- Jumat, 14 Februari 2020
Sempat Ada Aksi Kejar-Kejaran Seperti Dalam Film; Jajaran Satserse Narkoba Polres Pasaman Tangkap Pengedar Ganja, Ditemukan 61 Kg Dalam 57 Paket Siap Edar
Lubuk Sikaping (Minangsatu) - Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman, berhasil menggagalkan peredaran 57 paket besar atau 61 Kg narkoba jenis ganja kering dan mengamankan dua tersangka, pada Minggu (9/02) sekitar pukul 05.30 WIB .
57 Paket besar ganja kering ini diamankan dari dua tersangka YAP (25) warga Lubuk Minturun RT 002 RW 001 Kecamatan Koto Tangah Kota Padang dan RJ (24) warga Simpang Mudik Nagari Kapalo Hilalang Kecamatan Kayu Tanam Kab.Padang Pariaman.
Penangkapan itu dilakukan di Jalan Lintas Sumatera Medan- Bukittinggi tepatnya Kampung Lubuk Aro Jorong VI Nagari Persiapan Padang Mantinggi Utara Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman.
Hal itu dikatakan Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya yang didampingi Waka Polres Kompol Ahmad Yani dan Kasat Narkoba Iptu Syafri Munir saat Konferensi Pers di Aula Mapolres Pasaman, Kamis (13/02).
Selanjutnya dikatakan Kapolres Hendri Yahya, penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya informasi yang didapat oleh Team Opsnal Sat Resnarkoba, bahwa akan ada penjemputan ganja didaerah Sumatera Utara dan dibawa ke daerah Sumatera Barat melalui wilayah hukum Polres Pasaman.
Setelah itu Team Opsnal Satres Narkoba melakukan pengintaian, tepatnya pada Minggu (9/02) sekitar pukul 02.00 WIB, Team Opsnal melihat dua unit mobil yakni 1 (satu) unit mobil Daihatsu Xenia warna putih dengan nomor polisi BM 1657 NY dan 1 (satu) unit mobil merk Datsun GO + Panca warna putih dengan nomor polisi BA 1739 QK melewati daerah Rao menuju Sumut yang diduga akan melakukan penjemputan ganja.
Sekitar pukul 05.00 WIB petugas melihat kedua mobil tersebut melintas, selanjutnya petugas langsung melakukan pembuntutan terhadap kedua mobil tersebut, dan pada saat berada di daerah Polongan Duo mobil Datsun GO + Panca dikemudikan YAP berhenti di pinggir jalan.YAP saat itu sedang memeriksa ban, petugas pun turun dari mobil untuk mengamankan YAP, akan tetapi tersangka ini masuk ke mobil dan melarikan diri.
"Petugas pun melakukan pengejaran, pada saat pengejaran mobil yang dikendarai YAP hilang kendali dan menabrak mobil Daihatsu Xenia, yang dikemudikan RJ menyebabkan mobil yang dikemudikan YAP tersebut masuk kedalam parit rumah warga. Petugas pun melakakukan penggeledahan dan menemukan 3 buah karung plastik warna putih, dimana 2 buah karung tersebut berada dibagian belakang dan 1 karung lagi berada dibangku bagian tengah, dan setelah dibuka ternyata didalam karung tersebut berisikan ganja, yang mana setiap karung tersebut berisikan paket ganja sebanyak 20 paket, 22 paket dan 15 paket,” ujar Kapolres Pasaman.
Setelah melakukan penggeledahan terhadap mobil yang dikemudikan YAP, kata Kapolres Hendri Yahya, kemudian petugas menanyakan kepada pelaku YAP, apakah RJ ada hubungannya dengan ganja yang dibawa YAP.
Ketika ditanya masalah RJ, YAP menyebutkan bahwa RJ merupakan teman2 yang bertugas sebagai sebagai pengawal dan memantau situasi selama dalam perjalanan.
"Setelah menangkap pelaku, kemudian petugas membawanya ke Puskesmas Rao dan setelah itu membawa para pelaku beserta seluruh barang bukti ke Polres Pasaman,” terang Kapolres.
Editor : sc.astra
Tag :#polrespasaman #ganja61kg
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
FAKTA TERUNGKAP, PENGAKUAN IS DI BALIK PENGANIAYAAN NENEK SAUDAH: MURNI PERSOALAN TANAH
-
TERBUKTI KORUPSI DANA DESA, MANTAN WALI NAGARI PANTI DIVONIS 1 TAHUN 4 BULAN PENJARA
-
WAGUB VASKO : PENGANIAYA NENEK SAUDAH, HARUS SEGERA DITANGKAP TANPA PANDANG BULU
-
SATRESNARKOBA POLRES PASAMAN MUSNAHKAN 20 PAKET GANJA
-
KEJARI PASAMAN TINGKATKAN STATUS KASUS KORUPSI DONASI GEMPA MALAMPAH KE PENYIDIKAN
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL