HOME PARIWISATA KOTA BUKITINGGI
- Rabu, 15 Juni 2022
Tarif Masuk Objek Wisata Berbayar Di Bukittinggi Tidak Ada Kenaikan

Bukittinggi (Minangsatu) - Pemerintah Kota Bukittinggi, pastikan tidak ada kenaikan harga tiket masuk objek wisata.
Harga tiket masuk ke seluruh objek wisata berbayar di daerah setempat masih menggunakan tarif lama, tidak ada kenaikan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora) Bukittinggi, Hendry, belum lama ini menjelaskan, harga tiket masuk di Taman Marga Satwa Bukittinggi Kinantan (TMSBK) dan Taman Panorama Lobang Jepang belum dikaji untuk kenaikannya tahun ini.
"Kami pastikan harga tiket masuk ke objek pariwisata di Bukittinggi masih dengan tarif yang lama, kajian terakhir kenaikannya masih pada 2019 lalu. Belum ada kajian untuk dinaikkan, itu tidak bisa dilakukan saat ini mengingat TMSBK selain sebagai sumber pendapatan daerah juga kami wajib menjaga konservasi flora dan fauna sekaligus edukasi sejarah," ungka Hendry.
la menyebut harga tiket di TMSBK dan Benteng Fort De Kock masih dengan harga tiket untuk anak-anak Rp20 ribu, Dewasa Rp25 ribu dan Turis Mancanegara Rp40 ribu.
"Sementara untuk Objek Wisata Panorama Lobang Jepang masih dengan tarif untuk Anak Rp10 ribu, Dewasa Rp15 ribu dan Turis Mancanegara Rp20 ribu," jelasnya.
Hendry mengatakan untuk menaikkan tarif retribusi harus membutuhkan kajian yang lama dan panjang, tidak bisa dilakukan tanpa pertimbangan secara menyeluruh.
"Tidak ada rencana untuk mengkajinya saat ini meskipun sama kita dengar ada beberapa destinasi wisata di berbagai daerah, termasuk saat liburan panjang sekolah ini, bukan berarti bisa dinaikkan begitu saja," ujarnya.
Hendry menegaskan akan adanya penambahan kualitas dari objek wisata khususnya TMSBK dan Benteng Fort De Kock tahun ini.
"Penambahan satwa diupayakan seperti unggas dan reptil, saat ini kami perlu harga pembanding dari pihak ketiga, revitalisasi akan dibuat Benteng Menyala hingga malam bisa dikunjungi, langkahnya dengan membenahi lampu penerangan, pemaksimalan teater yang sudah dibangun dan rencananya tahun ini selesai," tambahnya.
Pengembangan objek wisata nantinya akan ditingkatkan dengan melibatkan masyarakat dalam rangka pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.
"Khusus pengembangan objek yang merupakan lahan milik masyarakat, dengan harapan masyarakat sebagai pelaku yang mempunyai peran penting dalam kepariwisataan di Kota Bukittinggi," jelasnya.(*)
Editor : Benk123
Tag :#bukittinggi
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMILIHAN DUTA WISATA BUJANG JO GADIH KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2024 DIMULAI
-
SELAMA TAHUN 2023, SATU JUTA PENGUNJUNG MASUK OBJEK WISATA BERBAYAR DI BUKITTINGGI
-
WAKO BUKITTINGGI ERMAN SAFAR KLAIM PERPUTARAN UANG LIBUR LEBARAN CAPAI RP80 M
-
SEPANJANG TAHUN 2022, BUKITTINGGI DIDATANGI 2 JUTA PENGUNJUNG
-
PEDATI KE -12 RESMI DIMULAI, ERMAN SAFAR TUNAIKAN JANJI KOMPANYE
-
MELUNCURKAN BUKU ATAU MENUNGGANGI KARYA?
-
MENGENANG BUNG HATTA SANG PROKLAMATOR, PADA PERINGATAN 80 TAHUN INDONESIA MERDEKA
-
KIASAN “SENI BERBAHASA HALUS DAN SYARAT MAKNA”
-
MENGAPA MEMILIH HENDRY CH BANGUN ?
-
HAPUS MATA PELAJARAN SEJARAH