HOME SOSIAL BUDAYA KOTA PADANG PANJANG
- Minggu, 18 Desember 2022
Tingkatkan Produktifitas WBP: "Saya Akan Buka Usaha Batik Tulis Setelah Bebas Nanti"
Padang Panjang (Minangsatu) - Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Padang Panjang Kementerian Hukum dan HAM Sumbar memberikan pelatihan kewirausahaan.
Dalam pelatihan kewirausahaan, Sabtu (17/12/2022) itu Rutan Padang Panjang mengandeng Canting Buana Kreatif memberikan keterampilan membatik bagi 10 orang warga binaan.
Pelatihan tersebut bertujuan membekali WBP agar bisa mandiri setelah menyelesaikan masa hukuman. "Kami harap mereka kelak bisa mandiri dengan mengaplikasikan ilmu yang didapat di dalam rutan," kata Auliya Zulfahmi Kepala Rutan kelas IIB Padang Panjang. Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan bagian pembinaan kemandirian untuk mengembalikan WBP menjadi manusia yang lebih baik.
Pihak rutan melakukan seleksi menentukan peserta pelatihan. Mereka dinilai berdasar perilaku, minat dan bakatnya pada bidang melukis. "Kalau melihat animo, seluruh warga ingin ikut, namun karena kuota terbatas, maka kami lakukan seleksi," katanya.
Fahmi juga berharap masyarakat bisa menerima dan tidak menyematkan stigma negatif kepada WB (Warga Binaan) setelah mereka bebas. "Mereka bisa produktif, bisa berkarya, bahkan membuka lapangan kerja. Mereka hanya butuh dipercaya masyarakat, dilibatkan dalam setiap kegiatan dan jangan ada diskriminasi," tegasnya.
Ia juga mengatakan potensi warga binaan untuk menjadi wirausaha cukup besar mengingat mereka berusia produktif dan memiliki waktu mempelajari berbagai keterampilan selama menjalani pembinaan.
Warga binaan yang mengikuti pelatihan mengaku senang mendapat pelatihan membatik. "Ini bisa menjadi bekal masa depan kami setelah keluar rutan. Tentu peluang ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, kami belajar sungguh-sungguh sehingga bisa menguasai materi," terang GT salah seorang WBP peserta pelatihan.
![]() |
GT juga meminta masyarakat untuk tidak memandang sebelah mata kepada narapidana dan mantan narapidana. "Kita bisa hidup lebih baik dari kemarin, bisa mencari uang secara halal dengan jerih payah kita sendiri. Saya akan buka usaha batik tulis setelah bebas nanti," tandasnya.
Sementara itu instruktur, Widdyanti, yang merupakan owner Canting Buana menilai hasil pelatihan warga binaan yang hanya setengah hari, sudah bagus-bagus. Ia juga yakin Rutan Padang Panjang bisa berproduksi. Hal itu akan membantu keuangan warga binaan.
Sebelumnya Widdy begitu ia biasa disapa mengenalkan tahapan membatik, mulai dari membuat motif, mencanting, mewarnai, melapisan dengan cairan pengingkat warna dan terakhir perebusan dan mengangin-anginkan kain yang sudah dibatik.
Warga binaan yang mengikuti keterampilan membatik terlihat puas dengan pencapaian mereka meski dalam waktu hitungan jam, bahkan mereka meminta waktunya diperpanjang.
Editor : ranof
Tag :#Rutan padang panjang #Keterampilan wbp #Wbp latihan mencanting
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KELURAHAN GANTIANG GELAR ACARA SENI BUDAYA DI MOMENTUM HUT RI
-
KELOMPOK ADU KREASI MASAK SAMBALADO TANAK DI BUKIK TUI
-
DAPAT REMISI, TIGA WBP RUTAN PADANG PANJANG KEMBALI KE MASYARAKAT
-
PELAJAR PADANG PANJANG HIDUPKAN MUSIK TRADISIONAL DI PENTAS SENI
-
DELAPAN KELURAHAN MASAK RENDANG DI KAWASAN PARKIR PASAR PUSAT
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG
