- Sabtu, 9 Mei 2026
Usai Pasti Degradasi, Tren Buruk Berlanjut
Usai Pasti Degradasi, Tren Buruk Berlanjut
Padang (Minangsatu) - Usai dipastikan degradasi, Semen Padang FC masih 'betah' dengan kekalahan. Tren buruk Kabau Sirah berlanjut. Di Stadion Haji Agus Salim, Jum'at (08/05/2026) tuan rumah digasak tamu Persik Kediri dengan skor 0-3.
Kekalahan tersebut menjadi rekor enam kekalahan beruntun SPFC. Sementara Persik Kediri sukses mengamankan posisi mereka untuk tetap bertahan di BRI Super League.
Persik Kediri langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan. Serangan cepat tim tamu menghasilkan tendangan bebas pada menit ke-2 di sisi kanan pertahanan Semen Padang FC. Jose Enrique yang menjadi eksekutor sukses memperdaya kiper Rendy Oscario dan membawa Persik unggul cepat 1-0.
Unggul cepat membuat Persik semakin percaya diri. Pada menit ke-9, tim tamu kembali menekan lewat tusukan demi tusukan ke area pertahanan Kabau Sirah, meski masih mampu digagalkan Ade Kristiano.
Semen Padang FC mencoba merespons lewat peluang Ricki Ariansyah pada menit ke-17. Namun, tendangannya masih melenceng jauh dari gawang Persik.
Memasuki menit ke-28, pertandingan berlangsung dengan tempo sedang. Kedua tim saling menyerang, tetapi Semen Padang FC belum mampu menyamakan kedudukan. Koordinasi permainan tuan rumah terlihat kurang rapi dengan sejumlah kesalahan mendasar yang membuat laga berjalan monoton.
Pada menit ke-35, permainan taktis Persik membuat pemain Semen Padang FC kesulitan mencuri bola. Situasi itu memaksa pelatih Kabau Sirah melakukan pergantian cepat di menit ke-36. Ravy Tsouka ditarik keluar dan digantikan Zidane Afandi, sementara Ricki Ariansyah digantikan Rosad Setiawan.
Hingga menit ke-41, Semen Padang FC masih kesulitan membongkar pertahanan Persik Kediri. Peluang emas sempat diperoleh Rosad Setiawan melalui umpan Guilherme Fernandes, namun gagal dimaksimalkan. Kesempatan Irsyad Maulana dari sisi kanan serangan juga belum membuahkan hasil.
Menjelang akhir babak pertama, Semen Padang FC kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-44, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap tidak berubah.
Persik juga sempat mendapatkan peluang tambahan di injury time, namun gagal menambah keunggulan. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Persik Kediri.
Memasuki babak kedua, Semen Padang FC langsung tampil menyerang demi mengejar ketertinggalan. Namun berbagai upaya tuan rumah belum mampu membongkar lini pertahanan Persik. Di sisi lain, Persik Kediri juga terus berusaha menambah gol.
Hasilnya datang pada menit ke-51. Jose Enrique kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah sukses memanfaatkan peluang dan membawa Persik unggul 2-0.
Empat menit berselang, Persik kembali menghukum tuan rumah. Kali ini Adrian Luna mencetak gol ketiga lewat sontekan cantik yang meluncur mulus ke sisi kiri gawang Rendy Oscario pada menit ke-55. Semen Padang FC pun kesulitan mengimbangi permainan efektif tim tamu.
Kabau Sirah sebenarnya sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-60 lewat sepakan Guilherme Fernandes ke gawang Leonardo Navacchio. Namun gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside.
Persik nyaris menambah gol lagi pada menit ke-70 melalui Ernesto Munoz. Namun sepakannya hanya membentur tiang gawang Semen Padang FC.
Dua menit kemudian, Semen Padang FC memperoleh tendangan bebas. Akan tetapi eksekusi Irsyad Maulana masih belum mampu mengarah tepat ke sasaran.
Pada menit ke-74, Ernesto Munoz kembali mengancam gawang Kabau Sirah. Kali ini sepakannya masih melambung jauh di atas mistar.
Semen Padang FC kembali memperoleh tendangan bebas pada menit ke-77 setelah Irsyad dijatuhkan di luar kotak penalti. Angelo Meneses yang menjadi eksekutor gagal memanfaatkan peluang setelah bola melambung tinggi di atas mistar gawang Navacchio.
Hingga menit ke-82, serangan Semen Padang FC masih belum mampu menembus kokohnya pertahanan Persik Kediri. Upaya yang dibangun Firman Juliansyah dan Kasim Botan yang masuk di babak kedua berkali-kali kandas.
Serangan cepat Kabau Sirah pada menit ke-86 juga gagal dimaksimalkan menjadi gol. Hingga masa injury time, Semen Padang FC tidak mampu keluar dari tekanan Persik Kediri.
Laga pun berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Persik Kediri atas Semen Padang FC.
Hasil ini membuat Semen Padang FC tetap tertahan di papan bawah klasemen dan belum mampu menghentikan laju hasil negatif dalam enam pertandingan terakhir. Sebaliknya, Persik Kediri memastikan diri aman dari ancaman degradasi setelah membawa pulang tiga poin dari Padang.
Editor : melatisan
Tag :Usai Pasti Degradasi, Tren Buruk Berlanjut
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SUMBAR MENGGILA DI KEJURNAS GIMNASTIK, SABET 11 MEDALI DAN TEMBUS 4 BESAR NASIONAL
-
SUMBAR RAIH 11 MEDALI DI KEJURNAS GIMNASTIK 2026 BANDUNG
-
SEMEN PADANG FC RESMI TERDEGRADASI USAI TUMBANG DARI DEWA UNITED
-
SEMEN PADANG FC HADAPI DEWA UNITED DENGAN SKUAT TERBATAS
-
JELANG LAGA SEMEN PADANG FC VS MADURA UNITED, IMRAN NAHUMARURY: KAMI PUNYA LIMA LAGA SISA, YANG PENTING HARUS MENANG!
-
PERTUMBUHAN EKONOMI SUMBAR MENGUAT DI AWAL 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"