- Rabu, 27 Mei 2026
Semangat Idul Adha, Masjid Uswatun Hasanah LDII Kota Sawahlunto Sembelih 10 Ekor Sapi Dan 4 Ekor Kambing
Semangat Idul Adha, Masjid Uswatun Hasanah LDII Kota Sawahlunto Sembelih 10 Ekor Sapi dan 4 Ekor Kambing
Sawahlunto (Minangsatu) – Suasana penuh khidmat, kebersamaan dan semangat berbagi mewarnai pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Uswatun Hasanah, Kelurahan Aur Mulyo, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto, Rabu (27/5/2026).
Pada momentum hari besar umat Islam tersebut, panitia kurban Masjid Uswatun Hasanah melaksanakan penyembelihan sebanyak 10 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang berasal dari partisipasi jamaah dan masyarakat.
Sejak pagi hari, pengurus masjid, panitia, pemuda dan masyarakat tampak bergotong royong menjalankan proses penyembelihan, pengolahan hingga pengemasan daging kurban untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.
Nuansa kekeluargaan dan semangat kebersamaan terlihat kuat dalam pelaksanaan ibadah tahunan tersebut.
Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Sawahlunto, Dedy Salman, SH, MH, mengatakan Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, namun menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Alhamdulillah, pada pelaksanaan Idul Adha tahun ini Masjid Uswatun Hasanah dapat melaksanakan penyembelihan 10 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Ini merupakan bentuk ketaatan, kekompakan serta tingginya semangat berkurban dari jamaah dan masyarakat,” ujar Dedy Salman.
Menurutnya, ibadah kurban mengandung makna mendalam tentang ketulusan hati dalam menjalankan perintah Allah SWT sekaligus menumbuhkan rasa empati terhadap sesama.
“Esensi kurban tidak hanya sebatas menyembelih hewan, tetapi bagaimana kita belajar tentang keikhlasan, pengabdian dan semangat berbagi. Melalui kurban, kita diajarkan untuk memperhatikan saudara-saudara kita yang membutuhkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Dedy Salman menambahkan, pelaksanaan kurban juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan membangun karakter generasi muda melalui budaya gotong royong serta kerja sama.
“Kegiatan ini melibatkan banyak unsur masyarakat, termasuk pemuda dan generasi muda. Kita ingin menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian dan semangat kebersamaan agar tradisi positif ini terus terjaga di tengah masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Adha dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat momentum hari raya.
“Semoga semangat pengorbanan, keikhlasan, kepedulian dan kebersamaan yang lahir dari Idul Adha dapat menjadi bagian dari karakter masyarakat dalam membangun lingkungan yang harmonis dan saling peduli,” ungkapnya.
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Uswatun Hasanah berlangsung tertib dan lancar. Daging kurban selanjutnya dibagikan kepada warga sekitar, kaum dhuafa dan masyarakat yang telah didata panitia.
Perayaan Idul Adha di Masjid Uswatun Hasanah tahun ini menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sekaligus memperlihatkan nilai ibadah kurban sebagai sarana mempererat persaudaraan dan berbagi kebahagiaan di tengah masyarakat Kota Sawahlunto.
Editor : melatisan
Tag :Semangat Idul Adha, Masjid Uswatun Hasanah, LDII Kota Sawahlunto, Sembelih, Sapi, Kambing
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SAFARI RAMADAN DI SAWAHLUNTO, PT SEMEN PADANG SERAHKAN RP12,5 JUTA DAN AL-QUR’AN UNTUK PENGEMBANGAN MASJID AGUNG
-
WALIKOTA SAWAHLUNTO RIYANDA PUTRA DAN ISTRI BUKA KEGIATAN DAKWAH ZIKIR BERSAMA BKMT
-
HARI RAYA IDUL ADHA LDII KOTA SAWAHLUNTO POTONG 7 EKOR SAPI DAN 3 EKOR KAMBING
-
SAFARI RAMADHAN: WALIKOTA SAWAHLUNTO RIYANDA PUTRA KUNJUNGI MASJID TAQWA TALAWI HILIE
-
HARI PERTAMA TIM RAMADHAN 17 KOTA SAWAHLUNTO KUNJUNGI MASJID NURUL ISLAM
-
DARI SUNGAI BATANGHARI KE RANTAI LOGISTIK NASIONAL, PTP NONPETIKEMAS JAMBI MENJAGA ARUS DISTRIBUSI DAN MENGGERAKKAN EKONOMI
-
MERATAPI SEMEN PADANG FC, MERAYAKAN ANAK-ANAK MINANG DI PANGGUNG NASIONAL
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026