HOME HUKRIM KOTA PADANG PANJANG
- Jumat, 6 Agustus 2021
Ratusan Warga Tidak Patuhi Prokes Terjaring Operasi Yustisi
Pd. Panjang (Minangsatu) - Masih rendahnya kesadaran sebagian warga untuk mentaati Protokol Kesehatan (Prokes).
Dapat dibuktikan banyaknya warga terjaring operasi Yustisi dikawasan pasar pusat Kota Padang Panjang. Warga yang terjaring, pada umumnya tidak pakai masker saat berada diruang publik.
Kata KBO Samapta Polres Padang Panjang, Ipda Kusnadi dikutip dari Kominfo, setiap kali operasi Yustisi digelar itu ratusan warga yang langgar Prokes.
"Pelanggaran paling banyak ditemukan, warga yang tidak memakai masker saat berada diruang publik. Apakah itu pejalan kaki, atau pengendara kendaraan roda dua," ujar Kusnadi, Kamis kemaren.
Hasilnya, untuk pejalan kaki terjaring 237 orang, pengendara roda dua 16 orang dan pengendara roda empat 11 orang. Total semua sebanyak 264 orang. Mereka yang terjaring, umumnya tidak menggunakan masker saat berada dan melintas dikawasan pasar.
"Kepada para pelanggar Prokes, dikenakan sanksi berupa teguran lisan dan diwajibkan untuk membeli masker. Termasuk pemberian sanksi sosial membersihkan fasilitas umum (fasum) memakai rompi pelanggar prokes," tutur Kusnadi.
Sementara ditempat terpisah Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kota Padang Panjang, Nuryanuwar, menghimbau seluruh lapisan warga untuk taat Prokes supaya mata rantai penyebaran virus Covid-19 bisa diputus.
"Jika warga masih terus membandel untuk patuhi Prokes, kapan virus ini akan hengkang dari Kota ini," himbau Nuryanuwar.*
Editor : Benk123
Tag :#padangpanjang, #operasi yustisi
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
KEJARI MUSNAHKAN BARANG BUKTI NARKOTIKA DAN TINDAK PIDANA UMUM
-
KEJARI PADANG PANJANG MUSNAHKAN 34 BARANG BUKTI PERKARA TINDAK PIDANA
-
10 TERSANGKA KASUS NARKOTIKA DI CIDUK, TERANCAM HUKUMAN 12 SAMPAI 20 TAHUN
-
POLRES PADANG PANJANG GELAR SERTIJAB SEJUMLAH PEJABAT UTAMA
-
PADANG PANJANG DEKLARASIKAN ZERO TAWURAN, BALAP LIAR DAN KEKERASAN
-
DARI PASAR KE TANAH SUCI: KISAH PAK DAS, BURUH ANGKUT BATUSANGKAR YANG MENJEMPUT KEMULIAAN DI KURSI BISNIS GARUDA
-
KOPI MINANG, PERMATA GASTRONOMI YANG LAYAK JADI WAJAH WONDERFUL INDONESIA
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG