HOME EKONOMI KOTA PADANG

  • Sabtu, 20 Juni 2026

UMKM Yang Berminat "Naik Kelas" Punya Toko Online, Gabung Di PKM Multimedia

Suasana belajar menggunakan aplikasi Toko Online berlangsung lancar dan komunikatif. Foto Nofi Sastra.
Suasana belajar menggunakan aplikasi Toko Online berlangsung lancar dan komunikatif. Foto Nofi Sastra.

UMKM Yang Berminat "Naik Kelas" Punya Toko Online, Gabung di PKM Multimedia



Padang (Minangsatu) - Tiga orang Dosen Universitas Multimedia Padang melakukan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Galeri Permata Hati Grup, Jl. Bakti Perupuk Tabing Padang, Sabtu (20/6/2026).

Ketiga dosen tersebut di antaranya Gusrino Yanto, M.Kom, Sari Puspita, M.Si dan Nency Extise Putri, M.Kom. Mereka juga dibantu dua orang mahasiswi yakni Ofika Parsyanda dan Husnul Citra Nabila.

Dijelaskan Gusrino Yanto, PKM dari Universitas tersebut mengambil tema "Implementasi Explainable AI-Powered Chatbot Sebagai Sistem Cerdas Optimalisasi Pemasaran Deta Rancak dan Tingkuluak Kreasi Sanggar Permata Hati".

"Alhamdulillah, PKM kami ini dibiayai oleh DPP Kemdiksaintek RI. Selain Sanggar Permata Hati, PKM Kami ini juga berlangsung di PKBM Farila Ilmi Parupuk Tabing. Dua tempat inilah yang berhasil lolos ketika Kami mengajukan proposal di Kemdiksaintek RI," ujar Rino, panggilan Gusrino.

Dijelaskan, pada dasarnya PKM yang mereka laksanakan adalah untuk menjadikan sanggar Permata Hati bisa memiliki Toko Online atau Web tersendiri dalam memasarkan produk-produknya. Dengan adanya Toko Online dimaksud, Permata Hati bisa menjual produk-produknya, lengkap dengan sistem pembayarannya tanpa harus ribet dengan sistem manual sebagaimana yang dilakukan selama ini.

"Karena itu ke 20 peserta yang Kami hadirkan dalam PKM ini adalah para UMKM bersama Permata Hati, disamping masyarakat umum yang juga ingin belajar," tambahnya.

Suasana belajar berlangsung lancar, aman dan komunikatif. Banyak peserta yang bertanya baik soal PKM maupun tentang penggunaan aplikasi yang diciptakan Tim Dosen Universitas Multimedia ini.

"Kami merasa beruntung bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya dalam pengelolaan aplikasi Toko Online ini. Di lain pihak, usaha Kami untuk mengabdi ke masyarakat, khususnya bagi UMKM yang ingin maju, juga tersalurkan," tambah Nency.

Karena itu pula Rino, Sari dan Nency tak menolak bila ada UMKM lain yang berminat dan tertarik belajar dan memakai produk aplikasinya ini.

"Cuma mungkin sedikit berbeda dengan Permata Hati yang satu tahun pertama ini gratis dan sudah dibayarkan oleh Kemdiksaintek. Bagi UMKM lain yang berminat terpaksa harus membayar domain internetnya sendiri," pungkas Rino.



Wartawan : Nofi Sastra
Editor : ranof

Tag :#Miliki toko online #UMKM #Permata Hati #Padang

Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com