HOME RANCAK PROVINSI SUMATERA BARAT
- Rabu, 3 November 2021
Pameran Besar Seni Rupa Sumbar, Segera Digelar Di Payakumbuh
Padang (Minangsatu) - Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, dijadwalkan akan membuka pameran besar seni rupa Sumatera Barat yang digelar di Agam Jua Art Cuture Cafe, di Payakumbuh, Senin 8 November 2021 mendatang. Kepastian itu disampaikan Kepala UPTD Taman Budaya Dinas Kebudayaan Sumbar, Hendri Fauzan didampingi Kasi Pameran dan Pertunjukan, Sexri Budiman, saat di temui di ruang kerjanya, Rabu (3/11/2021).
Menurut Hendri Fauzan, pameran besar seni rupa Sumatera Barat yang baru bertama kali diadakan di kota Payakumbuh oleh Pemprov Sumbar melalui Dinas Kebudayaan UPTD Taman Budaya ini merupakan pameran yang diwakili sejumlah perupa "urang awak" yang bermukim dan berkarya di rantau, diantaranya dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Bandung, Bengkulu dan Riau serta dari Sumatera Barat sendiri sebagai tuan rumah. Meski tak semua perupa urang awak di perantauan yang terlibat dan ikut berpameran, tapi setidaknya ada keterwakilan perupa dari sejumlah provinsi di Indonesia yang turut serta dalam pameran besar ini.
Perupa yang tak dapat mengikuti pameran ini, diantaranya karena ada sejumlah agenda pameran yang berbenturan jadwalnya dengan kegiatan pameran di Sumatera Barat, disamping hal-hal
Lokasi pameran di jalan Inspeksi Batang Agam, Kelurahan Padang Tongah, Balai Nan Duo Kecamatan Payakumbuah, kota Payakumbuah, Sumbar.
Kasi Pameran dan Pertunjukkan UPTD Taman Budaya Sumatera Barat, Sexri Budiman, ditempat yang sama menjelaskan, dari catatan panitia pada pameran kali ini setidaknya melibatkan 39 perupa dari berbagai daerah dan propinsi di tanah air yang lolos seleksi kurator dari tidak kurang 60-an peserta. Calon peserta yang berhasil lolos kurasi dengan rincian 31 perupa seni murni (seni lukis dan patung), 6 peserta seni kriya dan 2 dua seniman fotografi.
Dari 39 peserta itu terdapat 5 perupa undangan khusus dari Yogyakarta seperti sang maestro kaligrafi Islam Syaiful Adnan, pematung nasional Yusman, Yulhendri, Bazrisal Albara dan Ali Umar (Yogyakarta) dan 2 peserta kehormatan yakni C. Israr (1922-2006) salah seorang tokoh seniman Sumatera Barat asal kota Payakumbuh yang juga alumni ASRI Yogyakarta (1955) dan Amir Syarif (82 th) teman seangkatan seniman Indonesia, Amri Yahya, selebihnya peserta seleksi dari Yogyakarta, Bandung, Bengkulu, Riau dan Sumatera Barat sendiri.
Dari Sumatera Barat peserta pameran kelompok seni murni terdapat diantaranya Ardim, Firman Ismail, Hendra Buana, Hendra Sardi, Harisman Omar dan Zardi Syahrir dengan drawingnya menampilkan sejumlah sosok tokoh asal Sumatera Barat di pentas nasional hingga karya generasi muda milenial seperti Hidayat Di Kincai, Zahra Kusuma Eka Putri dan lainnya.
Untuk kriya seni ada sejumlah nama yang tak asing bagi publik diantaranya Maryeni, dari Baso, Agam, adalah pekerja seni batik tulis dan cetak serta ekoprint. Zulmi Aryani seniman batik1000 rumah gadang, Solok Selatan, Widdy Yanti seniman batik tulis, ekoprint Padangpanjang, Yunizah seniman batik eksplorasi motif batik basurek Bengkulu dan ragam Hias Minangkabau yang karyanya pernah menjadi pemenang desain batik nasional beberapa tahun silam. Kemudian ada juga seniman/perajin kerambit atau senjata tradisional Minangkabau, Doni Saputra, yang motif tangkai dan sarungnya dihiasi dengan ornamen ragam hias Minangkabau berbahaya kayu, tulang dan lainnya, ujar Sexri Budiman lagi.
Persiapan kegiatan pameran ini telah dirancang sejak tahun 2020 lalu dan pada April 2021 kemarin kurator Muharyadi dan Janu PU melakukan riset ke sejumlah seniman dan komunitas seni rupa. "Riset kepada seniman yang ada di Yogyakarta, Bandung dan sejumlah daerah yang bisa dijangkau guna menjelaskan kegiatan pameran seraya mengamati karya-karya teman-teman perupa yang ada," ujar Sexri Budiman mengakhiri.
Editor : ranof
Tag :#Seni rupa#Pameran#Kriya#Batik#Paykumbuh#Sumbar#
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
PEMPROV SUMBAR RAIH PENGHARGAAN PENDUKUNG INVESTASI PANAS BUMI DARI KEMENTERIAN ESDM
-
MALAM RESEPSI HUT KE-81 RI, MAHYELDI: KEMERDEKAAN HARUS DIISI DENGAN KERJA NYATA
-
PASKIBRAKA SUMBAR 2026 DIKUKUHKAN, MAHYELDI; INI PROSES PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MUDA YANG BERINTEGRITAS
-
UPACARA HUT RI TAHUN 2026 DI SUMBAR AKAN DIWARNAI KIRAB BENDERA DAN NASKAH PROKLAMASI
-
SUMBAR RAIH DUA PENGHARGAAN PEMDA BERPRESTASI 2026, DAPAT INSENTIF FISKAL RP3,5 MILIAR
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG