HOME PERISTIWA KABUPATEN SOLOK
- Sabtu, 27 Juni 2020
Pasien Positif Covid-19 Kabupaten Solok Yang Meninggal, Seorang Pelajar SD
Arosuka (Minangsatu)- Bertambah lagi kasus pasien positif virus corona disease 19.(Covid-19) di Kabupaten Solok yang meninggal. Pasien positif 09 tersebut teridentifikasi dengan kelamin perempuan, murid SD (8) tahun asal Nagari Salimpek, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok. Pasien tersebut meninggal pada Rabu malam (24/6/2020) sekitar pukul 23.00 WIB di RSUP M Djamil, Padang. Sementara Status positifnya baru diketahui pada Jumat pagi (26/6/2020).
Demikian Syofiar Syam Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok dalam keterangan Pers nya yang diterima wartawan, Jumat (26/6/) sore.
Selanjutnya menjelaskan pasien 09 merupakan rujukan dari RSUD Arosuka pada tanggal 22 Juni 2020 menyatakan awalnya, pasien tersebut telah dilakukan swab test pada tanggal 22 Juni 2020 dengan hasil negatif, atau berstatus ODP. Pada tanggal pada 23 Juni 2020 kembali dilakukan swab test di Ruang Anak RS M Djamil Padang dengan hasil juga negatif. Tes ketiga pada tanggal 24 Juni 2020 kembali dilakukan, hasilnya positif yang keluar pada Jumat pagi (26/6 ).
"Hasil ini, membuat data pasien positif Covid-19 Kabupaten Solok berjumlah 9 (sembilan) orang. Hingga saat ini, sudah dilakukan tes swab kepada 352 orang," kata Kabag Humas.
Syofiar Syam juga menjelaskan, hingga saat ini, jumlah pasien meninggal berjumlah tiga orang. Sedangkan pasien yang sembuh sebanyak 6 orang. Yakni: 1. Laki-laki, umur 77 tahun, alamat Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin, yang bersangkutan telah meninggal dunia pada tanggal 21 April 2020 lalu. Kemudian, 2. Laki-laki, umur 69 tahun alamat Nagari Koto Baru, yang bersangkutan telah meninggal dunia di RSUD Arosuka pada tanggal 14 Mei 2020. Lalu, 3. Perempuan, umur 8 tahun alamat Nagari Salimpek, yang meninggal dunia pada
Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh adalah: 1. Perempuan, 35 tahun, alamat Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin, kontak erat dengan pasien positif an. SF (anak), dinyatakan sembuh pada tanggal 10 Mei 2020. Selanjutny, 2.
Laki-laki, 41 tahun, alamat Nagari Surian Kecamatan Pantai Cermin, Kontak erat dengan pasien positif an. SF (menantu) dinyatakan sembuh pada tanggal 10 Mei 2020. Lalu, 3. Laki-laki, 3 tahun, alamat Nagari surian Kecamatan Pantai Cermin, Kontak erat dengan pasien positif an. SF (cucu) dinyatakan sembuh tanggal 10 Mei 2020.
Selanjutnya, 4. Perempuan, 49 tahun, alamat Nagari Bukit Kanduang Kecamatan X Koto Diatas, dinyatakan sembuh 22 Mei 2020. Kemudian, 5. Laki-laki, 44 tahun, alamat Nagari Koto baru, kontak erat dengan kasus konfirmasi positif Covid-19 Kota Solok an. BAH, dinyatakan sembuh pada tanggal 5 Juni 2020. Kemudian, 6. Perempuan, 52 tahun, alamat Nagari Surian, kontak erat dengan pasien an. SF (istri), dinyatakan sembuh pada tanggal 9 Juni 2020.
Tentang pelaksanaan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid 19 diakui Syofiar dapat berjalan lancar dimana Tim sudah mensosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat dapat beraktifitas baru dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19 dengan memakai masker diluar rumah, menjaga jarak hindari kerumunan dan sering cuci tangan dengan sabun disamping berolahraga, "pinta Kabag Humas.
Editor : melatisan
Tag :#Covid19 #meninggal
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
AROSUKA DILUMAT BANJIR BANDANG: LUMPUR MENELAN PUSAT PEMERINTAHAN, PEKERJAAN BESAR MENANTI
-
DIDAMPINGI GUBERNUR DAN WAGUB SUMBAR, WAPRES GIBRAN JENGUK KORBAN BANJIR BANDANG DI RSUD AROSUKA
-
MENKO PMK TINJAU DAMPAK GALODO SOLOK, PEMERINTAH PERKUAT PENANGANAN DAN MITIGASI
-
BANJIR BANDANG LULUHLANTAKKAN AROSUKA, BUPATI JON FIRMAN PANDU TURUN LANGSUNG PIMPIN PENANGANAN
-
ANTISIPASI LONGSOR SUSULAN DI SOLOK, WAGUB VASKO INSTRUKSIKAN TIM TETAP BERGERAK, PERHATIKAN KESELAMATAN
-
UJIAN HAKIM: ANTARA KASAR, KASIR, DAN KASUR
-
JEJAK PENGABDIAN HAN LAKSANAKAN KEGIATAN DISKUSI TERBUKA TERKAIT HUNIAN TETAP DI NAGARI SUNGAI BATANG
-
LILIPALY MENJADI PEMBEDA, TETAPI KONSISTENSI HARUS MENYUSUL
-
SEMEN PADANG FC DAN BAN KAPTEN: KETIKA PENGALAMAN SAJA TAK CUKUP, KABAU SIRAH BUTUH JIWA YANG MENGIKAT
-
MEMBACA DATA DENGAN BENAR, LANGKAH AWAL MELINDUNGI STATUS GIZI ANAK