- Jumat, 16 April 2021
Sekoci Bangkitkan Potensi Koreografer Di Sumbar
Padang (Minangsatu) - Perkembangan dan pertumbuhan seni, khususnya tari di Indonesia turut dipengaruhi oleh koreografer-koreografer yang berasal dari kebudayaan Minangkabau yang terbentang dalam geografis wilayah Sumatera Barat.
Sejak masa Hurijah Adam, Sofyani Yusaf Rahman, Gusmiati Suid, hingga awal dekade 2000an muncul nama-nama yang membanggakan Sumatera Barat. Di antara koreografer-koreografer yang dapat dikenal baik pada nasional maupun internasional yaitunya seperti; Indra Yuda, Susas Loravianti, Joni Andra, Herlinda Mansyur, Ali Sukri dan Hartati. Selain mereka memiliki darah sebagai orang Minangkabau, namun juga mengabdikan diri pada lembaga pendidikan dan juga komunitas seperti dari Universitas Negeri Padang (UNP) yaitu Indra Yuda dan Herlinda Mansyur, dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang yaitu Susas Loravianti dan Ali Sukri, serta Komunitas Seni Tari Indonesia yaitu Hartati dan Joni Andra.
Hingga saat ini, jarang sekali terdengar nama-nama koreografer muda yang muncul dan konsisten untuk berkarya, baik di ajang nasional maupun Internasional. Ditambah lagi dengan kondisi dunia yang saat ini dilanda pandemi Covid 19 .
Dengan latar belakang diatas muncullah gagasan para koreografer (Indra Yuda, Susas Loravianti, Joni Andra, Herlinda Mansyur, Ali Sukri dan Hartati) untuk menciptakan sebuah wadah dalam bentuk platform guna membangkitkan kembali semua potensi yang ada di Sumatera Barat dengan nama SEKOCI (Serikat Koreografer Cahaya Indonesia).
Platform yang didirikan tersebut mengusung program yang bertajuk “Festival MenTARI 2021” dengan tema yaitunya “Belakang Layar”. Tujuan dari kegiatan ini adalah menerapkan metoda mentoring secara intensif, efisien dan sistematis terhadap 10 Koreografer Sumatera Barat yang terpilih dengan latar belakang akademisi seni (Marya Danche, Hendri, Afrizal, Yesriva Nursyam, Denny Mayosta, Syafrini, David Putra Yudha, Ifra Ganis, Mutya Rianti dan Nurima Sari).
Materi mentoring terdiri dari 5 aspek; 1) Koreografi didampingi oleh Hartati, 2) Gagasan didampingi oleh Heru Joni Putra, 3) Musik tari didampingi oleh Taufik Adam, 4) Artistik didampingi oleh Hanafi dan 5) Dramaturg didampingi oleh Adinda Luthvianti. Dilakukan selama 3 bulan melalui Zoom Cloud dan kemudian hasil proses karya dari peserta mentoring (10 Koreografer) dipertunjukkan dalam bentuk Festival MenTARI 2021.
Pendampingan ini dilakukan dalam bentuk kerja laboratorium (choreoLab) yang dibutuhkan dalam sebuah proses berkarya. Sehingga sesuai dengan kerja dalam program ini maka kami istilahkan dengan Teman Berproses sedangkan bentuk dari kegiatan mentoring yaitu berupa Ruang Reka – Cipta Tari”.
Susas Rita Loravianti sebagai ketua pelaksana kegiatan festival ini dalam kesempatannya menyampaikan bahwa “Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi-generasi muda/ pegiat seni Sumatera Barat untuk menjalin kerjasama dan silaturahmi, kemudian menjadi kegiatan yang berkesinambungan setiap tahun”.
Hartati juga menyampaikan bahwa, kata “MenTARI; merupakan sebuah metafor; yang memiliki maksud memulai cahaya terang dalam merancang kegiatan festival melalui mentoring/ pendampingan”.
Hasil dari proses yang telah dilakukan selama 3 bulan, sebagai tujuan akhir program SEKOCI dengan Tema “Belakang Layar” pada tahun 2021 ini dipertunjukkan di Gedung Teater Mursal Esten, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang (6-8 April 2021) dengan menjalankan protokol kesehatan Covid 19 dalam.
Kegiatan Festival MenTARI 2021 ini juga tidak terlepas dari jalinan kerjasama beberapa Perguruan Tinggi/ intansi, yaitu Universitas Negeri Padang, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, UPTD Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, Djarum Foundation (Bakti Budaya).*
Editor : Benk123
Tag :#SEKOCI, #koreografer
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMPROV SUMBAR DUKUNG LANGKAH PADANG MENUJU JEJARING KOTA KREATIF UNESCO BIDANG GASTRONOMI
-
KETUA GOW KOTA PADANG KAGUMI TINGKULUAK KREASI DAN DETA RANCAK PRODUK PERMATA HATI
-
KOMUNITAS IBU CERDAS INDONESIA KICI PADANG, KAGUMI DETA DAN TINGKULUAK PRODUK PERMATA HATI GRUP, SIMPEL DAN PRAKTIS
-
KETUA PENSIUNAN RRI PADANG, HERANOF: MUSDA JULI MENDATANG, MEMANTAPKAN ORGANISASI DAN PROGRAM KERJA
-
UNTUK PENGUATAN KAPASITAS, PENGURUS KAN AUA KUNIANG, PASAMAN BARAT KUNJUNGI LKAAM SUMBAR
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG