- Rabu, 6 Mei 2026
Sumbar Raih 11 Medali Di Kejurnas Gimnastik 2026 Bandung
Sumbar Raih 11 Medali di Kejurnas Gimnastik 2026 Bandung
Bandung (Minangsatu) - Kontingen Sumatera Barat mencatat prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Gimnastik 2026 yang berlangsung di GOR Gymnasium Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, pada 1–6 Mei 2026.
Tim Ranah Minang sukses mengoleksi total 11 medali, terdiri dari 4 emas, 3 perak, dan 4 perunggu.
Perolehan medali tersebut disumbangkan oleh atlet senior dan junior yang tampil konsisten di berbagai nomor.
Pada kategori senior, Gilang Ramadhan menjadi penyumbang medali terbanyak dengan raihan dua emas dari nomor palang sejajar dan palang tunggal, serta dua perunggu dari rings dan all around.
Sementara itu, Irfan Gussalim turut memperkuat sektor senior dengan meraih satu medali perak dari nomor palang tunggal dan satu perunggu dari palang sejajar.
Dari kelompok junior, Muhammad Abdul Malik tampil impresif dengan menyabet dua medali emas dari nomor palang sejajar. Adapun Raziq Hidayatullah menyumbangkan dua medali perak dari nomor lantai dan palang tunggal, serta satu perunggu dari nomor all around.
Pelatih tim, Sustrisno, mengapresiasi kerja keras atlet yang dinilainya mampu menunjukkan perkembangan signifikan di level nasional.
“Hasil ini merupakan buah dari latihan yang konsisten dan pembinaan berjenjang. Anak-anak tampil percaya diri dan mampu bersaing dengan daerah lain,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberhasilan ini tidak terlepas dari sistem pembinaan yang berjalan di Sumatera Barat. Sejumlah atlet yang meraih medali merupakan binaan UPTD KBOR/PPLP Sumbar, yakni Gilang Ramadhan, Muhammad Abdul Malik, dan Irfan Gussalim. Sementara itu, Raziq Hidayatullah merupakan atlet binaan CYAT dan juga pernah ditempa di UPTD KBOR Sumbar.
Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi yang diraih saat ini harus menjadi pijakan untuk target yang lebih besar ke depan.
“Prestasi ini harus terus kita tingkatkan secara bertahap. Target kita tidak berhenti di sini, tetapi mencapai puncaknya dengan meraih medali emas pada PON 2028 di NTT–NTB. Dengan pembinaan yang konsisten, saya optimistis atlet Sumbar mampu mewujudkannya,” ujar Hamdanus.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumbar, Mahdianur, juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian para atlet. Ia menilai hasil ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di Sumbar mulai menunjukkan hasil yang nyata.
“Prestasi ini tentu membanggakan bagi Sumatera Barat. Ini adalah hasil kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan semua pihak. Kami di Dispora akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan agar prestasi seperti ini bisa terus berlanjut dan meningkat,” kata Mahdianur.
Pada ajang tersebut, Sumbar juga menempatkan perwakilan sebagai juri, yakni Tomy Rhomin Dharu, S.Pd, yang bertugas dalam Kejurnas Gimnastik yang digelar Federasi Gimnastik Indonesia (FGI).
Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi Sumatera Barat dalam menghadapi agenda olahraga nasional berikutnya, sekaligus mempertegas posisi daerah tersebut sebagai salah satu kekuatan baru di cabang olahraga gimnastik nasional. ( * )
Editor : melatisan
Tag :Sumbar, Raih Medali, Kejurnas Gimnastik 2026, Bandung
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEMEN PADANG FC RESMI TERDEGRADASI USAI TUMBANG DARI DEWA UNITED
-
SEMEN PADANG FC HADAPI DEWA UNITED DENGAN SKUAT TERBATAS
-
JELANG LAGA SEMEN PADANG FC VS MADURA UNITED, IMRAN NAHUMARURY: KAMI PUNYA LIMA LAGA SISA, YANG PENTING HARUS MENANG!
-
KALAH DARI BORNEO FC, JALAN SPFC UNTUK BERTAHAN DI BRI SUPER LEAGUE SEMAKIN TERJAL
-
SEMPAT JUARA GRUP, SUMBAR TERHENTI DI 16 BESAR KEJURNAS ORADO 2026
-
HARAPAN DAN REALITAS PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI INDONESIA: ANTARA NARASI KEMAJUAN DAN KRISIS STRUKTURAL
-
KARTINI DI RANTAU: KETIKA SEMANGAT EMANSIPASI BERTEMU FALSAFAH BUNDO KANDUANG
-
MEMPERCEPAT PEMULIAAN UNTUK MASA DEPAN KOPI SUMATERA BARAT YANG BERKELANJUTAN
-
IKATAN MAHASISWA TIGO LURAH (IKMTL) GELAR FESTIVAL SENI OLAHRAGA TIGO LURAH 2026, BERTEMA "RASO KA KAMPUANG, KARYA UNTUAK NAGARI"
-
FENOMENA BARU KAWASAN WISATA ALAHAN PANJANG YANG MERISAUKAN