- Jumat, 17 September 2021
Ratusan Pelajar SMA Cendekia Agam Ikut Vaksinasi Covid-19
Agam (Minangsatu) - Ratusan pelajar di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Cendekia, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Jumat (17/9). Vaksinasi dilakukan guna mendukung proses pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut.
Hal tersebut dibenarkan Kepala SMAN Agam Cendikia, Muhammad Hernandar. Dikatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung pemerintah dalam meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 remaja.
"Program imunisasi vaksin kepada siswa dilakukan dalam rangka meningkatkan kekebalan tubuh atau herd immunity, sehingga mereka dapat terhindar dari paparan Covid-19," ungkapnya.
Dikatakan, saat ini jumlah peserta didik di sekolah tersebut sebanyak 313 orang. Kendati begitu, pihaknya menargetkan sebanyak 250 orang dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.
"Saat ini kita targetkan sekitar 250 siswa bisa divaksin. Karena dari total siswa sebanyak 313 orang, sebagian dari mereka sudah melaksanakan vaksinasi. Jadi sekarang kita melaksanakan vaksin bagi siswa yang belum saja," terangnya.
Menurutnya, vaksinasi tersebut sangat bermanfaat bagi tubuh terutama untuk meningkatkan sistem imunitas. Ia menolai, program vaksinasi sangat membantu bangsa dan negara dalam melawan pandemi Covid-19.
"kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari, menghadirkan tenaga kesehatan dan pihak kepolisian setempat," terangnya lagi.
Sementara, Wakapolsek Tanjung Iptu Akhiruddin mengatakan, saat ini pihaknya tengah berupaya mengajak masyarakat terutama kalangan pelajar untuk mengikuti program vaksinasi gratis. Karena menurutnya, vaksin tersebut dinilai sangat penting untuk kesehatan agar terhindar dari paparan Covid-19.
"Kami berharap, semua pelajar dari usia 12-17 tahun bisa segera mengikuti vaksinasi, agar proses pembelajaran tatap muka di sekolah dapat berjalan aman dan lancar," harapnya.
Selain itu, pihaknya menjadwalkan dalam waktu dekat akan menyasar ke sejumlah sekolah diantaranya, SMAN 1 dan SMKN 1 Tanjung Raya. Hal tersebut dilakukan karena salah satu syarat wajib untuk melakukan pembelajaran tatap muka adalah seluruh guru dan siswa sudah menjalani vaksinasi.
"Kami juga berharap seluruh lapisan masyarakat mau untuk divaksin. Mumpung vaksin gratis masih ada, maka manfaatkanlah kesempatan ini. Jangan ragi, karena sebelum divaksin, tentu petugas kesehatan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu," ulasnya.*
Editor : Benk123
Tag :#agam, #sma cendekia
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TANAMAN INI BANYAK TUMBUH DI PEKARANGAN RUMAH, OBAT MUJARAB UNTUK PENDERITA KANKER
-
POSKO SEMEN PADANG PEDULI DIDATANGI KORBAN BANJIR BANDANG PALEMBAYAN UNTUK MENDAPATKAN PELAYANAN KESEHATAN
-
DALAM SEPEKAN, IMUNISASI JENIS BOPV DI AGAM CAPAI 43,5 PERSEN
-
DUKUNG PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT MATA DI AGAM, BUPATI : SELAIN DERAJAT KESEHATAN, EKONOMI AKAN MENINGKAT
-
PEMKAB AGAM DUKUNG PROGRAM IMUNISASI POLIO
-
KALAU ALAM SUDAH MENEGUR, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MEMAHAT MANUSIA, BUKAN MENUMPUK BETON: BERGURU KE SULAWESI TENGAH
-
MADING LEMBAGA MAHASISWA JURUSAN SASTRA MINANGKABAU RESMI DIAKTIFKAN KEMBALI
-
KAPAN TERAKHIR KE PASAR? CATATAN JURNALISTIK HENDRY CH BANGUN
-
MELAWAN ARUS ALGORITMA: KETIKA PERS SUMATERA BARAT MEMILIH MENGHARGAI "SUNYI" DI UJUNG NEGERI