HOME RANCAK PROVINSI SUMATERA BARAT
- Kamis, 13 Agustus 2026
Sumbar Raih Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026, Dapat Insentif Fiskal Rp3,5 Miliar
Sumbar Raih Dua Penghargaan Pemda Berprestasi 2026, Dapat Insentif Fiskal Rp3,5 Miliar
Batam (Minangsatu) - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Penghargaan terbaru datang dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam ajang Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch 2 Regional Sumatera yang diselenggarakan di Batam, Rabu malam (12/8/2026).
Pemprov Sumbar berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dan memperoleh insentif fiskal dari Kemendagri dengan total sebesar Rp3,5 miliar. Dua penghargaan tersebut, masing-masing terbaik pertama kategori ASRI atau Pengelolaan Sampah dan Lingkungan dengan insentif fiskal Rp2 miliar, serta terbaik kedua kategori Akses dan Layanan Pendidikan dengan insentif fiskal Rp1,5 miliar.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian kepada Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy. Capaian tersebut menempatkan Sumbar sebagai satu-satunya provinsi di Regional Sumatera yang meraih penghargaan pada dua kategori sekaligus.
Wagub Vasko mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan dan pelaksanaan program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Ini apresiasi untuk kerja bersama. Tapi bagi kita, penghargaan bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana kinerja pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Kalau hari ini kita mendapat penghargaan, ke depan standar kerja kita harus lebih tinggi lagi,” ujar Vasko.
Ia menegaskan, capaian tersebut akan menjadi motivasi bagi Pemprov Sumbar untuk terus memperkuat pengelolaan lingkungan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta memastikan program pemerintah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jangan sampai kita berhenti karena sudah mendapat penghargaan. Justru ini menjadi cambuk untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran. Kita ingin masyarakat yang merasakan hasilnya,” tegasnya.
“Kita syukuri penghargaan ini, kita jadikan motivasi, dan kita pastikan manfaatnya kembali kepada masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya lagi.
Dalam acara tersebut, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang berhasil meraih penghargaan. Ia berharap penghargaan tersebut dapat memotivasi daerah lainnya untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni menjelaskan terdapat empat kategori yang menjadi fokus penilaian, yakni ASRI atau pengelolaan sampah dan lingkungan, akses dan kualitas layanan kesehatan, akses dan layanan pendidikan, serta implementasi dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang digagas Pemerintah Pusat.
Menurut Agus, penilaian dilakukan berbasis data dari BPS, kementerian/lembaga terkait dan SIPD, serta diperkuat dengan peninjauan lapangan, paparan dan wawancara. Indikatornya mencakup capaian program, inovasi, dukungan APBD, kualitas layanan dasar, hingga sinergi pemerintah daerah dengan berbagai pihak.
Editor : ranof
Tag :#Penghargaan sumbar dari Mendagri #LH #Pendidikan #Wagub Vasko #Sumbar
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
DIREKTUR LPU RRI, YONAS MARKUS TUHULERUW, KUKUHKAN PENGURUS IKA BRTV SUMBAR
-
GUBERNUR MAHYELDI: PENGUATAN MITIGASI BENCANA DI SUMBAR HARUS TERUS BERLANJUT
-
SEKDAPROV, ARRY YUSWANDI, MINTA DPD LMP SUMBAR MENGHADIRKAN MANFAAT NYATA BAGI MASYARAKAT
-
PERINGATI HARI KOPERASI KE-79, WAGUB SUMBAR : JADIKAN KEBANGKITAN GERAKAN KOPERASI YANG MODERN
-
UTUSAN PASKIBRAKA SUMBAR UNTUK UPACARA HUT RI DI ISTANA NEGARA, DIINGATKAN GUBERNUR MAHYELDI, JAGA NAMA BAIK DAERAH
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 SUSUN 23 PETA UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH NAGARI BUNGO TANJUANG
-
MAHASISWA KKN UNP 2026 EDUKASI MASYARAKAT JORONG KAPUAH TENTANG PENCEGAHAN STUNTING MELALUI GIZI SEIMBANG DAN PHBS
-
RME SUDAH DIGUNAKAN, TETAPI APAKAH SUDAH BENAR-BENAR BERMANFAAT?
-
PERAWATAN GIGI ANAK TANPA RASA TAKUT: MENGENAL KEDOKTERAN GIGI MINIMAL INVASIF
-
MAHASISWA KKN REGULER II UNAND DEMONSTRASIKAN PEMBUATAN PUPUK BOKASHI BERSAMA KWT KORONG KOTO PANJANG