurkan umat Islam melatih diri dengan berbagai puasa sunnah, seperti puasa Senin dan Kamis, puasa Ayyamul Bidh di pertengahan bulan, atau puasa Nabi Daud. Latihan ibadah ini diharapkan dapat mempersiapkan fisik dan spiritual sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Ustadz Zen Hoki menambahkan, seorang hamba yang beriman harus meyakini bahwa dirinya senantiasa dijaga oleh malaikat, baik di siang maupun malam hari. Segala takdir yang menimpa manusia terjadi atas izin Allah SWT dan tidak pernah salah alamat.

“Balasan yang kita terima hari ini adalah cerminan dari amal perbuatan sebelumnya. Jika amal baik, maka balasannya baik. Jika amal buruk, maka balasannya pun buruk, sesuai niat dan perbuatan,” jelasnya.

Ia mengingatkan agar manusia tidak sombong ketika diberikan kesehatan dan rezeki berlimpah, serta tidak berkeluh kesah saat diuji dengan sakit atau kekurangan rezeki. Keduanya merupakan ujian dari Allah SWT yang harus disikapi dengan sabar dan syukur.

Melalui sepatah kata hikmah ini, Ustadz Zen Hoki berharap umat Islam senantiasa menerima takdir dengan lapang dada, menjaga ketaatan, serta memperbanyak ucapan syukur dan kesabaran dalam menjalani kehidupan, sebagai bentuk mensyukuri nikmat Allah SWT. (*)
 


Wartawan : Rijon
Editor : Benk123

Tag :#tausiyah

Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com