HOME SOSIAL BUDAYA KOTA BUKITINGGI
- Selasa, 27 Desember 2022
Pelaku Seni Juru Foto Juga Menuai Rezeki Di Pedati XII Bukittinggi
Bukittinggi (Minangsatu) - Ada gula ada semut, peribahasa tersebut memang bukan ungkapan kata semata, namun menunjukkan keadaan yang sesungguhnya. Dibuktikan suasana keramaian yang terpampang di Jam Gadang Bukittinggi, Senin, (26/12/2022). Hal–hal yang menarik pastinya akan memicu rasa penasaran banyak orang.
Pada Pesta Budaya Seni Pameran Dagang dan Industri – Pedati XII yang berlangsung selama dua minggu di Kota Bukittinggi tidak dipungkiri telah menyita perhatian banyak kalangan. Wisatawan dari berbagai daerah berbondong-bondong mengunjungi lokasi kegiatan. Hal demikian berdampak terhadap geliat aktifitas ekonomi yang bergulir di sekitar lokasi, salah satunya pelaku seni atau fotografer yang sehari-harinya menawarkan jasa foto kepada pengunjung Jam Gadang.
Kecanggihan teknologi nyatanya tidak serta-merta memupus kebiasaan masyarakat berfoto di tempat–tempat wisata menggunakan jasa fotografer. Keberadaan pelaku seni ini masih dibutuhkan masyarakat, terbukti dengan banjirnya orderan foto di lokasi wisata Jam Gadang Bukittinggi. Salah seorang fotografer, Arif, mengaku pengunjung yang menggunakan jasa foto umumnya wisatawan luar Kota Bukittinggi yang datang bersama keluarga, diantara mereka ada yang dari Pekanbaru, Medan, Jambi bahkan luar Pulau Sumatera.
“Saya sangat bersyukur, Pedati XII yang lama dinanti ini telah memberikan kesempatan bagi pelaku seni mendapatkan penghasilan lebih. Alhamdulillah, hampir semua pelaku usaha yang beraktifitas di lokasi acara mendapatkan rezeki berlimpah dibanding liburan beberapa periode lalu,” ungkap Arif.
Menurutnya, biaya yang dipatok untuk jasa pemotretan tidak memberatkan pengunjung. Meski sudah memiliki HP dengan beragam aplikasi yang canggih, pengunjung yang datang tetap memesan jasa para fotografer.
Hal senada diungkap Malin, pelaku seni yang sudah cukup lama menjalankan profesi sebagai juru foto. Pedati XII yang diselenggarakan pada dua lokasi memang memberikan angin segar kepada pelaku usaha. “Orderan foto tidak putus-putusnya dan pemotretan paling banyak dilakukan malam hari. Terbukti, sejauh ini jam Gadang masih menjadi ikon wisata favorit banyak pengunjung,” ujar lelaki asal Aur Kuning ini.
Editor : ranof
Tag :#Fotographer #Jam gadang #Pedati xii #Bukittinggi #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
TARAGAK BASUO SCOOTERIST SUMATERA BARAT KE-XXXII SIAP DIGELAR DI BUKITTINGGI, USUNG SEMANGAT PERSAUDARAAN DAN PROMOSI WISATA
-
DIRKEU PT SEMEN PADANG KEMUKAKAN FAKTA ILMIAH KONSTRUKSI JAM GADANG DI SEMINAR INTERNASIONAL, SOROTI PERAN TEKNOLOGI BETON
-
GERCEP! VAKUM DUA BULAN, PWI SUMBAR TUNJUK SAWIR PRIBADI SEBAGAI PLT KETUA PWI KOTA BUKITTINGGI
-
MEWARNAI WARISAN NUSANTARA: NIPPON PAINT MELAKUKAN PEREMAJAAN JAM GADANG KEBANGGAAN MASYARAKAT BUKITTINGGI
-
KANTOR PERTANAHAN KOTA BUKITTINGGI RAIH PENGHARGAAN WILAYAH BEBAS KORUPSI (WBK)
-
PERKUAT LAYANAN DASAR BERBASIS DIGITAL, PEMPROV SUMBAR LUNCURKAN SAPA SPM DAN RUNDIANG SPM
-
MELAMPAUI NASIONALISME SIMBOLIK
-
KETIKA KAMPUS BELAJAR DARI MASYARAKAT: MAKNA FOME DALAM MEMBENTUK TENAGA KESEHATAN MASA DEPAN
-
BOARD OF PEACE DAN INDONESIA: UJIAN KONSISTENSI DIPLOMASI PERDAMAIAN DI TENGAH KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK
-
JENDERAL ABDUL HARIS NASUTION DAN PERANG KAMANG 1908