- Selasa, 19 April 2022
Optimalkan Herd Imunity, UNP Bersama BIN Terus Genjot Vaksinasi Massal
Padang (Minangsatu) - Bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN), Universitas Negeri Padang (UNP) terus berupaya menggencarkan kegiatan vaksinasi massal Covid-19, khususnya dosis kedua dan booster.
Bertempat di Auditorium UNP, BIN menargetkan 500 dosis vaksin baik itu dosis pertama, kedua maupun booster dengan jenis vaksin Sinovac, Astrazaneca, dan Pfizer untuk sivitas UNP dan masyarakat sekitaran Air Tawar.
“Hingga siang ini, penyuntikan sudah mencapai 300 lebih, kita akan lanjut sampai sore,” sebut Zulkarni Azral selaku Koordinator BIN Kota Padang, Selasa (19/4/2022).
Lebih lanjut, Zulkarni menjelaskan bahwa, kegiatan vaksinasi ini sesuai dengan perintah Pemimpin BIN untuk selalu menggencarkan kegiatan vaksinasi. Untuk Sumbar sendiri, ungkap Zulkarni, BIN menargetkan 10.000 dosis vaksin perhari untuk seluruh Sumatera Barat.
Sementara itu, pada bulan Ramadhan ini animo masyarakat untuk malakukan vaksinasi sedikit mengalami penurunan dikarenakan beberapa faktor seperti aktivitas masyarakat yang sibuk dan info miring soal vaksinasi di bulan puasa.
Zulkarni menegaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa bahwa vaksinasi pada bulan puasa tidak akan membatalkan puasa.
“Kita tidak patah semangat kita terus memberikan dorongan kepada steakholder dengan mengadakan vaksinasi di masjid dan universitas, kita juga langsung datang ke masjid di malam hari untuk memudahkan masyarakat melaksanakan vaksinasi,” jelasnya.*
Editor : Benk123
Tag :#unp
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
SERIBU DOKTER PARU BERKUMPUL DI PADANG, PERANG MELAWAN TB DIPERKUAT
-
BANK NAGARI SALURKAN 204.500 MASKER UNTUK BANTU MASYARAKAT HADAPI KABUT ASAP KARHUTLA
-
KOLABORASI BANK NAGARI–PADANG EYE CENTER TEMBUS RP140 MILIAR, MAHYELDI: KEBERSAMAAN KUNCI KEMAJUAN DAERAH
-
DONOR DARAH BANK NAGARI, AKSI HANGAT YANG MENGHIDUPKAN HARAPAN DI PADANG
-
PEMPROV SUMBAR DUKUNG PROYEK TRUST RSUP M. DJAMIL UNTUK PENGUATAN SEKTOR KESEHATAN DAERAH