HOME PARIWISATA KABUPATEN LIMAPULUH KOTA
- Senin, 7 Juli 2025
Pemandian Air Alami Lembah Mangkisi Jadi Tujuan Wisatawan Selama Libur Sekolah
Pemandian Air Alami Lembah Mangkisi Jadi Tujuan Wisatawan Selama Libur Sekolah
Limapuluh Kota, (Minangsatu) - Objek wisata pemandian alami Lembah Mangkisi di Jorong Lurah Bukik, Nagari Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota mulai menjadi tujuan wisatawan sejak beberapa bulan terakhir.
Selain karena pembenahan dan penambahan kolam renang yang terus dilakukan Pihak Nagari bersama Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) melalui Dana Desa tahun anggaran 2023 mencapai Rp247.887.514, sementara pembangunan sarana pendukung/Pengembangan Objek Wisata (POW) berupa kios, gazebo dan toilet bantuan Kementerian Desa melalui Dana Aspirasi Anggota DPR-RI Komisi V, M. Iqbal sekitar Rp. 400 juta.
Namun sayang, jalan menuju Pemandian tersebut mulai dari Simpang empat Subarang Aia hingga kedalam objek wisata pemandian emngalami kerusakan parah, bahkan masih terdapat jalan tanah.
Disuguhkan dengan keindahan alam memukau dan air yang masih alami, Namun, kondisi jalan masih dikeluhkan wisatawan, terutama wisatwan asal Kota Bukittinggi yang berkunjung bersama ratusan komunitas Mobil, kemaren.
Mereka berharap, agar Pemda Limapuluh Kota melalui dinas terkait memberikan perhatian berupa perbaikan terhadap jalan tersebut termasuk pembangunan pos retribusi masuk serta pemasangan penunjuk arah ke Objek Wisata.
"Iya, untuk objek wisatanya Alhamdulillah sudah banyak dikenal masyarakat. Selain ada pemandian, juga bisa jadi lokasi berkemah. Tentu kedepanya masih perlu banyak perbaikan, terutama jalan yang rusak parah," ucap Nur Alamsyah, Wisatawan asal Bukittinggi.
Ia juga mengatakan, pemasangan penunjuk arah menuju Objek Wisata tersebut juga perlu menjadi perhatian kedepanya.
"Tentu pemasangan penunjuk arah juga harus menjadi perhatian kedepanya, termasuk penambahan MCK. Sebab untuk kegiatan dengan masa ratusan seperti rombongan kami ini sangat merasakan perlunya penambahan," ucapnya.
Jalan menuju objek wisata Mangkisi menurut Nur Alamsyah yang berkemah bersama ratusan anggota klub mobil, perlu dilakukan pengerasan.
" Untuk jalan, perlu pengerasan atau pengaspalan agar pariwisata di Kabupaten Limapuluh Kota makin dilirik wisatawan."tutupnya.
Sementara Wali Nagari Balai Panjang, Idris mengapresiasi dan berterimakasih dengan makin banyaknya wisatawan yang datang ke Objek Wisata di Nagari yang ia pimpin, apalagi saat ini wisatawan yang datang bukan hanya mampir lewat, tapi menjadi tujuan.
"Alhamdulillah banyak wisatawan yang menjadikan Lembah Mangkisi untuk tujuan wisata, sebab selain menikmati wisata berenang atau pemandian, juga bisa berkemah bersama keluarga ataupun komunitas," ucapnya didampingi Jorong Lurah Bukik, Tatang Espia dan Direktur Bumnag Nagari Balai Panjang, Nora Novia.
Lebih jauh Idris menjelaskan, jumlah wisatawan juga meningkat sejak libur sekolah. Selain wisatawan dari Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat, juga dari Provinsi Riau.
" Wisatawan yang datang tidak hanya dari berbagai Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat, namun juga dari Provinsi Riau. Tentu kita berharap apa yang diinginkan wisatawan untuk peningkatan di objek wisata ini bisa terwujudkan. Diantaranya perbaikan jalan, Pos karcis dan lainnya." Tambahnya.
Idris menyadari bahwa infrastruktur jalan menjadi faktor penting wisatawan mau berkunjung disamping faktor lainnya.
" Faktor jalan juga menjadi hal penting wisatawan mau datang," tutupnya.
Editor : melatisan
Tag :#Lembah Mangkisi
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
MAKIN MENYALA! KABUPATEN LIMAPULUH KOTA RAIH 2 PENGHARGAAN DI AJANG API AWARD 2025
-
TINGKAT HUNIAN HOMESTAY DI LEMBAH HARAU MENINGKAT DI LIBUR PANJANG
-
MILIKI ALAM NAN INDAH, SEJUMLAH OBJEK WISATA BARU BERMUNCULAN DI LIMAPULUH KOTA
-
LIBUR TELAH TIBA, OBJEK WISATA DI LIMAPULUH KOTA MULAI DISERBU
-
KUNJUNGAN WISATAWAN KE MENHIR MAEK MAKIN MENINGKAT
-
PASAN BURUANG DAN ALAM YANG LUKA: RENUNGAN EKOKRITIK DI TENGAH BENCANA SUMATERA
-
MAHASISWA KKN KEBENCANAAN UNIVERSITAS ANDALAS LAKUKAN PENDATAAN DAMPAK BANJIR DI KAPALO KOTO, PADANG
-
SEDIKIT KEGEMBIRAAN DI TENGAH KECEMASAN, CATATAN HENDRY CH BANGUN
-
MAHASISWA KKN UNIVERSITAS ANDALAS TOBOH GADANG DORONG PERTANIAN BERKELANJUTAN MELALUI PROGRAM RAMAH LINGKUNGAN
-
MAHASISWA KKN UNAND MENGAJAR DI DUA TK TOBOH GADANG, KENALKAN RAGAM HIAS MINANGKABAU DAN JEPANG