- Minggu, 28 Juli 2019
Putra Kayu Jao Terpilih Sebagai Wasit Final Di Ajang Youth SEA Games
Pekanbaru (Minangsatu) - Perhelatan ASEAN School Games (ASG) 2019 yang dihelat di Semarang telah resmi ditutup, Rabu (24/7/2019). ASG berjalan sukses dan mendapatkan apresiasi dari seluruh negara peserta.
Event pelajar se Asia Tenggara yang bergulir sejak 17 Juli 2019 ini memunculkan berbagai catatan menarik sekaligus menggembirakan, diantaranya adalah dipercayakannya Rices Jatra sebagai wasit final Tunggal Putra cabang olahraga Tenis antara Patorn Hancaikul dari Thailand dan Koey Jian Keong Takeshi dari Singapura. Bapak satu anak asal Kayu Jao, Batang Barus Kabupaten Solok ini sukses memantapkan karirnya sebagai wasit tenis di berbagai ajang tenis level internasional.
"Alhamdulillah, ini adalah suatu hal yang membanggakan, semoga ke depan semakin lebih baik dan bisa memimpin pada pertandingan di level yang lebih tinggi," ujar Rices kepada Minangsatu.
Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Riau (UIR) ini juga menuturkan pentingnya terus belajar dan memotivasi.
"Dengan belajar kita semakin lebih baik, dengan memotivasi kita akan semakin menginspirasi," tegasnya.
Dekan FKIP UIR Drs. Alzaber, M.Si turut menuturkan rasa bangga dan salutnya atas capaian Rices tersebut.
"Prestasi saudara Rices merupakan suatu kebanggaan untuk kita, terutama Fakultas FKIP UIR, dimana ajang olahraga ASEAN School Games (ASG) merupakan ajang internasional dan bertujuan untuk mempromosikan solidaritas ASEAN pada generasi muda kita melalui olahraga di sekolah," jelasnya.
Ditambahkan Alzaber, tidak mudah untuk ditunjuk sebagai wasit sekelas event ASG ini.
"Tentunya tidaklah gampang untuk dipercaya memimpin pertandingan internasional, apa lagi itu sudah partai final. Hal ini adalah sebuah bukti bahwa beliau (Rices) memiliki ilmu dan wawasan yang sangat memadai untuk hal tersebut," pungkasnya.
ASEAN School Games (ASG) atau yang disebut juga Youth SEA Games adalah pesta olahraga tahunan untuk sekolah-sekolah tinggi yang berada di kawasan Asia Tenggara dan dibawah kewenangan Dewan Olahraga Sekolah ASEAN (ASSC). Sebelum tahun 2009, permainan dimainkan berdasarkan satelit acara olahraga tunggal. Format ini telah diganti pada tahun 2009. ASEAN School Games pertama kali di selenggarakan di Suphanburi, Thailand pada tahun 2009.
Editor : melatisan
Tag :#putra kayu jao
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
UKIR SEJARAH, LIMA ATLET SEPAK TAKRAW SUMBAR DIPANGGIL SELEKNAS ASEAN GAMES 2026
-
MENGENAL ISRAR MEGANTARA, PUTRA URANG AWAK BERDARAH BATUSANGKAR YANG CETAK HATTRICK KE GAWANG IRAN DI FINAL FUTSAL AFC 2026
-
ANDRE ROSIADE BANGGA SAKSIKAN LANGSUNG PERJUANGAN TIMNAS FUTSAL INDONESIA DI PIALA ASIA 2026
-
JELANG SPFC JAMU PERSITA, IRSYAD MAULANA MASIH DIRAGUKAN TAMPIL
-
LAMPUNG RESMI JADI TUAN RUMAH PORWANAS 2027, DIPUTUSKAN DI RAKERNAS SIWO DI BANTEN
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN
-
TABUAH: INGATAN SILUNGKANG
-
PELANTIKAN PWI & IKWI SUMBAR: LANGKAH MAJU, HARAPAN BARU, SEJARAH BARU
-
MAHASISWA KKN UNAND 2026 GELAR PENYULUHAN DAN PRAKTIK PEMBUATAN UMMB SEBAGAI SUPLEMENT TERNAK RUMINANSIA DI NAGARI LABUH, KECAMATAN LIMA KAUM, TANAH DATAR