- Jumat, 20 September 2024
PON XXI Aceh-Sumut: Tumbangkan Kenshi NTB, Nico Persembahkan Emas Untuk Ranah Minang
Aceh (Minangsatu) - Kenshi senior Sumbar, Nico berhasil mempersembahkan medali emas bagi kontingen Ranah Minang diajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, cabang olahraga Kempo.
Kepastian Nico meraih emas, setelah dalam laga final nomor Randori kelas 60-65 Kg berhasil mengtasi perlawanan Kenshi asal NTB, Kurniawan dengan skor 5-0.
“Alhamdulliah, target kita mempersembahkan medali emas terwujud. Terimakasih atas dukungan dan doa masyarakat Sumbar. Apresiasi untuk perjuangan Nico yang tak kenal lelah sepanjang pertandingan,” ujar Ketua Perkemi Sumbar, Indra Jaya.
Memang perjuangan Nico untuk mempersembahkan medali emas ini cukup berat. Pertandingan harus dilaluinya dengan dua kali tambahan waktu.
Beruntung di tambahan waktu kedua, Nico sukses melayangkan tendangan kearah perut atlet NTB ini dan mendapat poin 5.
Wasit pun menghentikan pertandingan dan memberikan kemenangan kepada Nico.
Peluang Kempo menambah perbendaharan emas masih terbuka, soalnya masih ada 1 kenshi lagi yakni Ari yang akan berlaga di final kelas 65-70 kg.
Editor : melatisan
Tag :#Kempo #Medali Emas
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
ANDRE ROSIADE SIAP MUNDUR JIKA SUPORTER TAK PUAS, UTANG SEMEN PADANG FC CAPAI RP26 MILIAR
-
BUKAN SOAL MUNDUR, MELAINKAN SEJAUH MANA KABAU SIRAH DIBAWA MELANGKAH
-
AKHIRI TREN NEGATIF, KABAU SIRAH MENANG TIPIS ATAS PERSIKU
-
SEMEN PADANG FC BIDIK TIGA POIN DI KANDANG PERSIKU, TECO AKUI PERSIAPAN LEBIH MATANG
-
SERI DENGAN PSMS, SEMEN PADANG FC LUPA CARA MENANG?
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU