HOME BIROKRASI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Jumat, 9 Januari 2026
Rakor Bersama Mendagri, Gubernur Sumbar Sampaikan Total Kerugian Pascabencana Berbasis Data Terintegrasi
Rakor Bersama Mendagri, Gubernur Sumbar Sampaikan Total Kerugian Pascabencana Berbasis Data Terintegrasi
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengikuti rapat koordinasi (Rakor) pemulihan pascabencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian.
Gubernur Mahyeldi melaporkan, bencana hidrometeorologi di Sumbar telah menyebabkan 16 kabupaten/kota terdampak. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp31,8 triliun.
"Sedangkan jumlah korban, 264 meninggal dunia, 72 hilang, 401 luka-luka dan 10.854 jiwa mengungsi. Total masyarakat terdampak sebanyak 296.345 jiwa," ungkap Gubernur Mahyeldi
Hal tersebut disampaikannya dalam rakor pemulihan pascabencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera kepada Mendagri via zoom di Padang, Jum'at (9/1/2026).
Gubernur menyebut data tentang kebencanaan di Sumbar dapat diakses secara umum oleh masyarakat melalui dasboard satu data kebencanaan di website dashboardbencana.sumbarprov.go.id. Menurutnya, website tersebut sengaja disiapkan untuk memudahkan pelaporan dan bentuk transparansi pemerintah dalam penanganan bencana.
"Dasboard kebencanaan ini menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap kebijakan rehap dan rekonstruksi pascabenca berbasis data yang akurat. Dengan data yang terbuka dan terintegrasi, proses penanganan bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat," tegas Mahyeldi.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memuji kesiapan Pemerintah Provinsi Sumbar dalam penanganan bencana khususnya dalam penanganan darurat dan pendataan.
Menurutnya, dengan adanya dasboard satu data kebencanaan akan memudahkan koordinasi lintas perangkat daerah, pemerintah kabupaten dan kota, serta pemanfku kepentingan lainnya dalam menyusun langkah pemulihan pascabencana secara terpadu.
"Dasboard ini mempermudah koordinasi lintas sektor, serta memastikan setiap tahapan rehap rekon termonitor dengan baik dan penggunaan anggaran lebih efektif," kata Mendagri Tito Karnavian
Selain itu, Mendagri menilai, dengan adanya dasboard kebencanaan, pemerintah juga terbantu untuk bekerja lebih terkoordinasi, terukur, dan akuntabel. Ia menegaskan untuk tahap awal rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di daerah terdampak akan difokuskan pada pemulihan infrastruktur jalan.
"Sementara yang lainnya, akan menyusul setelah itu,"pungkasnya.
Editor : ranof
Tag :#Rakor Mendagri #Gubernur Mahyeldi #Sumbar
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
GUBERNUR MAHYELDI: INFRASTRUKTUR DAN AIR BERSIH HARUS DIKEBUT UNTUK WARGA TERDAMPAK BENCANA
-
GUBERNUR MAHYELDI : AWALI KERJA 2026 DENGAN NIAT TULUS MEMBANTU MASYARAKAT PASCABENCANA
-
PERKUAT KINERJA BIROKRASI, GUBERNUR MAHYELDI LANTIK ENAM PEJABAT TINGGI PRATAMA DI LINGKUP PEMPROV SUMBAR
-
117 PPPK PARUH WAKTU PEMPROV SUMBAR TERIMA SK, SEKDAPROV INGATKAN DISIPLIN DAN ETOS KERJA
-
LANTIK 119 PEJABAT ADMINISTRATOR DAN PENGAWAS, SEKDAPROV SUMBAR TEKANKAN BIROKRASI BERSIH DAN KINERJA BERDAMPAK
-
“TEMBAK PATUIH”: MITOS EDUKATIF DALAM UNGKAPAN LARANGAN ULAKAN TAPAKIS
-
CHERRY CHILD FOUNDATION BERSAMA BERBAGAI KOMUNITAS SALURKAN BANTUAN KE WILAYAH TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI PADANG
-
MENANAM POHON, MENUAI KESELAMATAN: KONSERVASI LAHAN KRITIS UNTUK KETAHANAN HIDUP KOMUNITAS.
-
MUSIBAH
-
KEMANA BUPATI TAPSEL