HOME SOSIAL BUDAYA KABUPATEN PASAMAN
- Selasa, 14 April 2026
Rano Karno Dan Bupati Pasaman Sepakat Jadikan Bonjol Magnet Pariwisata Historis, Rumah Budaya Sukarno M. Nur Siap Dibangun
Rano Karno dan Bupati Pasaman Sepakat Jadikan Bonjol Magnet Pariwisata Historis, Rumah Budaya Sukarno M. Nur Siap Dibangun
Bonjol (Minangsatu) - Hal menarik dari Pulang Kampuang Rano Karno ke Bonjol Kabupaten Pasaman dan usai melakukan kunjungan ke lokasi-lokasi bersejarah di Bonjol adalah munculnya gagasan dan ide besar dari Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno dan Bupati Pasaman Welly Suhery untuk menjadikan Pasaman (khususnya Bonjol) jadi magnet pariwisata historis terkenal Indonesia.
Hal itu diutarakan setelah mengunjungi beberapa lokasi bersejarah pada momen pulang kampuangnya kali ini ke Bonjol, Pasaman seperti mengunjungi museum Tuanku Imam Bonjol di Equator.
Tak hanya itu, Rano Karno juga mengunjungi Benteng Tajadi, yakni sebuah benteng tameng perlawanan rakyat Bonjol yang dipimpin Imam Bonjol dahulu kala saat menghadapi kaum penjajah Belanda.
Bahkan kunjungannya yang menarik sampai ia terpana saat anjangsana ke kediaman rumah dokter tersohor asal Pasaman, Ahcmad Mukthar, dilokasi ini ia kagum dan terkesima, kenapa tidak ia melihat dan mendengar sosok Ahmad Muchtar adalah sosok legendaris dokter asal Bonjol dizamannya yang kini namanya di abadikan menjadi nama Rumah Sakit di Bukittinggi.
Hal inilah yang membuat ia tertarik dan ia sampaikan kepada Bupati Pasaman Welly Suhery disela kunjungan lokasi rumah peninggalan keluarga Rano Karno yang sudah ambruk diterjang banjir beberapa waktu yang silam.
Dihadapan Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno yang akrab di sapa "Si Doel" terpikat dengan berbagai peninggalan sejarah yang ada di Bonjol.
"Saya sudah bisik-bisik dengan Bapak Bupati Bang Welly Suhery, kami akan susun langkah-langkah strategis, termasuk penyelesaian RT/RW Pasaman," ujar Wagub fenomenal itu.
Dihadapan Bupati Pasaman serta sejumlah pemuka adat Bonjol, Rano Karno tepat dilokasi rumah tua peninggalan ayahandanya Soekarno M.Nur kampuang Jambak, Bonjol Pasaman ia menegaskan bahwa ia akan mendirikan Rumah Budaya bernama Sukarno M. Nur yangbakan dapat dijadikan pusat literasi budaya masa depan oleh Pasaman.
Rano Karno juga menyambut baik harapan-harapan yang disampaikan Bupati Pasaman Welly Suhery, agar Rano Karno sebagai turunan Bonjol, kedepan berkenan membawa Kabupaten Pasaman lebih maju dan berkembang dimasa mendatang.
"Kedepan kita tindaklanjuti Bapak Bupati dengan langkah-langkah konkrit," ungkap Rano Karno.
Sebagaimana diketahui, usai kegiatan makan bajamba Rano Karno melanjutkan kegiatan dengan niat kepulangannya ke Bonjol yakni mengunjungi rencana lokasi pembangunan Rumah Budaya orang tuanya Sukarno M. Nur Ayahandanya putra dari Jalimah (alm) nenek kandung dari Rano Karno.
Rano Karno disela-sela kegiatan meninjau lokasi rencana pembangunan Rumah Sukarno M. Nur ia mengenang akan sosok ayahandanya tersebut merupakan putra asli Bonjol.
Ditemani Bupati, Ia mengenang ayahnya dilokasi itu, dan dengan pembangunan kembali rumah peninggalan nenek Rano Karno ini ia mengisahkan dengan gamblang, jika ibunya keturunan Jawa Betawi. Ayahnya Sukarno M. Noor berasal dari Bonjol, tepatnya Kampung Jambak akan mendekatkan kembali kepada seluruh keluarganya di Bonjol.
“Nenek kami bernama Jalimah (Alm), ayah kami dua beradik kakak, adiknya bernama Ismet M. Noor. Mereka sudah cukup lama meninggal dunia dan nenek kami Jalimah lama tinggal dengan kami sampai akhir hayatnya,” kata Rano Karno alias Si Doel.
Rano Karno juga mengatakan jika kedepannya ia berharap akan sering pulang ke kampung halamannya di Bonjol bahkan sudah yang ketiga kalinya ini pulang kampung ke Bonjol.
Pertama pada tahun 80 an diajak oleh Bank Bukopin saat peresmian kantor Bank Bukopin di Padang, saya minta tolong antarkan saya ke Bonjol pada waktu itu nenek Jalimah masih hidup dan nenek bermimpi bahwa Rano pulang kampuang. Nenek kami menyambut dengan senang hati,” kata Rano Karno mengenang.
Rano Karno berharap pembangunan kembali rumah peninggalan nenek Jalimah (Alm) di Bonjol ini, sehingga keluarga besarnya akan sering pulang ke Bonjol.
Usai kelokasi peninggalan Sang Bapaknya Sukarno M. Nur itu rombongan Wakil Gubernur DKI Rano Karno bertolak ke Bukittinggi, untuk melanjutkan kegiatan wisuda di UIN Bukittinggi pada Rabu (15/4/2026). (M. Afrizal)
Editor : melatisan
Tag :Rano Karno dan Bupati Pasaman Sepakat Jadikan Bonjol Magnet Pariwisata Historis, Rumah Budaya Sukarno M. Nur Siap Dibangun
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DISKOMINFO PASAMAN SERAHKAN PAKET ZAKAT DAN INFAK BAZNAS BAGI PEGAWAI KONTRAK
-
PEDULI, BUPATI PASAMAN SERAHKAN BANTUAN KEPADA KORBAN KEBAKARAN DI PANTI DAN DUO KOTO
-
WAKIL KETUA DPRD PASAMAN EKA HARIANI SANDRA UCAPKAN SELAMAT BERPUASA DAN IMBAU MASYARAKAT TINGKATKAN TAQWA
-
SERAHKAN BANTUAN, BUPATI PASAMAN KUNJUNGI KORBAN KEBAKARAN DI NAGARI SIMPANG TONANG SELATAN
-
KETUA TP-PKK PASAMAN PIMPIN PENILAIAN DI NAGARI SONTANG CUBADAK, KADER PKK DIMINTA PACU KINERJA
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN
-
LMJ BERBAGI: SEDERHANA, TETAPI PENUH MAKNA
-
SUJUD DI AMBANG LAILATUL QADAR: MENJEMPUT DAMAI DI TANAH HARAM BERSAMA SIANOK TOUR DALAM BAYANG KETEGANGAN DUNIA
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK