HOME BIROKRASI PROVINSI SUMATERA BARAT
- Selasa, 9 Juni 2020
Pengelolaan UPT Peternakan Sapi Air Runding Sangat Buruk, Sapi Tak Kunjung Bertambah
Air Runding (Minangsatu) - Ternyata pengelolaan UPT Peternakan Sapi Air Runding, Pasaman Barat (Pasbar) memang sangat buruk. Dan jumlah sapi pun tak kunjung bertambah. Hal itu dibuktikan dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Syamsul Bahri, Selasa (9/6).
Sidak dilakukan politisi PDI Perjuangan asal Pasaman ini terkait banyaknya dia menerima aspirasi publik soal kondisi kekinian UPT milik Pemprov Sumbar itu.
“Ternyata faktanya memang sesuai yang disampaikan masyarakat, pengelolaan UPT Peternakan sangat buruk,” ujar Syamsul Bahri.
Padahal, kata Syamsul Bahri yang juga Ketua Komisi I DPRD Sumbar ini, ada 10 ASN serta Ada 20 tenaga harian lepas dan empat Satpam yang bertugas mengelola UPT tersebut.
“Saat saya ke Air Runding, cuman lima ASN yang masuk dan kepala UPT nya hanya sekitar tiga hari sebulan masuk kantor,” ujar Syamsul Bahri.
Syamsul Bahri meminta supaya para aparatur itu serius mengelola aset ini. "Jangan biarkan UPT Peternakan Air Runding ini hancur. Gubernur mestinya memberikan kepada orang yang mau kerja keras mengelola aset ini, kalau begini UPT ini akan punah,” ujar Syamsul.
Dia mengetahui bahwa UPT itu diadakan untuk menjadi sentral peternakan sapi unggul di Sumbar. “Masak sejak dibuka 2013 lalu dengan sapi 400 ekor, sudah 7 tahun sapinya mesih tetap 400 ekor, ada apa dan aneh ya?, mandul semua sapinya,” ujarnya.
Dalam teori peternak rakyat saja tujuh tahun sudah beranak pinak itu sapi.
“Dengan sapi 400 ekor itu setiap tahun teori kembangbiaknya bisa 200 ekor satu tahun, dikali tujuh tahun mestinya hari ini sudah 1400 ekor sapi di UPT ini,” ujarnya.
Syamsul Bahri berjanji akan membawa ini pada rapat kerja dengan Pemprov Sumbar.
“Kalau tidak serius sebaiknya dikelola saja oleh pihak ketiga saja,” ujar Syamsul Bahri.
Editor : sc.astra
Tag :#UPTPeternakanSapiAirRunding #Pasbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN 2026, SAATNYA MENATA KEMBALI ADMINISTRASI KENDARAAN DI SUMATERA BARAT
-
SIAPKAN KADER BIROKRASI MASA DEPAN, GUBERNUR MAHYELDI TEKANKAN INTEGRITAS MENGHADAPI TANTANGAN KEPADA PRAJA IPDN ASAL SUMBAR
-
SEKDA SUMBAR: PEJABAT STRUKTURAL HARUS MENJADI PENGGERAK PERUBAHAN DI UNIT KERJANYA
-
LANTIK PEJABAT FUNGSIONAL, SEKDA SUMBAR: JABATAN BUKAN HAK ASN, TETAPI AMANAH
-
GUBERNUR MAHYELDI DUKUNG GAGASAN ASN BEKERJA DEKAT DOMISILI: "BAGUS SECARA PSIKOLOGIS DAN DAPAT MENINGKATKAN KINERJA"
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG