- Minggu, 25 Oktober 2026
Akhiri Tren Negatif, Kabau Sirah Menang Tipis Atas Persiku
Akhiri Tren Negatif, Kabau Sirah Menang Tipis atas Persiku
Bantul (Minangsatu) - Semen Padang FC sukses mengakhiri tren negatif. Kabau Sirah membawa 3 poin dari Stadion Sultan Agung Bantul, Sabtu (24/10/2026) malam. Novri Setiawan cs menyudahi perlawanan tuan rumah Persiku Kudus lewat skor tipis 1-2.
Dua gol kemenangan Kabau Sirah dicetak Savio Roberto melalui titik penalti pada menit ke-45 dan Stefano Lilipaly pada menit ke-65.
Sementara itu gol Persiku Kudus dihasilkan lewat sepakan jarak jauh Muhammad Isa pada menit ke-54.
Kemenangan ini mengakhiri rentetan 3 pertandingan tanpa kemenangan yang dijalani Kabau Sirah sejak terakhir kali menundukkan PSGC Ciamis dengan skor 2-0.
Sebelum mengalahkan Persiku, Semen Padang FC mencatatkan dua kekalahan dan dua hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir.
Rangkaian hasil tersebut mencakup hasil imbang 1-1 melawan PSIS Semarang, kekalahan 0-1 dari PSPS Pekanbaru, kekalahan 1-2 dari Persikad Depok, serta hasil imbang 1-1 melawan PSMS Medan. Khusus bagi Stefano 'Teco' Cugurra, kemenangan atas Persiku merupakan kemenangan perdana sejak memegang Semen Padang FC.
Sementara itu, Persiku Kudus masih belum meraih kemenangan dalam tujuh laga yang telah dijalani, dengan catatan satu hasil imbang dan enam kekalahan.
Tambahan tiga poin membuat Semen Padang FC kini mengoleksi 10 poin dari tujuh pertandingan yang telah dijalani. Untuk sementara, Semen Padang FC naik 1 peringkat ke posisi 5 klasemen. Posisi puncak masih milik PSPS dengan 18 poin usai menang 2-3 atas tuan rumah Persikad Depok.
Jalannya Pertandingan
Baik Semen Padang FC maupun Persiku, keduanya mengawali laga dengan hati-hati dan tempo cenderung lambat. Peluang pertama Kabau Sirah hadir pada menit ke-13. Risman Maring melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tetapi bola berhasil diamankan penjaga gawang Persiku, M. Ridwan.
Persiku membalas melalui sepakan Ivan Veras pada menit ke-18, tetapi bola masih melebar dari sasaran. Semen Padang kemudian memperoleh peluang melalui sundulan Elisio Batista semenit berselang, namun bola belum menemui sasaran.
Memasuki pertengahan babak pertama, Semen Padang mulai mampu mengendalikan ritme permainan. Pada menit ke-34, Batista memperoleh kesempatan melalui tendangan voli setelah menerima umpan Novri Setiawan. Namun, penyelesaian penyerang asal Brasil tersebut masih melambung di atas mistar.
Savio Roberto juga mengancam melalui tembakan keras dari dalam kotak penalti pada menit ke-36, tetapi bola belum mengarah ke gawang.
Persiku sempat memperoleh peluang melalui situasi sepak pojok pada menit ke-38. Kesempatan tersebut belum menghasilkan gol setelah bola melenceng dari gawang Semen Padang.
Kabau Sirah kembali menekan menjelang turun minum. Sundulan Igor Cukovic pada menit ke-40 dan tandukan Batista semenit kemudian belum mampu mengubah kedudukan.
Peluang Semen Padang akhirnya berbuah gol menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-43, wasit menunjuk titik putih setelah umpan Novri Setiawan di dalam kotak penalti mengenai tangan pemain belakang Persiku Kudus.
Savio Roberto yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-45. Semen Padang pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Persiku meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-54 melalui Muhammad Isa.
Melihat posisi penjaga gawang Semen Padang yang berada di luar sarangnya, Muhammad Isa melepaskan tembakan jarak jauh yang meluncur masuk ke gawang Kabau Sirah. Skor berubah menjadi 1-1.
Semen Padang kemudian memasukkan Stefano Lilipaly untuk menggantikan Risman Maring. Pergantian tersebut membuahkan hasil pada menit ke-65.
Gol bermula dari sundulan Elisio Batista yang menghasilkan bola muntah di dalam kotak penalti. Lilipaly menyambut bola tersebut dengan tembakan kaki kanan, tetapi upaya pertamanya berhasil ditepis M. Ridwan.
Bola kembali jatuh ke kaki Lilipaly yang langsung melepaskan tembakan menggunakan kaki kiri. Kali ini, bola berhasil bersarang di gawang Persiku dan membawa Semen Padang kembali unggul 2-1.
Setelah unggul, Semen Padang kembali memperoleh peluang melalui Lilipaly pada menit ke-71. Namun, tembakannya dari luar kotak penalti masih melebar tipis dari tiang gawang.
Persiku berusaha menyamakan kedudukan pada menit ke-77 melalui tembakan dari dalam kotak penalti. Penjaga gawang Semen Padang berhasil menepis bola yang kemudian membentur mistar gawang.
Dua menit berselang, Semen Padang hampir memperbesar keunggulan. Ilija Spasojevic yang masuk sebagai pemain pengganti menyambut umpan Rezaldi Henusa, tetapi bola hanya membentur tiang gawang Persiku.
Memasuki menit-menit akhir, Persiku terus berupaya mencari gol penyeimbang. Salah satu peluang tuan rumah pada menit ke-86 berhasil digagalkan setelah Igor Cukovic membuang bola muntah dari dalam kotak penalti.
Wasit memberikan tambahan waktu enam menit. Persiku meningkatkan tekanan pada sisa pertandingan, sedangkan Semen Padang berusaha mempertahankan keunggulan melalui penguasaan bola dan serangan balik.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Semen Padang FC.
Editor : melatisan
Tag :Akhiri Tren Negatif, Kabau Sirah, Menang Tipis, atas Persiku
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SEMEN PADANG FC BIDIK TIGA POIN DI KANDANG PERSIKU, TECO AKUI PERSIAPAN LEBIH MATANG
-
SERI DENGAN PSMS, SEMEN PADANG FC LUPA CARA MENANG?
-
SEMEN PADANG FC BIDIK TIGA POIN ATAS PSMS MEDAN, TECO TEKANKAN KONSENTRASI
-
BIDIK TIGA POIN LAWAN PERSIKAD, TECO MINTA SEMEN PADANG FC CEPAT BERADAPTASI
-
UTANG LAMA RP4 MILIAR SEMEN PADANG FC JADI SOROTAN, SEMEN PADANG FC KEMBALI MASUK DAFTAR FIFA BAN LIST
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK
-
BAJANJANG NAIAK, BATANGGO TURUN: PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI MINANGKABAU
-
WAYANG SAWAHLUNTO MENGANGKAT KISAH TAMBANG OMBILIN DENGAN BAHASA TANGSI
-
ALU KATENTONG PADANG LAWEH, KESENIAN PEREMPUAN MINANGKABAU YANG LAHIR DARI AKTIVITAS MENUMBUK PADI